alah bahaya kuning mah dah didengung2in waktu si jepang kuat di awal abad 20lah.doeloe sebelon si jepang kalah waktu pd2, tiongkok mah gak disebut2 bahaya kuninglar. lagean jepang mo gak mo perang terjun ke pd 2 jg ada alesannya.
lha yg mati dijaman loncat kodok si mao trus jg revolusi kebudayaan jg gak sedikitlah. jadi sama aja, baidewei kalu gak ada si deng xiaoping yg dilindungin ama zhou enlai, itu tiongkok sekarang jadi apa coba ? --- In [email protected], yodj...@... wrote: > > Kalo dibilang lepas dari mulut buaya, itu bener, n itu sdh jadi kodrat rakyat > China, mereka terhindar dari jumlah kematian ato pembasmian yg tak terhingga, > Thian kasih mereka hidup n kehidupan seperti yg skarang kita liat, negara > mreka jadi maju n dihargai dunia. > > Sedeng Chiang jadi pelarian di formosa n pengakuan dunia skarang beralih ke > RRC. > > Sedengkan negara2 n orang2 yg kurang suka ato iri pada RRC mengisukan > pembersihan borok, malah di isyukan dengan berbagai isu dan isu yg trend > mendunia adanya BAHAYA KUNING. > > Negara kita indonesia juga mengalami, kekejaman Jepun, bahkan besi2 rel > kereta kita di jarah buat senjata Jepun. > Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone > > -----Original Message----- > From: agoeng_...@... > Sender: [email protected] > Date: Mon, 9 Aug 2010 08:26:19 > To: <[email protected]> > Reply-To: [email protected] > Subject: Re: [budaya_tionghua] Fw: The work of Japanese soldiers in world war > II (MUST KNOW......) > > Itu namanya lepas dr mulut buaya masuk ke mulut harimau, lepas dr jepun n > tuan tanah masuk ke pembasmian budaya. Artinya siapapun yg saat itu menang > tetep aja tiongkok harus ada "pembersihan darah kotor" > -----Original Message----- > From: yodj...@... > Sender: [email protected] > Date: Mon, 9 Aug 2010 05:03:32 > To: <[email protected]> > Reply-To: [email protected] > Subject: Re: [budaya_tionghua] Fw: The work of Japanese soldiers in world war > II (MUST KNOW......) > > Udah jelas ada Jepang, Chiang malah lari keselatan, mo memusnahkan sodaranya > sendiri Jie Fang Cin yg berhaluan komunis, itu namanya mo selamet sendiri, > makanya Chiang nga didukung rakyat, malah Mao sebagai pemberontak yg didukung > rakyat, dengan gerilya menghindari Chiang dia mendapat simpati dari daerah2 > yg di laluinya, yg smakin lama smakin kuat dan bertambah pengikutnya. > > Dan Thian menentukan, Jepang di Bom Atom, maka rakyat Korea n China, jadi > sedikit terhindar dari kekejaman Tentara Jepang, malah rakyat China terhindar > juga dari kaum tuan2 tanah yg selama jaman kerajaan n dan penguasa yg > menamakan dirinya pemerintahan Nasionalis tapi prakteknya menindas rakyat > kecil. > Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone > > -----Original Message----- > From: zho...@... > Sender: [email protected] > Date: Mon, 9 Aug 2010 03:42:35 > To: <[email protected]> > Reply-To: [email protected] > Subject: Re: [budaya_tionghua] Fw: The work of Japanese soldiers in world war > II (MUST KNOW......) > > Sdr Crisine, > Longmarch ke utara oleh tentara merah memang berbagai alasan, diantaranya > memang untuk menghindari kepungan tentara chiang kaisek. Tapi untuk > menghindari kepungan dia memilih ke utara, itu juga dng alasan yg kompleks. > meski disana tak ada tentara guomintang, tapi disitu dia harus langsung > berhadapan