Jangan terlalu khawatir pak,
Ini jaman demokrasi, dan di Indonesia juga sudah berlaku, terbukti kemarin
waktu General Meeting ISOCID, dimana 187 anggota yang terdaftar, 41 nya
sebenarnya bouncing, jadi realnya hanya 146 orang. Dari jumlah itu, 21 orang
adalah TAP beserta staf dan eks staf nya yang disuruh menjadi anggota,
berarti tersisa 125 orang yang bisa dimintain suaranya. Ternyata 97 dari 125
mendukung demokrasi, itu berarti 77 persen loh pak.
Untuk ccTLD juga sama, kita mulai saja mensosialisasikan rencana pemilihan
demokratis untuk Domain Manager yang baru ke semua pemilik domain .id yang
aktif. Nah, nanti setelah para stakeholders yang jumlahnya ribuan itu tahu
dan paham bahwa ini menyangkut kelangsungan koneksi situs mereka, mereka
pasti angkat suara, dan saat itu kita akan lihat, apa yang bisa diperbuat
oleh TAP.

salam,

Irwan Effendi

----- Original Message -----
From: "Budi Rahardjo" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Thursday, August 04, 2005 8:15 AM
Subject: Re: [ccTLD-ID] usulan untuk "regenerasi" ccTLD


> Irwan:
> > Gimana dengan usulan saya ini pak ? Kalau rekan-rekan lain juga
sependapat,
> > diumumkan saja "DICARI!, calon pengelola domain .id".
>
> Regenerasi sebetulnya sudah menjadi agenda beberapa tukang IT (meminjam
> istilah Johar) Indonesia. Bukan sekedar regenerasi mengurusi domain saja,
> akan tetapi regenerasi secara keseluruhan. Misalnya, untuk jago routing,
> untuk jago dokumentasi, untuk jago ... dll. (Termasuk mungkin jago
> ngomong / selebritis dan jago membual? he he he)
> Akhir NiCE 2004 kemarin kami sempat "reuni" dan memikirkan hal itu.
> Regenerasi merupakan salah satu misi dari NiCE.
>
> Setahu saya pak Ibam waktu itu sudah mulai usul praktis ke arah
> pergantian dari contact admin. Sayangnya tidak mendapat tanggapan.
>
> Saya? Ah ... apatis saja. :(
> Soalnya selama unsur kepercayaan (trust) tidak ada, bagaimana mau ikut
> berkontribusi. Memangnya kalau nanti ada yang kepilih bakal dicalonkan
> oleh yayasan baru gitu? Belum tentu. Saya pesimis.
>
> Begitu komentar saya.
>
> -- budi
>
>
>
>

Kirim email ke