Mungkin artikel berikut bisa memberi sedikit gambaran ttg sufi/tasawwuf, meskipun saya juga bukan pengikut aliran tsb..
SEDIKIT MENGENAI TASAWWUF Tasawwuf ini mengundang Pro & Kontra di kalangan ummat Islam, sedikit banyak dapat dijelaskan sebagai berikut dan ini versi yang Pro ya. Tasawuf adalah segi batin dari agama. Segi lahirnya biasa disebut syari'ah, yang terutama berisi hukum-hukum keagamaan formal, mengenai apa yang seorang beragama harus lakukan, dan apa yang dilarang. Tasawuf di samping memberi segi batin dari aspek formal keagamaan itu, juga memberi visi mengenai arti hidup beragama. Ibn al-Arabi seorang filusof mistik paling terkemuka, membagi empat tingkat praktek dalam memahami tasawuf, disebut juga maqom /stasion yaitu: (1) Syari'ah (segi esoterik hukum-hukum agama), (2). Thariqah (sebagai jalan mistik), (3). Haqiqah (mengenai kebenaran), dan (4). Ma'rifah (gnosis, pengalaman kesatuan dengan Yang Ilahi). Untuk mencapai maqom2 yang lebih tinggi tentunya harus bener dulu kelakuan-nya di maqom asalnya. Syari'ah nya gak bener ya gak bisa ikut thariqah dst. 1. Keempat tingkat itu dirumuskan: pada tingkat hukum (syari'ah) ada kesadaran "milikmu dan milikku", di mana hukum-hukum agama akan mengatur hak dan kewajiban antar pribadi, seperti penataan hubungan di antara orang-orang. 2. Dalam tingkat jalan Sufi (thariqah), rumusannya menjadi "milikku adalah milikmu, milikmu adalah milikku", karena itu para Sufi diajarkan mengenal sesama Sufi sebagai saudara, untuk membuka diri masing-masing, membuka hati, termasuk derma / shodaqoh untuk sesama. Hanya sufi yang bisa mengenali seorang sufi, begitu katanya. Jadi kalau ada orang butuh sesuatu dan minta sama pejalan Thariqah seharusnya di kasi, kalau gak dikasi tentu ada alasan yang mendasar & sabar aja. 3. Pada tingkat kebenaran (haqiqah), ada pengalaman baru tidak "tidak ada milikku, dan tidak ada milikmu". Pada tingkat ini ada minimalisasi atas egosentrisme, dan mereka "dariluar" masuk ke dalam mencari pengalaman batiniah yang paling asli (fitrah, primordial). 4. Dan, yang keempat adalah pada tingkat gnosis (ma'rifah) di mana yang ada ada "tak saya, dan tak ada Anda", yang ada hanya Allah. Seorang Sufi akan merealisasi pengalaman bahwa yang ada seluruhnya adalah Allah, dan tidak ada satu pun yang terpisah dari Allah: Sebuah pengalaman mistik yang sekarang sering disebut "pantheisme," yang populer dalam tasawuf dengan wahdat al-wujud (kesatuan keberadaan atau coro Jowone "Manunggaling Kawulo lan Gusti"). Keempat tingkat ini adalah perjalanan, dan menjadi tujuan Sufisme, di mana pengalaman sebelumnya mendasari pengalaman selanjutnya. Maka tidak heran dalam keberagamaan tasawuf ini, pengertian yang mendalam mengenai "jalan hati" (the path of heart)-yang tidak lain adalah "jalan kepada cinta, the path to love-mendapat perhatian, sehingga segi psikologi-spiritual menjadi begitu penting dalam jalan ini, khususnya dalam mencapai tingkat kedirian (nafs) yang dari sini kita bisa sampai pada pengalaman kesatuan dengan yang Ilahi itu (yang disebut ihsan, yaitu "seolah-olah kita melihat Tuhan, kalaupun tidak, kita tahu bahwa Tuhan melihat kita"). Tujuan jalan hati dan cinta adalah untuk mencapai "gunung dari cahaya gnosis (ma'rifat) dalam hati yang terdalam". Cahaya gnosis itu ada dalam hati manusia, yang hanya bisa didapat lewat perjalanan hati dan