Have a nice life 08
  Raditya Eka Permana
   
  Positioning
   
  Kita tentunya menyadari bahwa diri kita ini memiliki keterbatasan. 
Benar-benar terbatas. Hanya satu hal yang ada di dalam diri kita yang tak 
terbatas. Imajinasi. Iya ... imajinasi kita kadang sangat berlebihan. Tapi 
itulah keistimewaan yang diberikanNya untuk kita manfaatkan. Sudah puluhan 
orang yang meluncur melewati batas atmosfer. Dan ternyata hal tersebut 
merupakan ‘awal’. Kiranya apa yang akan terjadi di masa depan nanti sepertinya 
ada di drive imajinasi. Batasan-batasan, yang jaman dulu begitu sangat sempit, 
lambat laun seolah menjadi borderless.
   
  Pandai-pandai dalam meletakkan diri, meletakkan harapan, meletakkan 
cita-cita, meletakkan obsesi, dan melunakkan segala keras kepala sebaiknya 
mulai kita latih. Kita harus tahu pijakan kita berdiri, handle yang kita 
pegang, dan jalan yang kita tapaki. Karena semakin jelasnya fenomena borderless 
ini mengakibatkan semakin majemuk dan rigidnya lapisan komunitas kehidupan. 
Letakkan dan kembalikan pada tempatnya. Filosofi ‘rapi’.
   
  Adakalanya seorang pemimpin dihadapkan pada sebuah dilema atau trilema yang 
membuatnya mau tidak mau harus membelah dirinya. Hal yang tidak mungkin 
tersebut bisa disiasati dengan ‘meletakkan hati’. Letakkan hati anda pada 
tempatnya. Kekuatan yang berpuluh kali lipat tidak akan mampu mengatasi ‘secuil 
hambatan’, bila kita tidak mau meletakkan apa yang harus kita letakkan. Karena 
kita akan selalu menjumpai dimensi waktu. Waktu yang terus berjalan akan 
mengubah semuanya, termasuk ‘secuil hambatan’. Meletakkan diri bukan berarti 
lemah, kalah, ataupun hina. Selama bukan iman yang kita letakkan.
   
  Posisi meletakkan benar-benar terasa sakit. Tapi orang-orang hebatlah yang 
sanggup menahan rasa sakit ini. Berdzikir bisa banyak mengobati.
   
  Raditya Eka Permana
  Smt 34 / b34 / A5 / 12199015
   

       
---------------------------------
Ready for the edge of your seat? Check out tonight's top picks on Yahoo! TV. 

Kirim email ke