---------- Forwarded message ----------
From: tri permadi <[EMAIL PROTECTED]>
Date: 2008/9/22
Subject: Fw: Indahnya Malam Pertama
To: nana riana <[EMAIL PROTECTED]>, Setyo Pambudi <[EMAIL PROTECTED]>,
yudi setiawan <[EMAIL PROTECTED]>, sjarif poernama <
[EMAIL PROTECTED]>, Yuli Biologi <[EMAIL PROTECTED]>, gamal
hamiresa <[EMAIL PROTECTED]>, Atik Sunaryati <[EMAIL PROTECTED]>,
mira landscape <[EMAIL PROTECTED]>, Mursalin PPLH <
[EMAIL PROTECTED]>




Tri Permadi
Pusat Penelitian Lingkungan Hidup (PPLH-IPB)
Laboratorium Spasial Analisis Lingkungan

----- Forwarded Message ----
From: indri luitasari <[EMAIL PROTECTED]>
To: Adie <[EMAIL PROTECTED]>; Ant <[EMAIL PROTECTED]>;
AriBoers <[EMAIL PROTECTED]>; Arie <[EMAIL PROTECTED]>; DeFe <
[EMAIL PROTECTED]>; Dewi <[EMAIL PROTECTED]>; Diah Risqiana <
[EMAIL PROTECTED]>; Tri Permadi <[EMAIL PROTECTED]>; Rabab <
[EMAIL PROTECTED]>; Dicky Revautama <[EMAIL PROTECTED]>; Rose
Yuniarsari <[EMAIL PROTECTED]>; TiNvl 'Obet' <[EMAIL PROTECTED]>;
Tyas <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Friday, September 19, 2008 10:57:25 AM
Subject: Fw: Indahnya Malam Pertama



--- On *Thu, 18/9/08, susilo wati <[EMAIL PROTECTED]>* wrote:

From: susilo wati <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: Indahnya Malam Pertama
To: "aan adriyana" <[EMAIL PROTECTED]>, [EMAIL PROTECTED],
"aprida manise" <[EMAIL PROTECTED]>, "hapigo hapigo" <[EMAIL PROTECTED]>,
"Noi Noi" <[EMAIL PROTECTED]>, "wanda" <[EMAIL PROTECTED]>,
"Indri" <[EMAIL PROTECTED]>, "marina" <[EMAIL PROTECTED]>, "ami1" <
[EMAIL PROTECTED]>, "AMGD" <[EMAIL PROTECTED]>, "Ami S" <
[EMAIL PROTECTED]>, "bam2ng" <[EMAIL PROTECTED]>, "rusdy" <
[EMAIL PROTECTED]>, "ririn_mailbox" <[EMAIL PROTECTED]>, "dado utama"
<[EMAIL PROTECTED]>, "ranti" <[EMAIL PROTECTED]>, "Resy hardiyanti"
<[EMAIL PROTECTED]>, "reni" <[EMAIL PROTECTED]>,
[EMAIL PROTECTED], "bowo" <[EMAIL PROTECTED]>, "Welly" <
[EMAIL PROTECTED]>, [EMAIL PROTECTED], "kurniawan indotender
Hartanto.,ST" <[EMAIL PROTECTED]>, "Shana" <[EMAIL PROTECTED]>,
"ratna dewi" <[EMAIL PROTECTED]>, [EMAIL PROTECTED], "suryati" <
[EMAIL PROTECTED]>, "Zulfina" <[EMAIL PROTECTED]>, "Mas Ian" <
[EMAIL PROTECTED]>
Date: Thursday, 18 September, 2008, 10:57 AM

 Indahnya  malam pertama kita

   Satu  hal sebagai bahan renungan Kita...
   Tuk merenungkan indahnya malam  pertama
   Tapi bukan malam penuh kenikmatan duniawi semata

   Bukan malam  pertama masuk ke peraduan Adam Dan Hawa

   Justru malam pertama  perkawinan kita dengan Sang Maut
   Sebuah malam yang meninggalkan isak  tangis sanak saudara
   Hari itu...mempelai sangat  dimanjakan
   Mandipun...harus dimandikan

   Seluruh badan Kita  terbuka....
   Tak Ada sehelai benangpun menutupinya. .
   Tak Ada  sedikitpun rasa malu...
   Seluruh badan digosok Dan  dibersihkan
   Kotoran dari lubang hidung dan anus dikeluarkan
   Bahkan  lubang -
 lubang itupun ditutupi kapas putih...
   Itulah sosok  Kita....
   Itulah jasad Kita waktu itu

   Setelah dimandikan.. .  .,
   Kitapun kan dipakaikan gaun cantik berwarna putih
   Kain itu  ....jarang orang memakainya..

 Karena bermerk  sangat terkenal bernama Kafan
   Wewangian ditaburkan ke baju  Kita...
   Bagian kepala..,badan. .., Dan kaki diikatkan
   Tataplah....  tataplah. ..itulah wajah Kita
   Keranda pelaminan... langsung  disiapkan
   Pengantin bersanding sendirian...


   Mempelai di arak  keliling kampung bertandukan tetangga
   Menuju istana keabadian sebagai simbol asal usul
   Kita diiringi langkah gontai seluruh keluarga
   Serta  rasa haru para handai taulan
   Gamelan syahdu bersyairkan adzan dan  kalimah Dzikir
   Akad nikahnya
 bacaan talkin...
   Berwalikan liang  lahat..
   Saksi - saksinya nisan-nisan. .yang tlah tiba duluan
   Siraman  air mawar...pengantar akhir kerinduan

   Dan
 akhirnya.... . Tiba masa  pengantin..
   Menunggu Dan ditinggal sendirian...
   Tuk  mempertanggungjawab kan seluruh langkah kehidupan
   Malam pertama bersama KEKASIH..
   Ditemani rayap - rayap Dan cacing tanah
   Di kamar  bertilamkan tanah...
   Dan ketika 7  langkah tlah pergi....
   Kitapun kan ditanyai oleh sang
  Malaikat...
   Kita tak tahu apakah akan memperoleh Nikmat Kubur...
   Ataukah Kita kan memperoleh Siksa Kubur.....
   Kita tak  tahu...Dan tak seorangpun yang tahu....
   Tapi anehnya Kita tak pernah galau ketakutan... ..
   Padahal nikmat atau siksa yang kan kita  terima
   Kita sungkan sekali meneteskan air mata...
   Seolah barang  berharga yang sangat mahal...

   Dan Dia Kekasih itu.. Menetapkanmu ke  syurga..
   Atau melemparkan dirimu ke neraka..
   Tentunya Kita berharap  menjadi ahli syurga...
   Tapi....tapi .....sudah pantaskah sikap kita selama
 ini...
   Untuk disebut sebagai ahli syurga


   Baca jika anda  ada masa /waktu untuk ALLAH.
   Bacalah hingga habis.
   Saya hampir  membuang email ini namun saya telah diberi anugerah untuk
   membaca terus  hingga ke akhir.

   ALLAH, bila saya membaca e-mail ini, saya pikir saya tidak ada waktu
   untuk ini....
   Lebih lebih lagi diwaktu kerja. Kemudian saya tersadar bahwa pemikiran
   semacam inilah yang  ....
   Sebenarnya, menimbulkan pelbagai masalah di dunia  ini.



   Kita coba menyimpan ALLAH didalam MASJID pada hari Jum'at......
   Mungkin malam JUM'AT?
   Dan sewaktu solat MAGRIB  SAJA?
   Kita suka ALLAH pada masa kita sakit....
   Dan sudah pasti waktu  ada kematian...

   Walau bagaimanapun kita tidak ada waktu atau ruang untuk ALLAH waktu
   bekerja atau bermain?
   Karena...
   Kita merasakan diwaktu itu kita mampu dan sewajarnya mengurus sendiri
   tanpa bergantung padaNYA.



   Semoga ALLAH mengampuni aku karena  menyangka...  ...
   Bahwa nun di sana masih ada tempat dan waktu dimana ALLAH bukan lah
   yang paling utama alam hidup ku (nauzubillah)

   Kita sepatutnya  senantiasa mengenang akan segala yang telah DIA
   berikan kepada  kita.
   DIA telah memberikan segala-galanya kepada kita sebelum kita meminta.

   ALLAH
   Dia adalah sumber kewujudanku dan Penyelamatku
   IA lah yang mengerakkan ku setiap detik dan hari.
   TanpaNYA

 aku adalah AMPAS yang tak berguna.

   Susah vs.  Senang
   Kenapa susah sekali menyampaikan kebenaran?

   Kenapa  mengantuk dalam  MASJID tetapi ketika selesai ceramah kita
   segar kembali?
   Kenapa mudah sekali membuang e-mail agama tetapi kita bangga mem
"forward"
   kan email yang tak senonoh?
   Hadiah yang paling  istimewa yang pernah kita terima.

   Solat adalah yang terbaik.... Tidak  perlu bayaran , tetapi ganjaran
   lumayan.

   Notes: Tidak kah lucu betapa mudahnya bagi manusia TIDAK Beriman PADA
   ALLAH
   setelah itu  heran kenapakah dunia ini menjadi neraka bagi mereka.

   Tidakkah lucu  bila seseorang berkata "AKU BERIMAN PADA ALLAH" TETAPI
   SENTIASA  MENGIKUT SYAITAN. (who, by the way, also "believes" in
ALLAH).

   Tidakkah lucu  bagaimana anda mampu mengirim ribuan email lawak yang
   akhirnya tersebar bagai api yang tidak terkendali., tetapi bila anda
   mengirim email mengenai
 ISLAM, sering orang berpikir 10  kali untuk
   berkongsi?


   Tidakkah mengherankan bagaimana bila anda mulai mengirim pesan ini
   anda tidak akan mengirim kepada semua rekan anda karena memikirkan apa
   tanggapan mereka terhadap anda atau anda tak pasti apakah mereka suka
   atau tidak?.

   Tidakkah  mengherankan bagaimana anda merasa risau akan tanggapan
   orang kepada saya lebih dari tanggapan ALLAH terhadap  anda.

   Aku berDOA , untuk semua yang mengirim pesan ini kepada semua  rekan
   mereka di rahmati ALLAH.




AMIN  . . .



------------------------------
 Get your new Email address!
<http://sg.rd.yahoo.com/sg/mail/domainchoice/mail/signature/*http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/sg/>
Grab the Email name you've always wanted before someone else does!

Kirim email ke