sebenarnya buanyak kok... tapi ini baru ide doang. moga aja ntar kalo pulang 
kampung bisa mengaplikasikannya. tapi kalo mau coba sih monggo:

di manggen itu sudah ada pengolahan eceng gondongk. saya lihat di daerah lain 
sungainya banyak eceng gondok, kenapa nggak coba bisnis pengelolaan eceng 
gondok? ilmunya bisa belajar dari industri yang sudah ada di mranggen. untuk 
pasar disperindah bisa bantu.

pembuatan kompos dan biogas. melimpahnya kotoran ternak, dan jerami yang hanya 
dibakar bukankah itu peluang. terlebih petani demak sering dipusingkan dengan 
kelangkaan pupuk kimia.

industri olahan pangan. saya baca dari kompas kalo pemasok kacang hijau untuk 
kue pia jogja sebagian besar berasal dari demak. gimana kalo orang demak 
sendiri yang mengembangkan? untuk pasarnya saya rasa demak potensial sekali 
mengingat penziarah yang selalu berdatangan.

o iya menulis peziarah yang selalu berdatangan dari segenap penjuru nusantara 
jadi ingat makanan khas demak? emange dah ada belum sih? kalo belum ada kan 
bisa dikembangkan. selama ini sih kalo lewat di pusat jajan demak yang ada cuma 
belimbing jambu (itu kan musiman) selain itu cuma ada "intip" bukan mengintip 
lho ya... intip itu makan yang terbuat dari beras yang dimasak hingga hampir 
gosong, terus di keringkan dan digoreng.

Bisnis bengkel juga tetap propektif, perkebangan kepemilikan motor dikampung 
saya luar biasa. 

warung makan jelas itu bisnis yang tidak akan mati, meskipun sudah berjamuran 
di sepanjang jalan di demak. toh saya yakin tetap ada sopir2 yang mau mampir, 
kalo bikin warung akan cocoknya targetnya para sopir antar propinsi, sediakan 
parkir yang luas, tapi jangan sediakan yang plus-plus yach.. ntar bikin malu 
aja kotawali.

kerajinan kulit kerang mungkin bisa diandalkan, mengingat "di wedung kulit 
kerang dibuang begitu saja" pasarnya juga ada kok? coba aja di jual ke jepara 
di pantai kartini. 

denger2 bandara ahmad yani mau dipindah ke sayung... inikan peluang.. tapi 
tanyakan dulu ama pak zani, soalnya saya dengar di suara merdeka. bupati sudah 
siap menerima pemindahan bandara. tinggal nunggu peresetujuan pihak yang 
berwenang.

mm.. peluang apa lagi yach...

kalo saya pernah berfikir, kenapa nggak mencontoh kudus, dulu kudus sama 
seperti demak, mengandalkan pertanian, tapi pemdanya memberi pelatihan ke 
warganya untuk belajar kerajinan ke bandung. setelah beberapa tahun abra 
kadabra kudus dah bisa jadi industri kecil menengah.



==================================





--- Pada Rab, 24/12/08, abu Adzka <[email protected]> menulis:
Dari: abu Adzka <[email protected]>
Topik: Re: [cahdemak] [OOT] Cari Mitra Bisnis di Demak
Kepada: [email protected]
Tanggal: Rabu, 24 Desember, 2008, 10:38 AM










    
            wah hebat hebat neh....
coba bisnis apa saja yg potensial di demak ?
- 
-
-
-
 


--- On Tue, 12/23/08, muh oky <hidupindah03@ yahoo.com> wrote:

From: muh oky <hidupindah03@ yahoo.com>
Subject: Re: [cahdemak] [OOT] Cari Mitra Bisnis di Demak
To: cahde...@yahoogroup s.com
Date: Tuesday, December 23, 2008, 6:35 AM








gampang kok mbak Riana yg baek,TIPSnya: Mulai saja.. he he..
bisa dibaca di blog saya di:
http://mzaky. blogspot. com/2008/ 11/3-level- kesuksesan. html
kita mau masuk yg level mana?

"Bisnis itu Mudah, Menyenangkan Menghasilkan"
Zaky


--- On Tue, 12/23/08, Nur Riana <neine...@gmail. com> wrote:


From: Nur Riana <neine...@gmail. com>
Subject: Re: [cahdemak] [OOT] Cari Mitra Bisnis di Demak
To: cahde...@yahoogroup s.com
Date: Tuesday, December 23, 2008, 1:07 AM




Wah semuanya hebat-hebat. Mas Zaenal disamping sebagai orang gajian juga punya 
bisnis yang mantap.
Kapan ya bisa seperti kalian???
Oky kasih tips dong...

Salam,
Nana






      
      

    
    
        
         
        
        








        


        
        


      Bersenang-senang di Yahoo! Messenger dengan semua teman. Tambahkan mereka 
dari email atau jaringan sosial Anda sekarang! 
http://id.messenger.yahoo.com/invite/

Kirim email ke