--- In [email protected], "Akhmad Bukhari Saleh" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > >> > Yang "shelf"-nya memang bahasa Inggris, tetapi "sunda"-nya samasekali bukan. > Kalau Sri Baduga Maharaja Prabu Siliwangi akan bicara tentang Sunda Shelf, > ia akan menyebutkannya: Paparan Sunda. > > Para geologist bule memakai kata "sunda" dalam frasa "sunda shelf", karena > kata itu sudah dipakai untuk menyebut gugus pulau-pulau Sumatera, Kalimantan > dan Jawa. > > Sedangkan penamaan gugus pulau-pulau-pulau Sumatera, Kalimantan dan Jawa > menjadi kepulauan Sunda Besar, penamaan selat antara Sumatera dan Jawa > menjadi Selat Sunda, penamaan gugus pulau-pulau di sebelah Timur pulau Jawa > menjadi Sunda Kecil, semuanya memakai kata "sunda" yang sama dengan kata > "sunda" yang menjadi asal/akar kata "Pasundan" ("pa-sunda-an") yang sebuah > kerajaan di "gigireun" Selat Sunda. > > Jadi walau Sri Baduga Maharaja Prabu Siliwangi tidak berbahasa Inggris, dia > dan para geologist bule, geologist melayu, geografist bule, geografist > melayu, dan juga kita semua sekarang ini, mempunyai hubungan kesejarahan > dalam konteks ini. > Yaitu karena menggunakan kata "sunda" yang sama, ketika berbicara tentang > "sunda shelf", "paparan sunda", "sunda land", "daratan sunda", "grosser > sunda", "sunda besar", "kleiner sunda", "sunda kecil", "sunda strait", > "selat sunda", "pa-sunda-an", "karuhun sunda", "inoong sunda", "kecapi > sunda", dsb. > Salah besar mengatakan semua kata "sunda" itu cuma kebetulan saja bunyinya > sama! > > Wasalam. > ---------- > PS: Naon "gigireun" teh, 'Cep David Kwa? >
nerusin ngobrol thema ini, katakan saja, si bule bule ambil penamaan shelf, busur atawa celah Sunda dari kata pasundan, yang TAK ada referensinya samasekali, maka, bagaimana ci Ul, seperti kata Ahmad heng, berbangga ria, karena istilah "Sundah" lebih tua dari "Jawa"? Istilah itu, kalau ambil dari sri baduga, barulah dipakai dizaman Majapahit, kalau pinjam pengistilahan si bule bule, malah baru abad XVIII/XIX, kumaha atuhh? Sri baduga sih pasti nggak ambil dari si bule bule, sebab beliau udah gugur, jauh sebelum geolog geolog bule pakai nama Sunda, yang tetap tidak ita ketahui, ambil dari mana.. "Salah besar" kalau secara ilmiah terbukti keliru, ini mah sebaliknya, bahwa ini tidak kesamaan bunyi, TIDAK terbukti. Tinggal tanya jaelangkung Salam sejarah dan ilmiah Danardono