cinta. Lewat jalan hati dan cinta ini manusia pun menemukan kembali Dirinya yang Sejati. Kerinduan pada Diri yang Sejati ini (jiwa yang penuh ketenangan, al-nafs al-muthmainnah) menjadi cita-cita kaum Sufi. salam, Rohad.F ----- Original Message ----- From: Luthfi Hakim To: [email protected] Sent: Wednesday, August 13, 2008 8:24 AM Subject: Re: [cahdemak] Fwd: Festival Para Sufi ( Heavenly Party ), Masjid Pondok Indah 13 Agustus 2008, 19.00 Wah....saya setuju dengan mas ifud dech...ga perlu datang kayanya ya....hehehe....ayo dukung mas ifud untuk tidak datang...... Luthfi ----- Original Message ---- From: cinta saja <[EMAIL PROTECTED]> To: [email protected] Sent: Wednesday, August 13, 2008 7:47:12 AM Subject: Re: [cahdemak] Fwd: Festival Para Sufi ( Heavenly Party ), Masjid Pondok Indah 13 Agustus 2008, 19.00 Hehehe ... boleh2 ... Manusia itu kan bertindak dan bersikap sebagaimana pemahaman pribadinya, dan tentu ada konsekuensi masing2.. "bagaimana engkau bisa merasakan nikmatnya hidangan di sebuah pesta, sementara kau hanya berdiri menatap dari kejauhan saja ..." Al'afwu minkum. Baarokallahu lanaa walakum. Salam sayang, Hidayat On 8/12/08, abu Adzka <[EMAIL PROTECTED] com> wrote: lha saya malah tahunya sepeti kata guru agama saya ; SUFI= SUka Film India keeekek tapi yg diundag si dewa ; yg nginjek injek lafal Alah pakai kakinya ... trus yg ane lihat juga tari rumi. tuh orang muter muter kagak berhenti, btw rasul kayak gitu juga kagak yee.... atau memang bener suka film india ya buat temen temenini ajakan pribadi : jgn pergi kesana , buang buang waktu..kecuali kalo kesana buat mbubarin tuh acara ... ya ini saran pribadi aja ..kan bole to ..ada yng ngajak ateng ada yg ngajak gak dateng --- On Tue, 8/12/08, cinta saja <[EMAIL PROTECTED] com> wrote: From: cinta saja <[EMAIL PROTECTED] com> Subject: Re: [cahdemak] Fwd: Festival Para Sufi ( Heavenly Party ), Masjid Pondok Indah 13 Agustus 2008, 19.00 To: [EMAIL PROTECTED] s.com Date: Tuesday, August 12, 2008, 1:16 AM ada yang tahu? lha saya tahunya hanya suka film, suka tifi ... :) On 8/12/08, abu Adzka <[EMAIL PROTECTED] com> wrote: bisa dijelaskan apa itu sufi? --- On Mon, 8/11/08, cinta saja <[EMAIL PROTECTED] com> wrote: From: cinta saja <[EMAIL PROTECTED] com> Subject: [cahdemak] Fwd: Festival Para Sufi ( Heavenly Party ), Masjid Pondok Indah 13 Agustus 2008, 19.00 To: [EMAIL PROTECTED] com, [EMAIL PROTECTED] s.com, [EMAIL PROTECTED] com, [EMAIL PROTECTED] ps.com, [EMAIL PROTECTED] com Date: Monday, August 11, 2008, 12:36 AM Salam, FYI. Hidayat ---------- Forwarded message ---------- Date: Aug 9, 2008 5:48 AM Subject: Festival Para Sufi ( Heavenly Party ), Masjid Pondok Indah 13 Agustus 2008, 19.00 Festival Para Sufi ( Heavenly Party ), Masjid Pondok Indah, Jakarta Selatan Rabu 13 Agustus 2008, Jam 19.00 - selesai Undangan, Terbuka Untuk Umum, Hadiri Festival Para Sufi, menghadirkan Mawlana Syaikh Hisham Kabbani ar-Rabbani qs, President Islamic Supreme Council of America. Acara : 1. The Naqshbandi Haqqani Rabbani Whirling Dervishes of Indonesia ( Tarian Rumi ) 2. Salawat Songs, Mawlid Nabi saw, oleh Group Mawlid Haqqani dan Rabbani Sufi Institut 3. Artis Republik Cinta : Dewa 19, Mulan Jameela, Dewi-dewi, The Rock, Andra & The Back Bone, The Rock menyanyikan Spiritual Love Songs 4. Ceramah Mawlana Syaikh Hisham Kabbani ar-Rabbani qs 5. Dzikir