Waahhh kayaknya acaranya menarik nih! sayang nggak
sempat datang. Oke deh, makasih buat Sigit dan Ryu
yang sudah menyampaikan reportasenya.

--- Ryu Tri <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> Dear All Cerkiters :)
> 
> Yup! bener banget! acara Potluck Book Festival yang
> diusung oleh Renjana Organiser terbilang cukup
> membludak!
> 
> Benar! sangat disayangkan acara semeriah itu
> semestinya disusun lebih rapih. saya cukup deg-degan
> ketika jam 10.30 masih berada di angkot dan
> berpikir.."Yaah...udah mulai setengah jam yang
> lalu!" tapiiiiiii! JGUAAARRR!! persis yang dialami
> kang Sigit hadir sebagai peserta dengan nomer urut
> 20 saya masih melihat panitia bersibuk-sibuk ria
> mendekor dan "riweuh" teu puguh pontang panting
> kalang kabut ( duuhh...makanya aku mikir, mudah2an
> acara yg bakal "aku" gelar nanti nggak kayak gini)
> 
> Meski masih terheran-heran dengan banyaknya panitia
> dari pada pengunjung ( jam saat itu menunjukan waktu
> 11.00) saya masih berharap acara akan berjalan seru
> dan nggak garing! tapi....harapan tinggal harapan
> (pas penayangan Video Buton saya coba seru sendiri
> dengan tepukan tangan :D only ME!)
> 
> Hehehe...kang sigit! saya dapat doorprize banyak
> sebenarnya gak niat2 amat :D tapiii, "kasian" juga
> kalo pas sessi tanya jawab smuanya pada diem, dan
> moderator yang "tak terlalu bisa menghidupkan
> suasana" jadi bisu juga:D makanya saya banyak
> nanya...
> 
> Huhuhuhuhu...disebut penulis hebat saya belum ada
> apa2nya dibanding yang lainnya kang. :D
> 
> Sbagai penikmat dan pencinta Sastra (apalagi seni
> teater) saya sangat-sangat suka dengan acara
> tersebut. terlepas dari beberapa kekurangan ataupun
> hal-hal yang masih dirasa kurang rapih saat acara.
> TWO THUMBS buat Renjana Organiser dan Mbak Diffi.
> 
> Hehehe...Nggak sia-sia dateng ke acara Potluck Book
> Festival. disamping bisa melobby Mbak Nazla Luthfiah
> buah acara Blogfam 9 Des 06, akhirnya sukses pulang
> dengan membawa 4 buah buku doorfrize yang
> ditandatangani oleh sang Penulis.
> 
> 
> Oh Iya, tentang Andrea Hirata. Jujur pada saat saya
> membaca Laskar Pelangi saya membacanya adalah sebuah
> Memoar! dimana Andrea Hirata Samen memposisikan
> dirinya sebagai bocah 10 tahun. betul! penokohan AKU
> di buku tersebut bagi saya tidak terlalu proposional
> dengan konteks seorang bocah yang mengetahui semua
> hal. (mungkin saya mesti berusia lebih dari 20 tahun
> untuk bisa berbicara sebagai tokoh AKU di laskar
> pelangi)
> 
> Komen bersambung :D
> 
> // Saat bekerja di Senin Pagi :)
>  
> Straigh Your Plan, Complete Your Effort, Raise Your
> Tawakkal...
>  @Ryu never Give up~
>  Http://tmnbaru.blogspot.com
> 
> On Store 'Teen World : Ortu Kenapa Sih?' - Juni
> 2006, Penerbit Cinta
> 
> 
> 
> ----- Original Message ----
> From: sigit rais <[EMAIL PROTECTED]>
> To: [email protected]
> Sent: Monday, December 4, 2006 10:09:11 AM
> Subject: [cerkit] -Banjir di Potluck Book Festival -
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
>   
> 
> 
>     
>             Teman-teman,
> 
> Sabtu, 2 Desember lalu saya menghadiri kegiatan
> potluck Book 
> 
> Festival di Bandung (sama teh Ryu juga lho). Dalam
> kegiatan itu ada 
> 
> diskusi beberapa buku, antara lain buku "Lelaki
> Pembawa Senja" karya 
> 
> Nazla Luthfiah, "4ever" karya Selma Ramadhiane, "Ada
> Seseorang di 
> 
> Kepalaku yang Bukan Aku" karya Akmal Nasery Basral,
> dan buku karya 
> 
> Andrea Hirata yaitu "Laskar Pelangi" dan "Sang
> Pemimpi". 
> 
> 
> 
> Acara tersebut berjalan cukup menyenangkan bagi
> peminat buku. Selain 
> 
> diperjualbelikan buku-buku yang "menyenangkan" ,
> para peserta yang 
> 
> aktif berpartisipasi dalam kegiatan diskusi pun
> dihadiahi buku-buku. 
> 
> Dan nggak tanggung-tanggung, bukunya adalah
> buku-buku baru yang 
> 
> sedang didiskusikan. Banjir buku neegh.(Hehe, teh
> Ryu kayaknya 
> 
> ngeborong cukup banyak buku tuh). Akan tetapi,
> sebagai peserta nomor 
> 
> satu (maksud saya yang paling pertama masuk dan
> ngisi buku tamu), 
> 
> saya cukup nggak nyaman juga. Pasalnya, sejak saya
> menyimpan bokong 
> 
> saya di kursi potluck untuk pertama kalinya, sekitar
> pukul 10:20, 
> 
> sejak saat itulah panitia terlihat mulai " riweuh
> beberes". Ngedekor 
> 
> panggung, masang sound system, dan masang hal-hal
> lain. Padahal 
> 
> dalam jadwal acara dimulai pukul 10:00. Yah, tapi
> terlepas dari itu 
> 
> acaranya keren kok walau terasa kurang nikmat karena
> diadakan di 
> 
> sebuah halaman dalam yang terang benderang. Layar
> yang menayangkan 
> 
> video via projector pun kalah kuat unjuk gigi sama
> cahaya matahari 
> 
> meski berfiltrasi oleh awan mendung. Bagaimana pun,
> bagi saya, acara 
> 
> peluncuran buku, apalagi kalau diisi dengan kegiatan
> pertunjukan 
> 
> panggung, seperti performance art, pembacaan puisi,
> dll,  rasanya 
> 
> lebih nikmat dan "puguh" kalau digelar pada malam
> hari atau kalau 
> 
> acaranya siang ya di tempat tertutup, semisal
> auditorium CCF, gedung 
> 
> AACC, Rumentang Siang, Sunan Ambu STSI, Auditorium
> UPI (hehe, ex 
> 
> kampusku harus kusebut dong! Cinta almamater gitu
> loh!), dan lain 
> 
> sebagainya (di Bandung mah seueur pisan, punten anu
> teu acan 
> 
> kasebut). Tapi ini menurut saya lho, selera dan
> "kahayang" orang kan 
> 
> beda-beda. 
> 
> Ya, meski begitu, kita (yang datang) perlu ngasih
> aplaus buat 
> 
> Renjana organizer selaku pelaksana yang bekerja sama
> dengan Potluck 
> 
> dan sejumlah penerbit buku, dan berbagai pihak
> sponsor. Kita kasih 
> 
> semua jempol yang ada di tubuh kita deh, hehehe,
> sukur-sukur yang 
> 
> jarinya jempol semua (ups! punten ah!). Pasalnya,
> acara itu dihadiri 
> 
> oleh banyak banget tokoh-tokoh masa kini (hehe,
> nggak 
=== message truncated ===


Salam,
Sony Asgar
Mr. Right (Grasindo, Agustus 2006)
Opera Zaman : Antologi Cerpen Petualangan (Grafindo, 2006)
http://sony-asgar.blogspot.com


 
____________________________________________________________________________________
Yahoo! Music Unlimited
Access over 1 million songs.
http://music.yahoo.com/unlimited

Kirim email ke