FYI untuk PIhak BSD City.
 
-----Original Message-----
From: berto
Sent: Sunday, April 09, 2006 12:48 AM
Subject: BSD City, BIG CITY BIG OPPORTUNITY for a THIEF



Subject: BSD City, BIG CITY BIG OPPORTUNITY for a THIEF


Jika anda ingin membeli tempat tinggal di BSD City hendaknya berpikir
ulang, terutama bagi yang mengutamakan keamanan. Tentunya  karena
masalah keamanan menjadi hal penting bagi setiap orang yang ingin hidup
dengan tentram dan nyaman, namun hal paling utama yang wajib ada di
dalam areal hunian ini tidak terdapat di dalam areal lingkungan BSD City
sebuah pengembang yang namanya sudah sangat terkenal di bidang bisnis
property.

Saya adalah salah satu korban dari ketidaknyamanan tersebut. Saya
membeli rumah model mediteranean series di kompleks Nusa Loka, sektor
XIV.5 blok N2 Nomor 7, kebetulan kavling tanah disebelah rumah saya yang
berada di ujung (hoek) juga saya beli. Kunci sudah diserah terimakan
pada saya akhir tahun lalu, namun satu paket kunci masih dipegang pihak
BSD City dengan alasan untuk menjaga keamanan bila memperbaiki  komplain
yang saya ajukan selama masa garansi berlaku 3 bulan sejak serah terima
kunci. Namun meski masa garansi tersebut sudah usai, saya belum juga
menerima satu pak kunci tersebut yang terdiri dari satu kunci pintu
utama, satu kunci pintu belakang, satu kunci pintu kamar mandi dan dua
kunci pintu kamar tidur.  

masalah mulai muncul ketika saluran  air di dapur, saluran pembuangannya
jebol padahal belum pernah digunakan sama sekali, lalu pintu bagian
dalam kamar mandi bagian bawahnya malah belum dicat, gerendel kunci
jendela bagian dalam lepas sehingga jendela terbentur-bentur dengan
kusen jika terkena angin dan yang paling parah adalah dinding di kamar
utama yang terletak di bagian belakang rumah rembes saat hujan turun.
Dan tanah kavling disebelah rumah yang saya beli menjadi ajang tempat
pembuangan puing para tukang yang sedang membangun. Tentu saja saya
mengajukan komplain bahkan sampai dua kali itupun rembesan masih tetap
terjadi namun saya masih bersabar.

masalah kedua muncul ketika lampu neon yang saya pasang di bagian teras
belakang rumah hilang dicuri orang dan gagang pintu belakang rumah juga
lenyap dicuri orang. Saya kembali mengajukan komplain dan gagang pintu
saya bisa kembali terpasang (namun bukan yang asli dan tampak jelas
diambil dari barang bekas). Namun lampu tidak lagi  kembali terpasang
(mungkin karena dianggap lampu murahan jadi dianggap saya bisa beli lagi
sendiri). Dan tanah di kavling sebelah rumah saya lagi-lagi menjadi
tempat pembuangan puing bahkan tumpukan rumput hasil pemotongan rumput
yang entah dari mana asalnya, juga menjadi tempat penitipan sapu lidi
dengan berbagai ukuran entah milik siapa. Kembali saya berusaha untuk
bersabar. Bahkan di teras depan banyak sekali tercecer bercak-bercak cat
juga di lantai bagian dalam rumah yang saya pikir pasti ini akibat
pengecatan pintu belakang kamar mandi. Berdasarkan pengalaman itu, maka
setiap sabtu atau minggu saya menyempatkan diri untuk menjenguk rumah
tersebut meski  belum saya tempati. Saya juga  mengajak berdialog para
tukang di sekitar rumah untuk tidak lagi membuang sampah mereka di tanah
milik saya.

Namun kekesalan saya sungguh memuncak saat Kamis 30 Maret 2006 lalu saya
mendapati kedua pintu pagar rumah saya raib dicuri orang. Pagar rumah
jenis BRC yang biasa dipakai sebagai pembatas jalan tol tersebut kini
tidak jelas dimana rimbanya. Saya tidak tahu lagi kemana lagi saya harus
mengajukan komplain. Saya sudah muak dan kesal karena sudah berulang
kali kemalingan. Saya bosan mengajukan komplain ke BSD City terlebih
lagi karena saya mendapati kenyataan bahwa BSD City tidak menerima
layanan komplain masalah keamanan. Ini tertulis dalam website mereka di
http://www.bsdcity.com/?page=Layanan_Masyarakat yang copynya seperti
yang terdapat dibawah ini :

KANTOR LAYANAN MASYARAKAT
Kawasan Niaga Terpadu Golden Road BSD 
Blok C - 27 no. 65-66, Tangerang
Telepon: 0215370008
Fax: 02153150240 
Email: [EMAIL PROTECTED] 
Melayani masyarakat mengenai : 
  1.. Informasi seputar BSD 
  2.. Pengawalan gratis 
  3.. Pelayanan pindah rumah ( mobil box ) 
  4.. Keadaan seputar BSD ( fasilitas dan tata tertib lingkungan ) 
  5.. Penyewaan gedung : gsg, lapangan olah raga, club house 
  6.. Pelayanan pembayaran rekening air : tagihan air, pencatatan meter
air dan pemasangan kebali meter air 
  7.. IMB ( untuk kawasan yang sudah dikelola oleh property dan estate
management bsd ) 
  8.. Prosedur membangun dan perawatan pembangunan kavling siap bangun 
  9.. Pengurusan uang deposit sampai dengan pencairan kembali 
  10.. Serah terima khusus, yang ditandatangani sbu 
  11.. Proyek khusus seperti fogging ( berkala ), pengecatan bangunan
umum 
  12.. Pengawasan komplain 
  13.. Ijin photo lingkungan ( akademisi ) 
  14.. Permohonan ukur ulang kavling 
  15.. Permohonan dimensi kavling 
  16.. Permohonan penarikan jaringan ke kavling 
  17.. Permohonan gambar denah / pra rencana untuk renovasi oleh
konsumen
(silahkan di cek langsung ke websitenya)

