Betul sekali, semua tergantung, bagaimana orangtua mengarahkan 
pendidikan.

Ada kenalan saya di Vienna, ayah Tionghoa Jakarta, dari kota, ibu 
Tionghoa dari Belitung, masih mampu berbahasa dialek, mandarin entah, 
saya tak tahu.

Anaknya satu, laki laki, kini sudah selesai SMA. Si anak hanya mahir 
berbahasa Jerman, kalau orang tua berbahasa Indonesia, dia bingung 
seperti ada tamu asing. Bahasa Tionghoa? Lebih tak tahu lagi.

Yang seperti ini ada beberapa di Vienna.

Mungkin budaya adalah bull shit bagi mereka. Tapi ya setiap orang 
menentukan sendiri arah kemana akan melaju.

Salam

Danardono



--- In [email protected], Fy Zhou <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Lingkungan hidup memang bukan absolute menentukan pendidikan anak, 
masih tegantung bagaimana peran orang tua tentunya. hanya saja, 
kondisi seperti teman anda itu, butuh usaha lebih dari pihak ibu agar 
berhasil mewariskan bahasa dan nlai2 yang dianut, sedangkan pihak 
ayah bisa menyerahkan sepenuhnya ke lingkungan dan sekolah.
>  
> ZFy
> 
> --- On Mon, 9/22/08, prometheus_promise <[EMAIL PROTECTED]> 
wrote:
> 
> From: prometheus_promise <[EMAIL PROTECTED]>
> Subject: [budaya_tionghua] Re: Apakah setiap orang tionghoa harus 
menjalankan budaya tionghoa ?
> To: [email protected]
> Date: Monday, September 22, 2008, 10:38 AM
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> Ach, demikian rupanya. 
> 
> Saya kenal seseorang dari Germany. Ayahnya orang German, ibunya 
orang 
> chinese HK. Mereka tinggal di Germany, negara ayahnya. Kenalan saya 
> ini fasih berbahasa Cantonese, Mandarin, German, English dan a bit 
of 
> French. 
> 
> Dengan ayahnya, dia berbicara German. Dengan ibunya dia bercakap 
> Cantonese. Dengan temannya di RRC (pernah belajar ke RRC), dia 
> berbicara Mandarin. Dengan teman di Germany, berbicara German. 
Dengan 
> rekan lain-lainnya, dia berbicara English. Dan sejauh ini, 
> kelihatannya tidak ada yang merasa asing di rumahnya. 
> 
> Yah, setiap keluarga punya pengalaman dan keunikan sendiri, dan 
> mereka tentu lah yang paling (harus) tahu bagaimana menjaga 
> kebersamaan di antaranya ketika berada pada berbagai situasi. 
> 
> Prometheus
> 
> --- In budaya_tionghua@ yahoogroups. com, Fy Zhou <zhoufy@> wrote:
> >
> > Saya punya teman, orang Tionghoa yang kawin dng orang Italy, dan 
> tingal di Jerman. hasilnya : anaknya mahir 3 bahasa, Jerman, Italy 
> dan Mandarin. dengan Bapaknya ngomong Italy, dng ibunya ngomong 
> Mandarin, dng teman2nya ngomong Jerman.
> >  
> > Karena tak ada pengaruh yang dominan, maka si anak tak sepenuhnya 
> menjadi Jerman,Italy atau chinese,  maka tak ada orang yang menjadi 
> terasing di rumah. 
> >  
> >  
> > ZFy
> >  
> > 
> > --- On Sun, 9/21/08, prometheus_promise <prometheus_ promise@ ..> 
> wrote:
> > 
> > From: prometheus_promise <prometheus_ promise@ ..>
> > Subject: [budaya_tionghua] Re: Apakah setiap orang tionghoa harus 
> menjalankan budaya tionghoa ?
> > To: budaya_tionghua@ yahoogroups. com
> > Date: Sunday, September 21, 2008, 5:05 PM
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > Wah, tidak perlu seperti itu!
> > Kalau mengikuti pendapat dibawah, tinggal di negeri ketiga yang 
> > netral, bukankah malah akan membuat sang suami dan istri seakan 
> tidak 
> > punya anak, karena anaknya menjadi asing sama sekali bagi mereka 
> > (baik suami dan istri).
> > 
> > Bukankah dunia akan terasa lebih sepi lagi, ketika buah hati kita 
> > ternyata tidak dekat dengan kita (berdua)? 
> > 
> > Usulan dibawah ini tentu cuman bercanda khan ??
> > 
> > Prom
> > 
> > --- In budaya_tionghua@ yahoogroups. com, Fy Zhou <zhoufy@> wrote:
> > >
> > > karena fenomena yang umum ini, saya sering menganjurkan pada 
anak 
> > muda kita yang kawin dng orang barat, sebaiknya mereka memilih 
> > tinggal dan membesarkan anak2 di negeri ketiga yang netral. jika 
> > mereka tinggal di negeri sang sumi atau istri di barat, resikonya 
> > setelah anak2 dewasa sepenuhnya terserap oleh budaya negeri sang 
> sumi 
> > atau istri yang barat, di hari tua anda akan menjadi kesepian 
> > sendirian menghadapi anak2 anda yang lebih dekat dng pasangan 
anda 
> > dibanding anda. anda akan menjadi satu2nya orang asing di rumah 
> anda! 
> > > 
> > > ZFy
> > > 
> > > 
> > > 
> > > ----- Original Message ----
> > > From: liang u <liang_u@ >
> > > To: budaya_tionghua@ yahoogroups. com
> > > Sent: Sunday, September 21, 2008 11:34:54 AM
> > > Subject: Re: [budaya_tionghua] Re: Apakah setiap orang tionghoa 
> > harus menjalankan budaya tionghoa ?
> > > 
> > > 
> > > Luo ye gui gen kata peribahasa Tionghoa, daun jatuh kembali ke 
> > akarnya. 
> > > Makin tua orang makin tahu, siapa dia itu sebenarnya.
> > > Salam
> > > Liang U
> > >
> >
>


Kirim email ke