dan Hadrah dipimpin oleh Syaikh Hisham Kabbani 6. Hadrah Sufi Dzikir Dance & Mawlid Nabi saw Penting : Parkir Kendaraan Pribadi Seluruh Area Parkir di Masjid Pondok Indah akan dipakai sebagai panggung dan Jamaah Dzikir, sehingga seluruh kendaraan pengunjung, diharapkan parkir di Gedung-gedung terdekat dengan Masjid Sunda Kelapa : Wisma Pondok Indah, I dan II, area Parkir Toys r us. Perhatikan Rute-rute untuk masuk ke Gedung Parkir tersebut, bagi yang memakai kendaraan pribadi, baik motor maupun mobil. The Teaching of Sufi Master, Jakarta - Yogyakarta 8-14 Agustus 2008 Mawlana Shaykh Muhammad Hisham Kabbani qs adalah seorang Syaikh Sufi paling berpengaruh didunia dalam dekade ini. Beliau memiliki jutaan murid tersebar dilima benua, dengan pusat di Amerika dan Eropa. Saat ini beliau menjabat sebagai President Islamic Supreme Council of America, Chairman As Sunnah Foundation of America, Advisor Human Rights Council USA, Advisor Unity One ( Perdamaian Antar Gank di Amerika ). Banyak Presiden, Raja-raja dan Pemimpin Dunia yang menjadi murid beliau, diantaranya Prince Charles, Sultan Brunei, Yang Dipertuan Agong Malaysia, Raja Ashman, Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudoyono, Presiden Maskadov, dan Mantan Presiden Abdurahman Wahid. Beliau dikenal sebagai Guru dari Para Wali dan Para Ulama diseluruh dunia serta khalifah Syaikh Nazim sebagai Mursyid Tariqah Naqshbandi, Mevlevi Rumi, Qodiri, Chisty, Rifai dan Syadzili. Selain dikenal sebagai Syaikh Sufi beliau juga adalah Master Kimia dari American University of Beirut, Dokter Specialis (MD) dari University of Louvain, Belgia, Master Syari'ah dari Al-Azhar. Beliau berbicara dalam 7 Bahasa : Inggris, Perancis, Arab, Urdu, Turky, Belanda dan Jerman dan berceramah diberbagai Universitas terkenal seperti Havard, Stanford, Oxford, Montreal dll. Dalam bidang Tasawuf, Tafsir Qur'an, dan Ilmu Ma'rifat beliau dibimbing oleh Shaykh Nazim Adil Haqqani qs sejak berusia limabelas tahun. Latihan spiritual yang sulit selama lebih dari 40 tahun telah memberinya Kwalitas Kebijaksanaan, Cahaya Spiritual, dan Perasaan yang Mulia dan Tulus, yang penting bagi seorang Master Sejati di Jalan ini. Tugasnya merupakan kontribusi unik bagi Ikhtiar Kemanusiaan dimana jutaan orang di Amerika, Eropa, Para Pendeta, Rabbi Yahudi menjadi mualaf dan menjadi warisan terhebatnya bagi dunia Barat ACARA MAWLANA SYAIKH HISHAM KABBANI QS DI JAKARTA & YOGYAKARTA, 8-14 AGUSTUS 2008 Jumat, 8 Agustus 2008, Jam 12.00 Salat Jumat di Masjid Al-Mughni Gatot Subroto (dekat Menara Global) Sabtu 9 Agusutus 2008, Jam 18.30 Dzikir & Ceramah di Masjid Baitul Ihsan, Bank Indonesia Jl. Thamrin, Jakarta Pusat Terbuka untuk umum Minggu, 10 Agustus 2008, Jam 12.00 Ceramah, Dzikir di Jl. Vila Terusan 16, Cinere Masuk dari Villa Cinere Mas Senin, 11 Agustus 2008, Jam 13.30 Berangkat ke Jogja, Malam 19.00 Dzikir Terbuka Untuk Umum Selasa, 12 Agustus 2008, Jam 13.20 kembali ke Jakarta, tidak ada acara malam Rabu, 13 Agustus 2008, Festival Sufi, The Heavenly Party , Spiritual Songs Jam 19.00, Dzikir, Ceramah, Hadrah & Whirling Dervishes Rumi, Di Pelataran Parkir Masjid Pondok Indah Bersama Artis 2 Republik Cinta : Ahmad Dhani, Dewa, Mulan Jameela, Dewi-Dewi, The Rock, Andra & The Back Bone. Terbuka Untuk Umum, Muslim dan Non Muslim. Kamis, 14 Agustus 2008 Berangkat ke Kuala Lumpur, Malaysia .
