----- Original Message -----
Sent: Tuesday, October 17, 2006 10:04 AM
Subject: Terusan: TWC Re: [SDMList] Retention program

Dear Pak Zam, Pak Robert & Rekan SDMList

Kalimat yang paling pantas diucapkan saat ini adalah RUARRRRR..BIASA.......... buat SDMList. Pak Zam, saya sangat terlambat ya untuk ikut TD 25 Nov karena sudah over quota, tapi kalau Pak Zam & Teh Euis masih memberikan kesempatan untuk saya... Wah dengan senang hati...

Wah sangat menarik Pak Zam, tema diskusinya terutama yang bapak sharing-kan ke kite2 tentang TWC yang merupakan ujung tombak dari sebuah implementasi HR Program atau bahkan Business Plan. Saya mo ikut sharing dari sebuah pengalaman pribadi 14 tahun yang lalu. Saya mulai bekerja pada tahun 1992 di sebuah perusahaan PMA India sebagai salah satu perusahaan textil terbesar di Indonesia. saya mulai bekerja sebagai OPERATOR/WORKER di Dept.Inspection & Packing selama 5 tahun. Pelajaran yang paling berharga selama itu, saya dapat mengetahui gaya komunikasi dan kepemimpinan dari beberapa atasan saya, mulai dari Group Leader, Supervisor, Officer, Manager dan bahkan Expatriate (India) yang satu sama lain ternyata memiliki gaya dan karakter yang berbeda-beda. Ada yang memiliki gaya otoriter, komunikatif, parsitipatif dan ada yang memiliki ketiga-tiganya, bahkan India Culture berupa sistem KASTA cukup berpengaruh, mulai perbedaan makan dan kantin antara operator dengan Supervisor ke
atas sampai perbedaan fasilitas bus jemputan, kalau Supervisor ke atas full AC, Full Music & Jok yang empuk sementara operator bus tua yang reyot dan kalau hujan bocor. Pada tahun ke 6 saya dimutasi ke Dept.Personalia untuk menangani Indistrial Relation. Langkah pertama yang saya lakukan di Personalia adalah bagaimana membuat sistem komunikasi yang efektif antara atasan dan bawahan atau sebaliknya, sebagai ungkapan unek2 saya dan rekan2 worker lainnya yang selama 5 tahun tidak nyaman oleh tekanan culture dan komunikasi yang pasif. Program yang saya tawarkan kepada Management melalui GM Personalia & GA sangat sederhana dan saya ambil dari pengamatan selama 5 tahun, Program tersebut saya namakan " 3 LANGKAH SUKSES MEMBANGUN KOMUNIKASI YANG EFEKTIF" yaitu :
1. Komunikasi dua Arah, yang istilah Pak Zam Two-Way Communication
Komunikasi saya bagi 2, yang pertama disebut komunikasi secara VERTIKAL (atasan dan bawahan atau sebaliknya) yang istilah Pak Zam komunikasi FORMAL, dan yang kedua disebut komunikasi secara HORIZONTAL (kominikasi antara sesama manusia yang mempunyai harkat dan martabat yang sama) yang istilah Pak Zam komunikasi INFORMAL.
Langkah ini mendapat kritikan yang luar biasa dari Management (lokal maupun expatriate), karena sistem yang saya tawarkan automaticly akan merubah Culture terutama dalam implementasi komunikasi secara HORIZONTAL dan menurut mereka itu harus dipertahankan. Komunikasi VERTIKAL dilakukan pada jam kerja, dimana secara struktural hubungan atasan dan bawahan atau sebalikanya harus dihormati oleh keduanya. Dan diluar Jam Kerja dilakukan komunikasi HORIZONTAL, pada saat itu saya tawarkan ada 3 sarana komunikasi HORIZONTAL yang harus dirubah atau ditambah :
1. Kantin harus menjadi satu, tidak ada lagi kantin atas dan kantin bawah, karena ketika orang masuk ke kantin tujuannya sama untuk makan dan komunikasi di kantin bukan lagi atasan bawahan, tapi sebagai sesama manusia dan content-nya pun bukan masalah pekerjaan lagi, tetapi masalah keluarga, anak dll.
2. Bus Jemputan, tidak lagi ada perbedaan, pokonya yang jurusannya sama harus naik bus yang sama, tidak melihat lagi mana atasan dan mana bawahan.
3. Tempat Ibadah, ketika orang masuk ke tempat ibadah tujuannya sama untuk beribadah tidak melihat lagi mana atasan dan mana bawahan, yang paling duluan datang ya.. punya hak untuk duduk di depan.
Walaupun dengan perdebatan yang sengit dan panjang, akhirnya program ini dapat direalisasikan termasuk pada tahun 2000 perusahaan telah membangun mesjid ditengah lingkungan perusahaan dengan biaya 1.8 milyar.

2. Pendekatan pribadi (Personal Approach)
Setelah langkah pertama sudah dijalankan oleh seluruh jajaran pimpinan (Group Leader ke atas) yang sebelumnya diberikan Training mengenai Communication & Interpersonal Skill, harus melakukan langkah kedua Personal Approach, setiap pimpinan wajib visit to plant walaupun dengan frekuensi yang berbeda-beda, mis: untuk supervisor 1 hari 3 kali, untuk Manager seminggu sekali dsb.

3. Penegakan Hukum (Law enforcement)
Pada langkah ini setiap pimpinan diwajibkan untuk melakukan Coaching & Counsellinng terhadap karyawan yang melakukan pelanggaran atau kesalahan. karena sering terjadi bahwa pimpinan enggan menegur karyawan yang salah dan enggan memberikan penghargaan kepada karyawan yang berprestasi.

3 LANGKAH SUKSES MEMBANGUN KOMUNIKASI YANG EFEKTIF ini wajib dijalankan ketiga-tiganya sebab jika pimpinan hanya melakukan langkah 1 & 2 saja, maka kecenderungan bawahan akan NGELUNJAK karena dianggap terlalu dekat, dan kalau langkah ke 3 saja yang dilakukan, maka kecenderungan karyawan akan BENCI SAMA PIMPINAN karena dinaggap terlalu jauh.
Tahun 2001 saya hijrah ke Jakarta dan bekerja di sebuah perusahaan Distributor & Manufacture Elektronik. Tahun 2003 saya dipercaya owner untuk memimpin HRD di Pabrik, yang konon katanya dibawah tahun 2003 karyawan pabrik melakukan mogok kerja tidak kurang dari 3 kali dalam setahun.
Setelah saya terapkan 3 LANGKAH SUKSES MEMBANGUN KOMUNIKASI YANG EFEKTIF ini, sampai sekarang belum pernah terjadi mogok kerja,unjuk rasa maupun slow down atau tidakan yang meresahkan lainnya, kalau toh ada akan cepat diantisipasi oleh pimpinannya.

Wah, ma'af nih kepanjangan semoga tidak malas dan bosan membacanya.

BRAVO SDMList

Rgds,
NS


---------------------------------
Apakah Anda Yahoo!?
Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru!

[Non-text portions of this message have been removed]

__._,_.___

To subscribe e-mail to: [EMAIL PROTECTED]






SPONSORED LINKS
Indonesia phone card Indonesia tour Indonesia travel
Indonesia flower Indonesia diving

Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

Kirim email ke