Sdr.Jimmy,

menanggapi tulisan anda ini, terutama pada butir b, mungkin kita perlu
mengkaji apa saja tindakan LPKB dan lembaga turunannya.

Saya pribadi tidak yakin Soeharto begitu anti Tionghoa.

Ada kemungkinan kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan oleh beliau
karena masukan dari oknum-oknum Tionghoa yang begitu anti dengan
budaya Tionghoa.
Bahkan alm.Sindhunata dengan gagah mengatakan bahwa ia yang
mengusulkan agar semua kegiatan budaya dan bahasa Tionghoa dihapuskan,
tapi Soeharto masih berbaik hati untuk mengijinkan dalam lingkup kecil.

Selain ucapan Sindhunata, masih ada beberapa dari kelompok mereka yang
kata-katanya menyakitkan hati saudara-saudara mereka.
Seolah-olah menganut budaya Tionghoa adalah hal yang menjijikkan. 
Dan ironisnya yang rajin melakukan propaganda itu adalah orang
Tionghoa juga.

Dalam pandangan saya, tidak ada kaitannya antara kepercayaan dengan
masalah nasionalisme juga kesetiaan negara.




Hormat saya,



Xuan Tong
> 
> Jadi kesimpulannya, bila saya boleh menawarkan, kurang lebih:
> a. Rejim suharto, dalam batas-batas tertentu, mengakibatkan kondisi
> yang kurang kondusif bagi 'perkembangan budaya tionghoa'.
> b. (Tetapi) melemahnya 'budaya tionghoa' bukan merupakan kesalahan
> rejim suharto an sich, melainkan juga ada peran (besar) dari bagaimana
> komunitas tionghoa berdaya upaya utk 'menguatkan' budayanya.
> 
> 
> salam,
> jimmy
> 
> --- In [email protected], "Skalaras" <skalaras@> wrote:
> >
> > Sdr Jimmy,
> > 
> > Semua hal bisa ditinjau dari banyak segi,  ada kalanya kita perlu
> memilih apa yang harus kita omongkan dan tekankan. 
> > 
> > Jika pendeta sedang bicara di gereja, yang ditekankan adalah
> perbaikan moral umatnya, Jika pimpinan politik sedang bicara dng
> rakyatnya, yang dibicarakan tentu maslah perbaikan sisitem. 
> > 
> > Seperti masalah belajar bahasa, Jika saya harus bicara ke "Orang
> Perorang", yang saya tekankan bisa jadi seperti anda, mendorong mereka
> untuk diam2 melawan, berusaha sekuat tenaga untuk belajar sendiri,
> bisa juga menyalahkan para orang tua yang kurang keras berupaya!. 
> Tapi bila saya bicara di muka umum, saya justru harus mengkritik
> keadaan yang mempersulit mereka, justru tak pantas menyalahkan mereka
> yang telah ditimpa kesulitan. Jika di forum umum saya menyalahkan
> mereka, kesannya saya justru membela orang yang mempersulit mereka.
> Itu saja. Saya harap anda bisa mengerti hal ini.
> > 
> > Salam,
> > ZFy
>


Kirim email ke