Boz Emil...

mungkin kalau pak sekjen menggunakan cara-cara pendekatan ke pengelola
ccTLD dengan baik, tidak memfitnah, tidak memutar-balikkan fakta,
tidak melakukan penyerobotan, tidak mengatasnamakan komunitas untuk
kepentingan pribadi (itu yang saya perhatikan ya. Dan mungkin juga
dirasakan oleh yang lain.. asumsi saya lo boz..)...saya sih yakin
tidak akan ada kecaman-kecaman dari komunitas milis ini.

saya melihat kok kayak orba.. dulu saat pemilihan presiden oleh MPR,
ketua golkar bilang.. "rakyat indonesia masih menginginkan bapak
suharto menjadi presiden".. rakyat yang mana dulu? rakyat nya golkar
doang kali... nah..kesan yang saya tangkap dari pak sekjen ya seperti
itu..

toh pak budi juga sudah mau lengser dari tahun kemarin.. lakukan lah
proses transformasi atau apalah namanya dengan baik-baik..

Memulai sesuatu dari yang baik, akan mendapatkan hasil yang baik pula...

SIB,
Micky



On 8/11/05, Emil Djagoredo <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Pak Irwan, Yth.
> 
> Pak Sammy pernah menjawab, masalah yang anda tanyakan
> tentang IDNIC.
> 
> Dalam organisasi ada mekanismenya.
> 
> Kalau anda cs tidak senang dengan TAP, tidak perlu
> menggunakan milis ini,  untuk kepentingan anda.
> 
> 
> Terima kasih.
> ./Carpe diem
> 
> At 21:23 10/08/2005, you wrote:
> >Satu hal yang sangat penting diketahui semua soal IDNIC
> >TAP diam bukan karena DEMI KETENANGAN
> >TAP diam bukan karena BIJAK
> >TAP diam karena dia memang TIDAK BISA MENJAWAB dan karena milis ini TIDAK
> >DIKONTROL OLEH DIA
> >
> >Kalau milis ini dikontrol oleh dia, saya sudah lama ditendang, sama
> seperti
> >di milis [EMAIL PROTECTED]
> >
> >Saksi hidupnya ada di milis ini juga, pak Andy Hendrata, yang ditendang
> >karena berani mempertanyakan 2 hal :
> >
> >1. Mengapa dia tidak pernah menjawab satu pun permintaan klarifikasi
> status
> >ISOCID dari saya, yaitu masalah bylaws, jadwal General Meeting, status
> >kantor, catatan keuangan de el el de es be
> >
> >2. Apa hak dia menetapkan biaya keanggotaan ISOCID USD 75 per tahun untuk
> >registered member tanpa ada rapat apapun. Jadi dia anggap ISOCID itu hanya
> >untuk orang kaya.
> >
> >Pak BR juga ditendang karena menolak permintaan dia menyerahkan ccTLD
> >
> >Rekan lain di ISOCID, Linga Hanawati dan Devi Dimitra yang sudah
> mati-matian
> >keliling-keliling kota naik bis dan angkot, sehingga berhasil mengaktifkan
> >program pendidikan ISOC, sama juga nasibnya.
> >
> >Nah, begitulah sekilas masa depan ccTLD jika dipegang oleh yayasan IDNIC
> >versi TAP. Ada yang berani tanya kemana larinya uang IDNIC ? tendang dari
> >milis
> >
> >salam,
> >
> >Irwan Effendi
> 
> 
>

Kirim email ke