Have a nice life 12
Film kebohongan forecast relativitas perhitungan medium
dan Takdir
Belakangan terakhir ini cuaca sangat buruk (bagi yang menilainya buruk).
Sehingga laut yang tak pernah tenang membuat kapal ekspedisi kami tidak bekerja
sejak awal Desember tahun lalu. Kami semua libur, termasuk saya. Lalu yang saya
lakukan adalah nontonin semua film Alpacino dan Jennifer Aniston. Menurut saya,
seharusnya yang paling cocok jadi mary jane itu Jenn. Tapi Kirsten Dunst juga
oke, kok.
Karena terlalu banyak menonton film, saya jadi error dan bias terhadap bobot
relativitas benar dan salah serta baik dan buruk. Memang seperti itu. Hidup
adalah sandiwara. Tapi harusnya gak gitu2 amat. Lalu saya jadi ingat sejarah
nasional, sejarah dunia, sejarah ilmu pengetahuan, Pak Harto, Pak Karno, JFK,
Hitler, dan Rasulullah. Siapa yang baik ? siapa yang buruk? Apakah yang buruk
selamanya buruk? Atau sebaliknya?
Bahkan rasul juga berbuat kesalahan ...
Oke ini pandangan saya :
Kehidupan ini adalah sebuah roll film yang sudah terisi dengan gambar. Apa
yang kita alami sekarang adalah : film yang sedang diputar. Manusia2 besar yang
berpengaruh ini adalah simpul film. Mereka mewarnai roll film dengan idealisme
mereka dan pengikutnya.
Karena film berputar, maka hidup adalah siklik. Nah inilah yang menarik,
mengapa ada istilah hari baik atau buruk, mengapa ada rasi bintang, mengapa ada
peramal. Karena hidup ini siklik. Jadi apa yang terjadi akan berulang. Meski
kita tidak sempat mengalami perulangannya. Semua bergantung kepada Allah Tuhan
semesta. Allah juga yang menciptakan sebab-akibat. Jadi kalau peramal mencoba
menghitung-hitung untuk membaca garis film anda sebaiknya (menurut hemat saya)
jangan langsung mementahkan pandangannya. Peramal hanya mencoba menghitung
kembali faktor siklik kehidupan ini yang bersinggungan dengan anda. Mohon
jangan samakan ini dengan penyakit syirik. Lagipula peramal juga tidak suka
dipanggil peramal. Mereka hanya mencoba untuk bersikap bijaksana terhadap masa
depan dengan menelaah masa lalu.
Karena jika anda sinis terhadap mereka artinya anda juga tidak cocok dengan
psikolog yang suka menerka kepribadian anda.
Kadang kita sangat tidak percaya. Namun orang tua adalah orang yang
bijaksana. Perhitungan mereka mostly sangat tepat. Sebaiknya dan memang
seharusnya kita nurut dengan orang tua no matter what well experience not
match with our view. Itulah sebabnya muncul kalimat hidup itu berputar, yang
diatas pindah ke bawah begitu sebaliknya. Hidup itu gantian. Memang seperti
itu. Siklik. Dan bisa dihitung oleh yang jago hitung. Jadi jangan khawatir,
indonesia akan baik2 saja. Meski namanya ga harus indonesia lagi.
Lalu bagaimana dengan reinkarnasi? Apakah itu hal siklik? ... saya tidak bisa
jawab.
Kemudian kebohongan. Kebohongan adalah propaganda. Dalam roll film primer,
kebohongan artinya : ada sepenggal film lain, yang sama sekali berbeda, yang
ditempel pada roll film primernya. Biasanya kebohongan besar seperti ini
dilakukan oleh pemimpin terhadap bangsanya, manajer terhadap perusahaannya,
atau ibu terhadap anaknya dengan alasan2 tertentu untuk mempertahankan
stabilitas situasi. Baik atau buruk? Kembali ke relativitas itu sendiri. Di
dalam film semuanya menjadi sangat relatif.
Dalam film The Godfather, menurut anda, Michael Corleone itu antagonis atau
pro? ...
Sepertinya pertanyaannya yang salah. Karena semua karakter menjadi kabur
ketika semua menjadi saling membalas. Lalu muncul pertanyaan seperti ini ...
Apakah salah jika seorang pemimpin menghabisi sekelompok kaum yang
dikhawatirkan akan menghabisi lebih banyak lagi manusia tak berdosa?
Apakah benar tetap memberikan kesempatan hidup manusia yang pernah melakukan
tindakan biadab (pembunuhan) yang pasti masih berpotensi membunuh lagi?
Atau
Apakah salah jika seorang pemimpin menghabiskan energi dan biaya untuk
mengawasi sekelompok kaum yang dikhawatirkan akan menghabisi lebih banyak lagi
manusia tak berdosa daripada menghabisi kelompok tersebut?
Apakah benar menghukum mati manusia yang pernah melakukan tindakan biadab
(pembunuhan) yang belum tentu membunuh lagi tapi malah akan menjadi manusia
bermanfaat?
Lupakan hal berat itu ...
Karena ada hal lain lagi. Ada seseorang yang mencoba membuat film untuk diri
mereka sendiri. Dan dia menjadi aktor utamanya. Hal yang wajar. Apalagi
sepasang kekasih.
Witing trisno jalaran soko kulino.
Cinta tumbuh karena terbiasa bersama.
Cinta tumbuh karena mereka (sepasang) berada dalam sebuah medium yang
memungkinkan mereka secara sinambung melakukan komunikasi. Saat medium pudar
cinta akan luntur. Oleh karena itu sepasang kekasih biasanya melakukan usaha2
untuk mempertahankan medium tersebut meski mereka dijauhkan jarak. Pake
operator seluler yang murah, mati2an mengorbankan waktu untuk saling
mengunjungi, dsb. Saat mempertahankan medium itulah, mereka mencoba berusaha
membuat film sendiri.
Itulah mengapa sebuah keluarga suami istri harus satu medium, tinggal bersama
di rumah. Itulah mengapa rasul mengajarkan solat jamaah, solat jumat, hari
raya. Medium diciptakan Tuhan untuk mempersatukan dan mempererat hubungan.
However ada beberapa pencilan : perselingkuhan terjadi karena lemahnya iman
ditambah dengan gesekan2 dari medium minor lain.
Jalani saja akting kita. Apa yang akan dan telah terjadi adalah baik untuk
kita. Kita hanya diwajibkan berusaha sebaik mungkin saja. Lagipula film akan
berhenti berputar dan show will be over.
Raditya Eka Permana
didit34 / B34 / 12199015
---------------------------------
Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now.