Source : http://www.wawasandigital.com
==================================================================
==================================================================
Kamis, 29 Januari 2009
Ombak besar, nelayan paceklik
DEMAK - Ombak besar serta gelombang laut yang menggulung setinggi lima meter
lebih sebulan terakhir menjadikan nelayan Bonang dan Wedung Demak enggan
melaut. Akibatnya mereka paceklik, dan menggadaikan barang-barang berharganya
untuk sekadar bertahan hidup.
Ketua Paguyuban Nelayan Bonang Putra Manunggal, Khoiron Imron menuturkan, sejak
awal tahun ini gelombang laut rata-rata setiap harinya setinggi tiga hingga
lima meter. Maka daripada menyabung nyawa pada kondisi laut yang semakin tak
menentu dengan guyuran hujan badai, beberapa nelayan mencari ikan hanya
disekitaran muara sungai.
Sedangkan sebagian lagi memilih tetap tinggal di rumah, sambil memperbaiki jala
dan jaring mereka yang sobek oleh batukarang. "Musim gelombang dan ombak besar
sama artinya musim paceklik, karena tangkapan sepi dan tidak ada pemasukan dari
penjualan ikan. Sehingga kami terpaksa menjual atau menggadaikan barang-barang
berharga untuk menyambung hidup, " ungkapnya, Senin (26/1).
Perolehan hasil laut yang menurun berimbas pula pada jumlah pelelangan di PPP
Morodemak. Akibatnya sebagian besar harga ikan-ikan yang dilelangkan menjadi
sedikit mahal, karena terpengaruh jumlahnya yang terbatas.
Ikan belanak misalnya, jika semula hanya laku Rp 12.000, kemarin harganya naik
menjadi Rp 14.000 per kilonya. Ikan layur yang tadinya Rp 15.000 sekilo,
kemarin terjual Rp 1.000 lebih mahal. Udang ukuran besar yang semula dijual per
kilogramnya Rp 35.000, naik menjadi Rp 40.000. Begitu pula cumicumi ukuran
besar, bila semula Rp 24.000 kemarin sedikit naik menjadi Rp 27.000 setiap
kilogramnya. ssi/SR
Mencari semua teman di Yahoo! Messenger? Undang teman dari Hotmail, Gmail
ke Yahoo! Messenger dengan mudah sekarang! http://id.messenger.yahoo.com/invite/