---------- Forwarded message ---------- From: emral setya <[EMAIL PROTECTED]> Date: Dec 3, 2007 3:30 PM Subject: [Agricultural Engineering 37] Semangat Kompetisi To: [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED]
Ada sebuah kisah nelayan Jepang yang saya sukai. Berikut kisahnya. Orang-orang Jepang terkenal menyukai ikan segar. Namun selama beberapa dekade terakhir, sudah semakin sulit mendapatkan ikan segar nan besar di perairan-perariran terdekat. Akibatnya, nelayan Jepang mulai membangun kapal besar sehingga bisa menuju ke laut lepas yang lebih jauh. Namun, kenyataannya meskipun bisa menangkap lebih banyak ikan, perjalanan kembali ke daratan Jepang akhirnya memakan waktu yang lebih panjang. Saat tiba, ikanpun menjadi tidak segar lagi. Akhirnya, para nelayan Jepangpun menemukan cara lain yakni dengan membuat ruang pembeku ikan. Ikan-ikan yang tertangkap di laut, segera dimasukkan ke dalam ruangan pembeku ini. Namun, celakanya ternyata masyarakat Jepang bisa membedakan mana ikan segar dan mana ikan beku. Ikan beku pun tidak disukai di pasaran. Maka, nelayan Jepangpun mulai mencari cara lain yakni membuat sebah tangki air laut besar dimana ikan-ikan bisa tetap dalam keadaan hidup setelah ditangkap. Namun, tangki besar inipun tidak memecahkan masalah sebab ikan-ikan yang ditangkap, setelah berminggu-minggu menjadi jarang bergerak, malas dan kurus. Ketika ikan ini dijadikan santapan, oang-orang Jepangpun tidak menyukai rasanya. Akhirnya bagaimana akal terakhir para nelayan Jepang untuk mengatasi masalah ini? Akhirnya, dengan cerdik nelayan-nelayan Jepang mulai memasukkan beberapa IKAN HIU hidup ukuran kecil dalam tangki tersebut. Ikan-ikan hiu kecil yang lapar akan mengejar ikan-ikan tangkapan tersebut dan memakan beberapa ekor diantaranya. Namun jumlah ikan tangkapan masih akan tetap banyak jumlahnya dan yang jelas, rasanya masih tetap enak. Mengapa? karena mereka terus-menerus bergerak oleh adanya ancaman dimakan oleh ikan hiu tersebut. Sebuah cara yang sangat cerdik bukan? Memakna Kompetisi Saya paling menyukai kisah nelayan Jepang ini. Entah kisahnya benar atau hanya sebuah cerita rekayasa belaka, yang jelas pesan dari kisah ini sangat jelas: ketika kita kehilangan semangat berkompetisi, kita kehilangan bagian paling "excited" dalam hidup kita dan perlahan-lahan kita sedang menuju pada gerbang kematian. ------------------------------ Be a better sports nut! Let your teams follow you with Yahoo Mobile. Try it now.<http://us.rd.yahoo.com/evt=51731/*http://mobile.yahoo.com/sports;_ylt=At9_qDKvtAbMuh1G1SQtBI7ntAcJ%0A>
