http://www.suarapembaruan.com/News/2007/11/14/index.html

SUARA PEMBARUAN DAILY 

Nilai Perjuangan Kaum Muda Tionghoa Pudar

[JAKARTA] Kaum muda Tionghoa dinilai kurang memaknai nilai perjuangan para 
pejuang Tionghoa yang berperan dalam merebut kemerdekaan Indonesia. Kemerosotan 
tersebut tidak lepas dari minimnya pemahaman terhadap pejuang Tionghoa, padahal 
kontribusi dan perannya bagi bangsa dan negara patut ditiru. 

Demikian disampaikan Mantan Menko Polkam Laksamana TNI (Purn) Sudomo di 
sela-sela seminar "Mengungkap Peristiwa Sejarah Peran Pejuang Suku Tionghoa 
Membela Negara dan Bangsa" di Jakarta, Selasa (13/11). 

Sudomo mengatakan, kendati perjuangan saat ini bukan lagi mengangkat senjata, 
namun kaum muda Tionghoa kurang terdorong meneruskan perjuangan pendahulu 
mereka. Padahal, kontribusi beberapa pejuang etnis Tionghoa dalam merebut 
kemerdekaan cukup signifikan seperti Laksamana Muda John Lie dan Sie Kok Liong. 
John Lie dikenal sebagai orang yang berani menembus blokade Belanda guna 
menyeludupkan senjata, sedangkan Sie Kok Liong yang menyediakan kediamannya 
untuk mendeklarasikan Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928. 

"Jaman yang semakin berubah ini juga diikuti perubahan anak muda yang kurang 
meresapi nilai perjuangan pendahulu mereka. Ada kemerosotan nilai dari kaum 
muda Tionghoa terhadap nilai perjuangan para pendahulu," tegasnya. 

Pernyataan Sudomo ini dibantah pendiri Jaringan Tionghoa Muda (JTM) Ivan Wibowo 
yang menyatakan banyak tokoh-tokoh muda Tionghoa saat ini justru berperan 
memberikan kontribusi bagi masyarakat dan negara. Kontribusi tersebut sangat 
kontekstual dengan kondisi saat ini sehingga kiprahnya pun tersebar dalam 
berbagai bidang aktivitas. Dalam catatan JMT terdapat banyak sekali kader-kader 
muda Tionghoa yang menunjukkan nilai kejuangan dengan konsep yang aktual. 

"Kontribusi yang kontekstual dengan nilai-nilai perjuangan tersebut dilakukan 
oleh sejumlah orang-orang muda. Bahkan, dalam waktu dekat akan diterbitkan 
kiprah orang muda Tionghoa yang banyak berkarya bagi masyarakat dan negara," 
kata Ivan. 

Pendapat senada juga disampaikan tokoh masyarakat Tionghoa Eddie Lembong yang 
mengatakan kaum muda Tionghoa sekarang semakin berkembang dan meneruskan 
nilai-nilai perjuangan pendahulunya dalam bidang ekonomi, politik, budaya dan 
sosial. 

Namun, dia mengakui masih minimnya pemahaman karya para pejuang tersebut 
sehingga perlu pengungkapan secara gamblang atas peran masyarakat Tionghoa. 
Untuk itu, perlu diusulkan segera sejumlah nama-nama pejuang Tionghoa menjadi 
pahlawan nasional. 

[MAR/H-12] 



--------------------------------------------------------------------------------
Last modified: 13/11/07 

-- 
I am using the free version of SPAMfighter for private users.
It has removed 94 spam emails to date.
Paying users do not have this message in their emails.
Get the free SPAMfighter here: http://www.spamfighter.com/len


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke