Assalamu'alaikum Wr. Wb. Buat Moderator (entah Mas Hamdan ao sapa saja...)
Saya (Agung Triyawan) mengundurkan diri dari mailing list ini ([email protected]). Karena saya rasa mailing list ini sudah tidak bermutu, dan hanya memenuhi inbox e-mail saya. Terimakasih atas perhatiannya.... Wassalamu'alaikum Wr. Wb. Agung Triyawan --- Raditya Eka Permana <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > i'm back > > statemen ini ditujukan kepada siapa? > > saya bilang berdosa ya berdosa ! > saya gak gibah ! kan tidak ada > asap kalau tidak ada api unggun, > siapa bilang pasar itu unggun? > pokoknya yang bakar -> berdosa > ya berdosa. cuman saya kan ga > pernah bilang 'nama'. > ini yang dimaksud law intelligence > jangan terburu2 memberi statemen > hehehehehe ... becareful > mari kita sukseskan > Tora Sudiro menjadi Jaksa Agung RI > gambleh aeee alakhkh > > > didit > > muhammad makruf <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > inna lillahi wainna lillahi rojiun, > ternyata kita masih suka gibah yach, mbok yo > membicarakan yang baik-baik, untuk memberikan > masukan gitu, Wassalam > > On 11/25/06, Raditya Eka Permana > <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > berdosa ! > > didit > > fatkur rohman <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Kalau iya bahwa kejadian ini Tidak > Alami, Lalu pertanyaan saya kepada milis ini, > Berdosakah orang - orang yang memilih Tafta Yani > jadi Bupati ?.... > > wah keren euy...mas nur muklisin udah bisa > menyimpulkan kalo begitu yang ngebakar adalah orang > yang ada di belakang Tafta Zani...dengan alasan yang > telah di sebutkan bahwa pasar akan dipindahkan. > > Dapet wangsit dari mana mas?....ato mas perlu > menjelaskan kenapa langsung nyebut Tafta zani > dibelakang kejadian.. ...mungkin perlu dikaji > kali...... > > Dulu....milis ini rame karena isu politik(mo PILKADA > Demak...lihat aja pesan yang ada di milis ini > menjelang PILKADA)...sampe ada account Tafta Zani > juga ikut milis ini (aneh juga klo calon yang laen > tidak ada)....tapi setelah PILKADA selesai....milis > jadi sepi......sekarang dengan adanya kebakaran > pasar Bintoro...mas Nur Muklisin mencoba untuk > mengaitkan dengan dunia politik....wah bakal rame > lagi nih milis..... > > maturnuwun > -fatkur- > "gak akan ada abisnya klo bahas > politik.......malesss...." > > > > ----- Original Message ---- > From: Nur Muklisin <[EMAIL PROTECTED] > > To: [email protected] > Sent: Friday, 24 November, 2006 10:35:57 AM > Subject: Re: [cahdemak] Pasca kebakaran pasar > Bintoro Demak > > > Pada saat kejadian kebetulan aku lari pagi di > Alun2, begitu asap hitam membumbung dan orang ramai > berteriak, aku coba untuk mendekat ke asal asap. e.. > nggak taunya pasar sedang kebakaran. aku mencoba > mendekat sampai patung belimbing, di situ terlihat > sangat jelas bahwa terdapat 3 titik api. > Dari sini ada pertanyaan dari diri saya sendiri, > apakah iya kalau kejadiannya alami sampai > menimbulkan 3 titik api, ditambah lagi keterlambatan > dan kurang sigapnya petugas dari pemadam kebakaran. > Kalau iya bahwa kejadian ini Tidak Alami, Lalu > pertanyaan saya kepada milis ini, Berdosakah orang - > orang yang memilih Tafta Yani jadi Bupati ?.... > > > ----- Original Message ---- > From: Hamdzan Asat <[EMAIL PROTECTED] co.id> > To: [EMAIL PROTECTED] s.com > Sent: Friday, November 24, 2006 9:35:51 AM > Subject: [cahdemak] Pasca kebakaran pasar Bintoro > Demak > > Analisis dan komentar singkat. > > Semenjak banyak fenomena terbakarnya pasar-pasar > tradisional di daerah lain, > > dan secara historis pasar Demak juga pernah > terbakar, hal ini mengundang > > kecurigaan negatif dari sebagian besar para pedagang > asli di Pasar Bintoro > > Demak. Sejumlah pedagang kemudian bergotong-royong > secara bergantian untuk > > ronda siang dan malam menjaga keamanan pasar dari > kemungkinan "pembakaran" > > dengan sengaja oleh oknum tertentu.Walaupun > terbakarnya pasar belum tentu > > karena faktor kesengajaan. > > Pada era Bupati Endang yang penuh kontroversi > sebelumnya, sebagian besar > > masyarakat pasar menganggap isu pembakaran pasar, > menjadi hal serius, sehingga > > menjadikan mereka dengan konsisten dan > bersungguh-sungguh untuk mengamankan > > pasar Bintoro. Dari isu negatif tersebut ternyata di > lawan dengan sikap positif > > para pedagang untuk selalu waspada. Sampai akhirnya > pemerintahan Bupati Endang > > pun berakhir dan Pasar Bintoro Demak pun aman. > > Seiring dengan pergantian pemimpin, dalam hal ini > pergantian Bupati Demak dari > > Bu Endang ke Pak Tafta, masyarakat sepertinya mulai > lengah dan tak lagi > > mempercayai isu tersebut. Akibatnya tidak lama > setelah Bupati baru menjabat > > pasar Bintoro pun terbakar. Apakah ini rapor merah > buat Mr. Zani? Tentu saja. > > Apakah pasar Bintoro "terbakar" atau "dibakar"? > Kalaupun dibakar apakah ini > > ulah oknum ? Wallahu'alam. Hanya Allah yang tahu. > > Analisis Kemungkinan Pasar Demak Terbakar > > Sebagaimana kebiasaan masyarakat sangat suka sekali > mencari kambing hitam dari > > permasalahannya sendiri. Sangat mungkin sekali Pasar > Demak terbakar karena > > keteledoran satu orang membawa bencana buat > semuanya. Ada banyak kemungkinan, > > bisa mengada-ada bisa nggak, misal, buang puntung > rokok sembarangan, lupa > > mematikan lilin, kompor meledak, konseleting > listrik, dsb. > > Analisis Kemungkinan Pasar Demak Dibakar > > Secara geografis Pasar Demak sangat strategis, > karena terletak di pusat kota, dilalui jalan > Daendles, dan satu2nya pasar besar di Kota Demak. > Namun karena saking strategisnya itu pasar Demak > sudah menjadi isu yang lama untuk dipindahkan. > Dengan berbagai alasan yang cukup kuat, misalnya > sumber kemacetan, menjadikan citra Demak yang kotor > dan kumuh, karena Pasar ini memang mengesakan > demikian. > > Sebelum adanya jalan lingkar yang memotong > transportasi tanpa melewati pusat kota Demak, > kemacetan sering terjadi denan panjang berkilo > meter. Pembuatan jalan Pemuda (jalan tembus) pun > tidak efektif karena bermuara di pasar ini. > > Secara ekonomi "kapitalis" ada sejumlah analisis. > Misalanya, kebakaran pasar adalah cara paling murah > untuk mengusir pedagang (merelokasi) . Dengan > demikian arus modal dari luar dalam bentuk pembuatan > pasar yang lebih modern tentunya menjadikan > perputaran ekonomi dan pendapatan bagi pihak > tertentu. > > Apakah prinsip "zero sum" berlaku? maksudnya, > keuntungan satu pihak adalah kerugian pihak lain. > Untung+rugi = netral. > > AKHIRUL KALAM "KELEDAI PUN TIDAK TERPEROSOK DALAM > LUBANG === message truncated === ____________________________________________________________________________________ Do you Yahoo!? Everyone is raving about the all-new Yahoo! Mail beta. http://new.mail.yahoo.com
