Kalau dipikir-pikir, Lisa, Luna, dan beberapa teman lain ini memang cocok ya diminta ngurus Cerkit? He..he..he..
Setuju Pak! Sepertinya Pak Atmo butuh partner kerja tambahan sekarang ini. Apalagi perkembangan Cerkit saya lihat sangat pesat, dan animo cerpenis dan pembacanya sangat tinggi. Terlihat pas edisi September ini belum ada kabarnya, reaksi Cerkiters begitu besar. Kalau ternyata malah terkatung-katung, takutnya malah jadi kesan jelek lho Pak.
Setuju dengan nama-nama yang disebut Pak Atmo. Setidaknya Pak Atmo butuh partner kerja yang memang kompeten di bidangnya. Menyebut nama Luna, semua orang pasti setuju. Siapa ngga kenal Luna? (eeiiiittttts .... jangan terbang dulu Lun, rileks ... ini fakta yang berbicara. hehehehe), Kalau ternyata Luna bersedia, sepertinya Pak Atmo bisa berbagi tugas dengan Luna dalam hal :
- Sortir cerpen yang masuk. Saya yakin dengan pengalamannya, Luna sudah tahu mana cerpen yang memang layak, mana yang perlu revisi dan mana yang harus ditolak.
- Menyusun daftar cerpen yang masuk per edisi.
Bukankah Pak Atmo di Jakarta, Luna di Bandung?
saya pikir, menyortir cerpen bisa dilakukan di lokasi berjauhan kok. toh teknologi internet sudah memungkinkan untuk itu. Luna bisa diberikan akses untuk membuka email cerkit, atau Pak Atmo mengirimkan secara rutin ratusan naskah cerpen yang masuk ke Cerkit (Ratusan Lun! hehehe). Setelah di seleksi Luna bisa mengirim balik naskah-naskah yang dianggap lolos dan tidak. Setelah itu tinggal Pak Atmo yang mengetok palu naskah siapa-siapa saja yang berhak masuk di edisi besok, lusa, dst. Kalo ternyata Luna diberikan kewenangan untuk menentukan daftar cerpen per edisi, kerjaan Pak Atmo mungkin bisa lebih ringan.
Orang kedua. Lisa. Sip, pilihan yang tepat Pak. Sepertinya Pak Atmo butuh humas juga. terkadang Pak Atmo sudah terlihat jarang nongol di milis. Sekalinya nongol, emailnya beruntun. hehehe ... dan saya lihat, peran Lisa disini (milis) sangat besar. (duduk aja Lis, pegang idungnya jangan sampe terbang ya? hihihihi). Lisa terlihat mampu menangani member milis dengan baik, sekaligus memberikan informasi tentang Cerkit dengan cukup baik. Bahkan dia bisa membimbing cerkiters dengan tips-tips dan nasehat yang bijak.Nah, kalo Lisa bersedia juga, Lisa saya yakin bisa menjadi humas yang baik. Mungkin tugasnya bisa seperti ini :
- Mengelola milis sebaik-baiknya. Jangan salah, milis Cerkit sudah sedemikian besar, dan bisa menjadi ladang marketing yang baik buat cerkit.
- Lisa bisa menjadi contact person-nya cerkit. Sampai sekarang saya masih melihat banyaknya keluhan cerkiters yang mengirimkan cerpennya tidak mendapatkan konfirmasi apakah cerpennya lolos, ditolak, atau perlu revisi? Padahal sudah dikirim berbulan-bulan. Nah, Lisa bisa tuh menangani hal tersebut. Caranya? Lisa memperoleh daftar naskah dari Luna : daftar lolos, daftar revisi, dan daftar ditolak. Kalo ada yang nanya, naskah saya masuk ngga nih? Lisa tinggal lihat ketiga daftar itu. Oh masuk, tungguin aja tanggal terbitnya. Oh, maaf perlu revisi, dll. Kalo tidak ada di daftar, berarti belum dalam taraf baca sama Luna.
- Bisa juga ikut ngelola Blog-nya Cerkit. Saya yakin cerkiters banyak yang main ke blog cerkit sekedar untuk mengetahui update terbaru, ada berita apa, daftar cerpen edisi selanjutnya, cover, dll. Dengan kesibukan Pak Atmo sekarang, Blog jadi jarang di update tuh pak. Apa memang fungsinya hanya untuk menampilkan informasi cerkit terbaru yang siap rilis saja?
- Membalas surat-surat pembaca.
Sama halnya dengan kasus Luna, Lisa bisa melaksanakn tugasnya tanpa harus duduk di kantor Cerkit. Bahkan pekerjaan ini bisa dikerjakan di waktu luang. Serius tapi tetap bisa santai.
Baru terpikir dua tugas itu aja sih? Hehehehe maaf, pengambilan sample Luna dan Lisa memang berdasarkan usulan Pak Atmo dan sepak terjang mereka berdua selama ini. Halah … sepak terjang, kayak film silat aja ya? Hehehe tapi kapasitas mereka memang tidak diragukan lagi kok. Ini jujur ya, tanpa ada unsur-unsur tertentu (misalnya gara-gara mendukung Luna, terus dibelakang hari ngancem Luna : hayo, awas kalo Cerpen gue ngga dimuat! Hehehe).
Terlepas dari siapa yang akan menjadi partner Pak Atmo (tuh, malah ada calon lain : Chris!), sepertinya Cerkit harus ditangani lebih serius Pak. Kasihan cerkiters yang berdebar-debar cemas dengan tidak kunjung datangnya Cerkit September. Bagaimana dengan edisi selanjutnya?
Soriiiiiiiii …. Ini sekedar sharing pendapat ya, dan bukan mau sok tahu. Hehehe maaf-maaf, kalo ada yang cape baca panjang-panjang, dan di akhir malah ngomong : Duh, ngga penting banget sih ni email? Hehehe
Peace buat semua!
Iwok
__._,_.___
|| cerkit ||
arsip : www.gmail.com
login : cerita.kita
pwd : ramebanget
| Corporate culture | Corporate culture change | Tissue culture |
| Plant tissue culture | Animal tissue culture |
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe
__,_._,___