Seperti yang terlihat diatas, masalah keamanan sama sekali tidak
disinggung. Saya mencoba untuk meminta keterangan dari sejumlah petugas
keamanan (maaf saya tidak dapat menyebutkan nama mereka disini karena
mereka takut dipecat meski dipecat oleh siapa juga tidak jelas) yang
bertugas di sekitar lingkungan rumah saya. Dari mereka saya dapati
keterangan bahwa areal komplek rumah saya belum ada wilayah RT-nya
sehingga sulit untuk diamankan, terlebih karena belum ada RT maka iuran
keamanan belum berjalan, karena iuran keamanan belum berjalan maka pihak
keamaman belum maksimal berpatroli di sekitar areal komples rumah saya.
Dan masalah keamanan dan sampah di areal rumah saya bukan lagi tanggung
jawab BSD City namun menjadi tanggung jawab RW. Saat saya tanya kenapa
bukan menjadi tanggung jawab BSD City mereka tidak dapat menjawab dan
meminta saya untuk menanyakan sendiri ke ketua  RW. Namun lucunya saat
saya tanya siapa nama ketua RW dan dimana alamatnya mereka kembali
enggan untuk menjawab. 

Hari berikutnya saya mencoba mengkonfirmasi masalah ini ke anggota
petugas keamanan lainnya  yang juga enggan saya sebutkan namanya namun
mengaku bekerja untuk BSD City. Dari orang ini saya mendapat informasi
bahwa wilayah rumah saya menjadi perebutan lahan uang  keamanan, yang
dikelola sendiri oleh ketua RW setempat. Namun sekali lagi orang ini
tidak tahu RW berapa yang dimaksud namun berani menyebut nama ketua RW
yaitu Taufik Harianto yang tinggal di Blok O1 namun nomornya ia lupa.
Saya sendiri tidak berhasil menemukan alamat yang dimaksud bahkan saya
sendiri tidak tahu benar atau tidak nama yang disebutkan tadi adalah
ketua RW karena saya gagal mengkonfirmasi ulang melalui petugas keamanan
yang lain. Petugas keamanan adalah masyarakat dari perkampungan sekitar
BSD City namun berapa jumlahnya dan siapa saja namanya sekali lagi juga
tidak ada yang dengan tegas menjawab. Aneh bukan?

Dijelaskan, bahwa semula di areal rumah saya masalah  keamanan dan
kebersihan dikelola oleh BSD City namun entah mulai kapan dan bagaimana
caranya hak pengelolaan keamanan dan kebersihan diambil oleh ketua  RW.
Namun sejak beralih tersebut masalah keamanan justru muncul, warga
menjadi sering kemalingan dan sampah tidak terangkut sehingga kenyamanan
dan ketentraman  menjadi sangat amat terganggu. warga juga sering
mempertanyakan transparansi penggunaan uang iuran keamanan dan
kebersihan yang mereka bayar tiap bulan dimana setiap  bulannya
terkumpul sekitar 22 juta dari sekian banyak rumah, namun petugas
keamanan dan kebersihan tidak bekerja maksimal terbukti banyaknya warga
yang mengeluh karena sering kehilangan barang atau kecurian dan sampah
yang tidak terangkut.

Saya menyayangkan hal seperti ini terjadi di sebuah lahan hunian yang
dikelola oleh pengembang terkenal sekelas BSD City apalagi kini  di
bawah bendera grup sinar mas yang saya tahu sangat handal dan bisa
dipercaya. Bayangkan saja, bagaimana bisa areal perumahan baru seperti
yang saya  miliki keamanannya sama sekali tidak terjamin bahkan pagar
rumah bisa hilang dan gagang pintu juga sekali lagi, lampu yang berada
di dalam rumah bisa raib? Bagaimana caranya, masalah keamanan dan
kebersihan yang nota bene semula dikelola pengembang (BSD City) bisa
beralih dikelola RW? Dan mengapa BSD City berani sekali mempertaruhkan
nama baik dan nama besarnya dengan mengalihkan masalah sampah dan
kebersihan ke seorang ketua RW?  (yang sulit sekali diketahui datanya?) 

Saya  hanya ingin dapat berbagi pengalaman dan menyarankan pada publik
untuk berpikir ulang sebelum membeli rumah di BSD City, karena
keamanannya yang ternyata sama sekali tidak terjamin. 


R. Berto Wedhatama
pemilik rumah di Nusa Loka sektor XIV.5 blok N2 Nomor 7
BSD City,  Tangerang - Banten

saat ini masih tinggal di Jl. Bawang Merah V/ 6 Komplek perumahan KOMPAS
Ciputat - Tangerang
telp. 021-5300476, 021-70183257, 0811923002
[EMAIL PROTECTED]







___________________________________________________
Kirim e-mail:   [email protected]
Setting: http://groups.yahoo.com/group/bumi-serpong 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/bumi-serpong/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke