Pak Irving,
Dari isinya, saya "confirmed" ini posisi APJII. Yang anda permasalahkan
dari statement ini apa? Ini kan yg juga saya sudah katakan dengan gaya
bahasa berbeda. Saya Pernah bilang bahwa APJII itu punya kepentingan disini
dan kami akan berjuang untuk terlibatkan dan mefasilitasi. Tapi kami tidak
pernah dan tidak akan menjadi pengelolah domain.
Sekedar informasi untuk anda. Komputer yg pertama kali digunakan untuk
pengelolahan domain itu hasil usaha APJII. Kami dapat sumbangan dari SUN.
Tarif yg ada sekarang ini (Rp. 150.000 + Ppn 10%) hasil penggodokan APJII.
Kami yg kirim surat ke Menteri sebagai laporan. Karena pada waktu itu semua
tarif ke publik perlu persetujuan atau diketahui Menteri. Interkoneksi ke
IIX. Ini semua fakta.
Sammy Pangerapan
----- Original Message -----
From: "Irving Hutagalung" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Thursday, August 25, 2005 1:48 PM
Subject: RE: [ccTLD-ID] Official inquiry from Internet Society Indonesian
Chapter to APJII regarding management of ccTLD .id
mungkin inikah yang dimaksud?
http://www.mail-archive.com/cctld%40muara.rs.net.id/msg00691.html
Nah, itu dia pak Sammy. Apalagi TAP ngirim dengan email Sekjen APJII.
Berarti ini resmi dari APJII kan?
Ini cuplikannya (siapa tau ngga sempat browsing):
========
APJII berdasarkan hasil MUNAS IV 2005, 3 Mei 2005,
menetapkan hal domain ini menjadi bagiannya, bahkan
sejak 1996 sudah diputuskan mengelola domain id, ntah
di tingkat penyediaan dukungan, penetapan kebijakan tarif,
konstribusi co-location, hardware, billing, interkoneksi IIX.
Jadi tidak ada istilah ngotot di Internet (non) Governance.
========
Bagaimana pak Sammy?
- irving
http://www.irvingevajoan.com