Berdasarkan http://www.apjii.or.id/layanan/arsipidnic/Buona_Vista_198_Gagasan_30_September_1997.htm pada latar belakang :
................ Pada tanggal 11 Maret 1996 -- dalam suasana pasca halal-bi-lhalal -- beberapa PJI bertemu di lantai 4 PUSILKOM UI - Salemba 7). Hasil dari pertemuan ini -- yang dikenal dengan Supersemar-1996 -- diantaranya menjajaki pengembangan model pendaftaran domain baru pada umumnya, domain net.id pada khususnya. Pada pertemuan 16 Juli 1996, APJII (Asosiasi Pengelenggara Jasa Internet Indonesia) dan UI (Universitas Indonesia) bersepakat untuk menindak-lanjuti pertemuan 11 Maret di atas. Sejak, 27 Juli 1996, kegiatan operasional pendaftaran domain sepenuhnya dikelola bersama tim APJII / UI. Berhubung satu dan lain hal, usulan model pengelolaan domain tidak dapat terrealisasikan hingga batas waktu 17 Agustus 1997. Permasalahan menjadi lebih rumit dengan pernyataan pengunduran diri UI terhitung 1 Oktober 1997 8). Selama masa tidak menentu ini (Agustus - September 1997), tidak ada satu pernyataan resmi pun dari pihak APJII mengenai masalah DTT-ID. Hingga batas waktu 30 September 1997 pagi, kelanjutan pengelolaan DTT-ID masih tetap belum menjadi jelas. Krisis ini baru berakhir pada siangnya, dengan beredarnya email BBR yang menyatakan kesediaanya untuk berpartisipasi. Keadaan aman-tentram selama beberapa bulan berikutnya. Namun pada akhir 1997, secara misterius BBR meminta cerai dengan APJII. Bahkan, BBR memindahkan primary DNS ke UI Salemba. Berhubung tidak berencana menjadi PDTT-ID seumur hidup, komitmen RMS46 hanya terbatas hingga terpilih PDTT-ID baru secara musyawarah dan mufakat. Seiring dengan kejatuhan PDTT-ID tanggal 06-Februari-1998, ditetapkan batas akhir mutlak 06-Februari-2003. Walau pun demikian, Lengser Keprabon, Madhek PeeHDe, diharapkan terjadi jauh sebelum batas akhir tersebut. Semenjak 1996, RMS46 lebih aktif dalam mengembangkan masyarakat DICK (Data, Information, Communications, and Knowledge) Indonesia melalui lembaga suadaya masyarakat virtual VLSM-TJT. Selain "Kisah Guci", "Kisah Omar Khayyam" dan "Kisah Sun Tzu"; silakan juga mengikuti "The Declaration of INDEPENDENCE". ....................... Dari latar belakang dokumen tersebut pertanyaannya : 1. Kenapa rms46 tidak mendelegasikan saja dan sugest ke APJII atau ke UI ? 2. Kenapa APJII tidak dari dulu mengelola domain ? sekjennya waktu itu kemana aja ? 3. Kenapa BBR pada akhir 1997, secara misterius BBR meminta cerai dengan APJII. Bahkan, BBR memindahkan primary DNS ke UI Salemba ? -catur On 7/14/05, APJII <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > At 09:32 AM 7/14/2005, Risiyanto wrote: > > > > On 7/11/05, APJII <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > At 12:43 PM 7/11/2005, Irving Hutagalung wrote: > > > sebenarnya, apa sih yg dicari oleh apjii sehingga sampai ngotot bahwa > mereka juga perlu mengurusi domain? mungkin pak sekjen bisa bantu jawab? > APJII berdasarkan hasil MUNAS IV 2005, 3 Mei 2005, > menetapkan hal domain ini menjadi bagiannya, bahkan > sejak 1996 sudah diputuskan mengelola domain id, ntah > di tingkat penyediaan dukungan, penetapan kebijakan tarif, > konstribusi co-location, hardware, billing, interkoneksi IIX. > Jadi tidak ada istilah ngotot di Internet (non) Governance. > > > Maaf kalau saya berlogika, dengan model di atas: > > Saya membentuk sebuah organisasi, namanya ABCDEF, dan berdasarkan hasil > MUNAS X 2010, 11 Juli 2010, menetapkan hal domain .id ini menjadi bagian > dari organisasi ABCDEF. > > Nah, trus, saya boleh submit re-delegasi ke IANA supaya domain .id > dipindahkan ke organisasi saya? :-) > > Tidak semudah itu, IANA juga email archives APJII tahun 1996-1999. > > Jadi mereka sudah tahu, APJII itu organisasi apa dan bagaimana. > > > Salam Internet Bahagia, > > -teddy > > jadi menurut teddy, memang boleh dengan cara begitu, meskipun tidak mudah. > Menurut APJII-lah. Tidak ada yang "mudah" > untuk suatu perbaikan. Kelembagaan nya > yang sedang digodok saat ini. Nanti hasilnya > kan ada pengumuman resmi. > > > dan APJII itu organisasi apa dan bagaimana sih? > Wah, bisa tolong lihat http://www.apjii.or.id? > > Salam Internet Bahagia, > -teddy > > > > Salam > aris