dng tentara pendudukan Jepang! > longmarch ke utara berdasarkan tiga alasan: > 1. Menghindari kepungan tentara chiang kaisek yg terkonsentrasi di tengah dan > selatan. > 2. Dari pada tenaganya aus utk perang saudara, lebih baik dia maju ke grs > depan memimpin perang thd Jepang, dng ini menarik simpatik rakyat banyak, > menggalang dukungan. > 3. Suplay senjata dari sekutunya di utara yakni Uni Soviet lebih mudah di > dapat. > > Strategi ini ternyata sangat berhasil. Itulah mengapa tentara komunis dng > cepat berkembang di utara, karena rakyat memihak tentara yg mau berperang > melawan jepang, bukan yg asyik perperang saudara. Jika tentara komunis tetap > diselatan, orang akan punya kesan bhw dia adalah sekedar gerombolan pengacau. > > > Sent from my BlackBerry® > powered by Sinyal Kuat INDOSAT > > -----Original Message----- > From: Cristine Mandasari <cristine_mandas...@...> > Sender: [email protected] > Date: Sun, 8 Aug 2010 11:37:08 > To: <[email protected]> > Reply-To: [email protected] > Subject: Re: [budaya_tionghua] Fw: The work of Japanese soldiers in world war > II (MUST KNOW......) > > Selamat pagi rekan-rekan. > > Menjelang bulan Desember, selalu diadakan peringatan Peristiwa Nanking > -saya sendiri lebih suka menyebutnya sebagai peristiwa ketimbang insiden > maupun pembantaian massal-untuk mengenang dan mendoakan para arwah korban > peristiwa ini. > Akan tetapi perlu ditinjau kembali dari sisi sejarahnya karena: > 1. MEMANG Peristiwa Nanking ini benar-benar terjadi meskipun pemberitaan Cina > dan Jepang pada saat peristiwa maupun setelahnya tidak sesuai dengan fakta > yang ada. > Pemerintahan Mao Tse Tung dan Chiang Kai Shek sama-sama menggunakan Peristiwa > Nanking untuk mencari simpati dunia internasional. > Fiksi dapat berubah menjadi fakta, misalnya dari pihak Cina komunis, Mao > mengagungkan Hijrah Akbar untuk melawan tentara Jepang, padahal kejadian yang > sebenarnya adalah tentara Merah sedang berada di ambang kehancuran akibat > politik penghapusan (jiaofei) Chiang sehingga tentara merah memilih > menghimpun kekuatan dan mengambil daerah yang ditinggalkan Kuo Min Tang > ketimbang bertempur dengan tentara Jepang. > Chiang Kai Shek sendiri memilih "membuang" (abandon) dan menyelamatkan diri > keluar dari ibukota Nanking pada 12 Desember 1937-okupasi Jepang atas Nanking > dimulai 13 Desember 1937. > Lain pula yang dilakukan tentara Jepang. Untuk meningkatkan rasa > nasionalisme, kekuatan tentara Jepang digembar-gemborkan dalam pers, seperti > Kontes Memenggal 100 Kepala yang dilakukan Letnan. Noda Takeshi dan Mukai > Toshiaki dalam Nichi-Nichi Shimbun. > 2. Tidak semua orang Jepang menyangkal dan menegasikan adanya Peristiwa > Nanking. > Di Jepang sendiri, terbagi menjadi 3 aliran. > Pertama, aliran daigyakusatsu-ha: setuju dengan klaim sejarawan Cina tentang > jumlah korban peristiwa ini >= 300.000 orang. > Kedua, aliran chuukan-ha: mengambil posisi di tengah-tengah dengan jumlah+/- > 200.000 orang. > Ketiga, aliran maboroshi-ha: jumlah korban diyakini nol dan menganggap > Peristiwa Nanking adalah fabrikasi pemerintah Cina. > 3. Proses rekonsiliasi yang tengah berjalan, diantaranya: penulisan buku > sejarah Perang Pasifik maupun Perang Dunia II oleh sejarawan Cina dan Jepang, > serta adanya malam renungan Peristiwa Nanking yang