Permasalahan atas nama terbentur oleh :

 

Kata pertama --> Marga

Marga menjadi kacau karena masalah surat. Dulu orang tua banyak yang masih
menjadi WNA atau belum memiliki Surat Kawin dari Catatan Sipil. 

Saat pemerintah menekankan surat lahir anak, jika orang tua tidak memiliki
Surat Kawin maka anak ikut marga ibu.

Bisa dibayangkan dech semua anak pertama jadi korban, ikut marga ibu. Marga
anak selanjutnya barulah ikut marga ayah.

 

Kata kedua --> generasi

Dulu banyak organisasi marga sehingga orang tua mudah telusuri generasi
mereka.

Saat orba, organisasi marga dibubarkan sehingga generasi sekarang sulit
untuk menelusuri generasi mereka.

Akibatnya yach nama kedua jadi nama sendiri dech.

 

Kata ketiga --> nama sendiri

Generasi sekarang kurang mengerti bahasa mandarin. 

Akhirnya kakek & neneknya yang memberikan nama pada cucu mereka.

Bisa dibanyangkan tidak kalau generasi tua sudah tidak ada, bisa dipastikan
generasi berikutnya tidak ada nama chinesse lagi. Ironis bukan?

 

Rgds,

Lim Wiss

 

  _____  

From: [email protected]
[mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of ChanCT
Sent: Wednesday, September 17, 2008 11:35 AM
To: [email protected]
Subject: Re: [budaya_tionghua] Bagaimana identitas hoakiau di Indonesia saat
ini?

 

Mita yb,

 

Orang yang lahir di TIongkok dan puluhan tahun hidup di Indonesia, kalau dia
masih pertahankan kewarganegaraa TIongkok, dinamakan Huakiao (Perantau
Tionghoa), tapi, ... kalau dia sudah naturalisasi jadi Warganegara Indonesia
statusnya berubah jadi Huaren, yang bisa disebut Tionghoa di Indodnesia.

 

Jadi, bagi Tionghoa yang merupakan rakyat Tiongkok, biasa disebut orang
Tiongkok (Zhong Guo Ren), yang jelas membawakan pengertian warganegara
TIongkok-nya, disana tidak biasa disebut Zhong Hua Ren (orang TIonghoa).
Tionghoa biasa digunakan untuk sebutan bansa, bangsa Tionghoa (Zhong Hua Min
Zhu), budaya Tionghoa (Zhong Hua wen Hua).

 

Ya, rakyat TIongkok masih banyak yang mempertahankan tradisi kunonya yang
sudah berlangsung ribuan tahun, meninggal tetap ingin dikubur di dalam
tanah. Dan untuk penghematan dan kesehatan, cara kremasi jenasah, setelah
membakar jadi abu, abunya itulah yang dikuburkan di tanah. Jadi, kubuarannya
berbentuk kecil saja. Dengan foto dan nama bhs. Tionghoa yang meninggal. 

 

Sebutan nama 3 suku, itu mungkin hanya di Indonesia saja, karena nama
Tionghoa (tradisi) terdiri 3 suku, suku pertama adalah nama marga, suku ke2
adalah nama generasi, seangkatan didalam keluarga garis ayah dan suku ke-3,
nama dia sendiri. Hanya saja seiring dengan perkembangan jaman, tradisi
penamaan demikian juga terjadi perubahan, ada orang yang suka suku ke-2
untuk nama sendiri dan suku-3 nama generasi keluarga, ... bahkan menjadi
lebih banyak yang gunakan 2 suku saja. Nama marga kemudian nama sendiri.

 

Kalau ditanya dari mana sumbernya, saya tidak bisa jawab. Itulah pengetahuan
yang ada dikepala saya saja. Yang mungkin juga ada kesalahan, dan bisa
dibetulkan kawan lain. Heheheee, ...

 

Salam,

ChanCT

 

----- Original Message ----- 

From: qhuqwayz_aja <mailto:[EMAIL PROTECTED]>  

To: budaya_tionghua@ <mailto:[email protected]>
yahoogroups.com 

Sent: Wednesday, September 17, 2008 6:13 AM

Subject: [budaya_tionghua] Bagaimana identitas hoakiau di Indonesia saat
ini?

 

Halo semua, maaf ya kl saya banyak bertanya, maklum lg skripsi,
hehehe....^_^

Kalau saya boleh tau, bagaimana identitas hoakiau (Tionghoa
Perantauan) di Indonesia saat ini?

Apakah seseorang yg lahir di Tiongkok tetapi sudah bertahun2 tinggal
di Indonesia masih bisa memiliki sebutan identitas sebagai seorang
"Hoakiau"? Atau ia sudah menjadi Huaren? 

Apakah orang Tionghoa yang di Tiongkok sana yang telah meninggal dan
memiliki foto kematian untuk disimpan di altar, menuliskan namanya di
foto dengan tulisan kanji saja atau dengan nama tiga suku kata-nya
(sebutan istilah untuk nama tiga suku kata ini apa ya? hehehe)?

Kalau boleh, saya ingin tahu juga sumber2 jawaban dari pertanyaan saya
ini...

Mohon bantuannya...^_^

Terimakasih...

Hormat saya,
-Mita-


------------------------------------

.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Website global http://www.budaya- <http://www.budaya-tionghoa.org>
tionghoa.org :.

.: Pertanyaan? Ajukan di http://groups.
<http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua>
yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Arsip di Blog Forum Budaya Tionghua http://iccsg.
<http://iccsg.wordpress.com> wordpress.com :.

Yahoo! Groups Links


    (Yahoo! ID required)

    mailto:budaya_ <mailto:[EMAIL PROTECTED]>
[EMAIL PROTECTED]



  _____  



Internal Virus Database is out of date.
Checked by AVG. 
Version: 8.0.169 / Virus Database: 270.6.17/1655 - Release Date: 2008/9/5
_U__ 07:05

 

Kirim email ke