----- Original Message -----
Sent: Thursday, October 19, 2006 3:02 PM
Subject: [mediacare] Kontak [EMAIL PROTECTED] Sclerosis

Rekan-rekan,

Pekan lalu (13/10) saya minta bantuan rekan-rekan di milis ini. Beberapa teman di sini merespon. Saya sendiri tidak mengenal Patricia Soetjipto, Martin Widjaja, Zamira Elianna Loebis, denim denim, Janine. Tapi bantuan mereka sangat membantu.
Sekarang saya mau mengabarkan apa yang terjadi setelah bantuan dari mereka datang. Dahsyat, mengejutkan, dan progresif! Jadi, setelah mereka memberi tahu saya soal nomor telpon Pepeng dan alamat emailnya, saya langsung menghubungi beliau.

Pepeng yang saya maksud di sini adalah Pepeng yang dulu ngetop membawakan kuis Jari-Jari di RCTI, dan sekarang mengalami kelumpuhan karena dia menderita sebuah penyakit “baru” bernama Multiple Sclerosis (MS). Dalam beberapa penampakan Pepeng di televisi, terlihat dia sangat tegar meskipun harus menggunakan kursi roda. Pepeng berjuang mengalahkan rasa sakit yang dideritanya.
Saya ingin sekali mengontak Pepeng, sebab ada seorang gadis remaja SMU kelas 3, yang menderita penyakit yang sama dengan dirinya, yang nyaris putus asa. Penyakit MS yang diderita gadis remaja yang tak lain adalah keponakan saya ini, telah melumpuhkan kemampuan melihatnya. Sejak tiga tahun silam, mata kirinya sudah tak berfungsi.

Devi, keponakan saya ini, sudah sejak empat tahun lalu terkena MS. Dari keterangan yang ada, disebutkan bahwa itu adalah penyakit kronis, tidak terduga, dan terjadi pada susunan saraf pusat atau Central Nervous System (CNS) yang berpengaruh pada otak, pusat saraf di tulang belakang dan saraf mata sehingga memengaruhi kemampuan sistem tersebut dalam mengendalikan fungsi-fungsinya, seperti kemampuan melihat, berbicara, dan berjalan.
MS yang diderita Pepeng melumpuhkan kemampuan berjalan. Sedang pada Devi, menyerang kemampuan melihat.
Saya kutip dari Kompas beberapa waktu silam, perkiraan jumlah penderita MS di seluruh dunia berkisar satu hingga 2,5 juta orang. Amerika Serikat merupakan negara yang memiliki tingkat pertumbuhan MS paling tinggi di dunia. Sekitar 500.000 orang di AS menderita penyakit ini, dengan perhitungan kasar rata-rata 200 orang yang terdiagnosa setiap minggunya. MS secara umum tumbuh pada individu yang berusia sekitar 20-50 tahun dan 2-3 kali lebih banyak menyerang perempuan daripada laki-laki.
Penyebaran secara merata di Asia tercatat antara kurang dari 1-9 pasien per 100.000 orang. Faktor-faktor yang menjadi kontribusi untuk menyepelekan penyakit ini adalah karena kurangnya kesadaran publik atas penyakit ini dan kurangnya akses publik untuk ke MRI dan ahli saraf.
Singkat cerita, saya berkenalan dengan Pepeng, dan Pepeng kemudian mengontak orang tua Devi. Dari silaturahmi ini, mereka saling berbagi informasi, meski hanya lewat telpon.   
Rupanya, para penderita MS memiliki keluhan yang sama soal biaya pengobatan. Asal tahu saja, saat penyakit ini kambuh, untuk sekali suntik saja (saya lupa nama obat suntiknya) biaya suntik Rp 1,5 juta. Alhasil, baik Pepeng maupun Devi saat ini sebisa mungkin melakukan pengobatan alternatif.
Saya ingin sekali mereka berdua dan para penderita MS di Indonesia ini bisa sembuh. Saya usulkan agar mereka membuat sebuah forum, sebagaimana forum-forum sejenis yang ada di AS dimana para penderita MS bisa sharing lewat milis.
Pepeng juga punya gagasan serupa. Saya kira, tidak ada salahnya apabila rekan-rekan di sini yang sehat wal afiat dapat ikut serta membantu para penderita Multiple Sclerosis mewujudkan impian mereka untuk sembuh dari penyakitnya. 

salam,
Adhie


Get your own web address for just $1.99/1st yr. We'll help. Yahoo! Small Business.

__._,_.___

To subscribe e-mail to: [EMAIL PROTECTED]






SPONSORED LINKS
Indonesia phone card Indonesia tour Indonesia travel
Indonesia flower Indonesia diving

Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

Kirim email ke