dihadiri oleh perwakilan > negara Jepang, dan permintaan maaf beberapa Perdana Menteri Jepang atas > militerisme Jepang di masa lalu. > 4. Penulisan sejarah Nanking kembali menjadi kontroversi pada saat Rape of > Nanjing menjadi bestseller di Amerika. > Penulisnya, Irish Chang, tidak pernah mengalami Peristiwa Nanking tersebut, > melainkan mendengar kisah Nanking dari pengalaman orangtuanya yang selamat > dari militerisme Jepang di Cina kala itu. > Meskipun Chang mendapatkan sumber otentik, yakni catatan harian John Rabe, > Ketua Zona Aman Nanking-semacam kamp pengungsi untuk rakyat Cina-, buku Chang > tak terlepas dari kritikan atas kurangnya sumber primer dan kesalahan > penggunaan foto. > Lalu, kematian Irish Chang pun secara tidak langsung menyebabkan Rape of > Nanjing menjadi kontroversial. > Muncul spekulasi Chang tidak bunuh diri, melainkan dibunuh oleh ekstrimis > Jepang dikarenakan pada saat itu Chang sedang berada di puncak karirnya. > > Note: Peristiwa Nanking ini merupakan topik skripsi saya. > Semoga bermanfaat. > > > > > > --- On Sun, 8/8/10, rene chan <huare...@...> wrote: > > From: rene chan <huare...@...> > Subject: [budaya_tionghua] Fw: The work of Japanese soldiers in world war II > (MUST KNOW......) > To: [email protected] > Date: Sunday, August 8, 2010, 11:31 AM > > > > ----- Forwarded Message ---- > From: rene chan <huare...@...> > To: [email protected] > Sent: Sun, 8 August, 2010 9:19:35 PM > Subject: Fw: The work of Japanese soldiers in world war II (MUST KNOW......) > > > Rekan2 > milis, > > Menjelang pringatan bubarnya WW2 minggu depan dgn di bom nya Nagasaki dan > Hiroshima 1945, ini ada beberapa photo ttg WW2 di China, sewaktu Japan masuk > ke Nanking di thn 1937. > Untuk cerita sejarah yg lebih lengkap bisa di ambil dari buku The Rape of > Nanking oleh Amy Tan terbitan 2004 (kalau ga salah) > > Yg harus di ingat ini adalah photo2 sejarah, bukan photo2 provokasi, silahkan > di tinjau dari segi sejarahnya saja. > > rgds. rc > > > > > > > > > >  > > > Date: Wed, 28 Jul 2010 19:45:58 +0800 > From: > > > > > > > > , >  > I don't understand why the younger generations seem have had no feeling at > all. >  > > > > >  > > >  > > The work of Japanese soldiers in world war II > > > Just Released Photos of Chinese Beheaded by Japanese in Sino-Japan War (WW > II) > > > > > > > JAPANESE ATROCITIES DURING WORLD WAR II..... > > > > > > http://en.wikipedia.org/wiki/Japanese_war_crimes > <http://en.wikipedia.org/wiki/Japanese_war_crimes> > > > These are photos that remind us of the atrocities during the Asian Pacific > War. > > Photos just released in China (forbidden for public previously) show how > Chinese were murdered by the Japanese, by beheading. You can see Heads of > Victims lined up in some photos. > > We are all aware of how Jews were killed by Nazi Germans with photos, movies > all these years. Finally memories of WWII in China are shown by the Chinese > Government to the public. > I know it is sickening to see all these photos... hopefully people will now > talk about WWII atrocities not only in Europe but also in China as well! In > many respects, the Japanese soldiers are much worse than the Axis counter > parts. > These pictures are not here to arouse public hatred for the Japanese but to > explain why older Chinese are so upset