Saya selaku orang awam dan orang baru, merasa heran.
Koq mail-mail yang datang seputar masalah ini hampir kedengaran sinis semua. Lalu seakan-akan yang disalahkan adalah sang pejabat tsb. Kalo beliau mampu, "why not?", walau kalau mau jujur, rangkap jabatan memang banyak sisi negatif-nya.

Terus, yang nunjuk beliau siapa?
Kalo merasa sang Pejabat kurang kapable, yah... salahkan yang ngangkat dulu dong. Harus fair dalam berkomentar. Kalaupun sudah terlanjur, hasil kerjanya yang akan menilai kapable atau tidak. Jadi beri kesempatan. Kalo ternyata dirasa tidak mampu, yah minta diganti. Toh sekarang bukan zaman kediktatoran lagi.

Atau cuman saya yang masih terlalu buta dengan keadaan di sini?
Atau se-gelap itukah keadaan di sini?

salam damai,
Mrw

[semua komentar di-delete]

Kirim email ke