--- In [email protected], "Dada" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > Dada : > Masalahnya tidak sesederhana itu > Anda Panaskan air di Austria sampai 100 derajat , air itu menguap ke > suatu tempat . Saya memanaskan air di jakarta , dan di hawai seekor > kupu2 sedang mengibaskan sayap .........lantas badai terjadi di > karibia .....ingat , hukum tabur tuai itu mudah dipahami , tapi tidak > mudah dihitung hingga bagaimana anda (bagian dari 5 milyar manusia > lebih) sedang memanaskan air , dan saya menebang kayu di kalimantan , > lantas badai terjadi di Amerika. Apa hubungannya? Tentu saja ada , > tetapi tidak sanggup kita hitung.....karena keterbatasan kemampuan > manusia ........tabur tuai anda juga berinteraksi dengan tabur tuai > milyaran manusia lain , dapatkah mengungkap benang kusut tersebut? > > Robby Wirdja >
*** Saya baru tahu, kalau orang panaskan air, langsung kupu kupu di Hawaii mengepakkan sayapnya, terjadi badai di Karibia, dan kalau kita tebang pohon dihalaman kita, lalu terjadi badai di Amerika. Bagus ini dibuat kisah sinetron. Ajaran tabur tuai anda ini dicomot darimana?