when Japanese prime ministers visited > their Yasukuni Shrine. > > > > ********************************************** > åè§£ç¦çç §ç (æ¯ä¸å½äººè¯·è½¬å`) > > æåå¾ï¼3å²å©´å¿è¢«ç"¨åºæªæ`èµ· > <http://blog.pcpop.com/picture/0006857027-1.html> > bayoneting of 3 year old baby > > æ´»ççæå£«è¢«å¥å è ¿ä¸çè > > Carving out the leg muscles of a Chinese soldier > > æ¥æ¬äººæäºå¥½å¤äººæåå°ï¼å¨å¤´é¢ åæçä¸ç¬é´æä¸ > > Falling off of a beheaded head. Numerous such shots had to be taken to obtain > this picture > > > æ¯äº²æéæ±ç´§å©åããããå¯ããè¿è½æä»ä¹ç"¨ > > Chinese mother still clutching on her baby after her head was chopped off by > Japanese soldier. > > ä¼ è¯´ä¸çæ¯'æ°"å®éª > > The notorious poisonous gas experiment > > > å©åæé"ä¹ > > > What crime had the children committed?! > > æ`ä¸ç¥é"è¿è½å说ä»ä¹äº > > They were all innocent children! > > 人å¿ä¸é 'ï¼ä¹å°±æ¥æ¬äººè½åä¸å»ã ç¯çç½`论å > <http://bbs.huanqiu.com/> > > Only Japanese soldiers could wash down the heart of a martyr with sake > > > ç¡«é ¸ç§äººï¼å®éªï¼ > > Scalding with acid. Torture? > Experiment? > > > è¿æ¯ä¸ªå¨ > > This was only a baby of three! > > > 飿¯è å > > <http://blog.pcpop.com/picture/0006857116-1.html> > Chinese woman mutilated after raped. (intestine pulled out) > > ããè¿æ¯å¹¸è¿ç ç¯çç½`论å <http://bbs.huanqiu.com/> > > Young girl tied up & raped. > > > é©å`½ç士 > > Another female martyr > > > æå夿°æ¶é´ä»¥ä¸ºçç"å`½çç»ç»" > > Even pregnant women were round off for army protitues > > > 人åï¼ > > after raped,killed! > > ä»ä»çå¾®ç¬`å¯ä»¥çåºæ¥ããè¿æ¯è¿åæ¥æ¬å µçéªå² > ä½å¯¹äºä¸å½äººæ¥è¯´ãããã > > So proud of his work! > > > 䏿ç½ä¸ºä»ä¹é£ä¹å¤ä¸å½å¥³å©ç¹å´ææ¥æ¬ææ > > another raped victim > > æ è¯ > > The proud accomplishment of the Japanese soldier! > > > è¿äºå¯æ¯è¯æ°`ï¼ä»ä»¬ä¸ç¸ä¿¡èªå·±ä¼æ» > > They never realized they were to be used as life targets! > > > è¯æ°`被ä½ä¸ºæ´»é¶å使ç"¨ > > Practicing on life Chinese civilians as targets! > > > çï¼è¿å°±æ¯æ¦å£«é" ç¯çç½`论å <http://bbs.huanqiu.com/> > > This was Japanese Bushido! > > > æç"µå½±ï¼ç"¨ç人 > For movie scenes---use real Chinese corpses > > > 20ä¸çºªçä¸å½äººæ¯ä¸ç§æ²å" > > these are all Chinese corpses,not earth!  > > > > even grandmother can not escape the rape from Japanese soldiers > > å¿éä½ ä»¬å¨æä¹æ³ > a souvenir of their work > > > åªææ¿ä¸å½åå®çå¤´è½æ¢é'± > > Only the head of a Chinese officer could exchange for money > > > æåï¼å«å" > > Donât cry. This is only bayonet practice! > > 人头å±ç¤º1 > > Head show 1 > > > 人头å±ç¤º2 > > Head show 2--- > > > ç¹å > > making fun of the head > > > > > é£ä¸æ¯åï¼å ¨æ¯äºº > > Bodies of Chinese civilians piled along the Yangtze River > > å½"æäººæä¸ºä¹ æ¯ > > Japanese soldiers enjoyed watching kill, burn, pillage & rape > > > ä»ä»¬æ»ä¸ä¸éå¤ä¹ï¼ï¼ ç¯çç½`论å <http://bbs.huanqiu.com/> > > Executing these war criminals 10,000 times would not atone for their sins. In > fact many Japanese nowadays still honour them as their national heroes. Until > they acknowledge the war crimes of these criminals as the Germans did, the > gulf between Japan & China can never be bridged! > > > 人头å±ç¤º3 > > Head show 3 > > > 请大家çå®å转å`ç»å«ç群ãè¿ä¸ªæ²¡æä»»ä½å¥å±ã纯粹æ¯ä¸ç§è¯ç¥ã请大家æ¥åä¸å»ã > After reading this email, please forward it to all your friends & relatives > if you conscience demands it. > > > > > > > > > > > >  > >  > >  > > > > > > > > > > >  > > > > > >  >
