Tulisan yg menarik, meski di bwh ujung2nya sedikit promosi hehe...
  Semoga berguna.
   
  Nice week end...
   
   
   
  halo sahabat,

sering ada pertanyaan, bagi yang mau belajar menulis, bagaimana caranya menulis 
yang menarik?

coba diperhatikan, setiap hari puluhan tulisan masuk ke Milis, namun yang 
menarik hanya beberapa saja.
Bagaimana caranya bisa menarik perhatian pembaca?

beberapa paradigma yang sering salah terjadi pada para calon penulis.

1. menulis itu hasilnya tulisan yang sifatnya seperti benda mati. ibarat bikin 
patung, jadi patung mati.

Nah, inilah bedanya.... dia tidak melihat sebuah tulisan itu hidup. Coba anda 
dengarkan lagunya Rossa yang baru judulnya Cinta, karangan lama Titik Puspa.

Anda mendengarnya akan menangis tersedu-sedu, seperti disayat sembilu, jantung 
anda akan berdegup lebih kencang, mata anda membasahi pipi, dan anda akan 
terenyuh, betapa jeritan anak manusia akan arti Cinta.

Kok bisa?

Nah, menyanyi itu sama dengan menulis.

Kalau anda menulis dengan format resmi model Maju Tak Gentar, tentu berbeda 
dengan gaya Kelly Clarkson menyanyi Because of you.

Menulis itu mengkomunikasikan makna isi hati anda kepada pembaca. Seperti 
melihat lukisan, ada yang menangis, ada yang terenyuh, ada yang EGP, capek 
deh.... karena dia buta seni lukis.

Lalu bagaimana menipukan kehidupan kepada tulisan?
Berikan isi hati anda yang terdalam.

Kalau menulis jangan....

Stadion penuh berisi banyak pendaftar Trans Corp, tercatat ada 65,000 pendaftar 
yang menghadiri stadion, itu model Maju Tak Gentar.

Semua orang disuruh menyanyi selalu lagu maju tak Gentar, kalau tidak Halo-halo 
Bandung.

Cobalah menulis....

Stadion yang panas terik, sungguh menggosongkan semangat para pencari kerja, 
dengan peluh bercucuran, membasahi seluruh jiwanya, karena sudah lelah menanti
harapan tak kunjung datang, dan Trans Corp datang dengan heboh dengan gegap 
gempita menyongsong duka para pencari kerja dengan harapan... Nyatakah harapan 
itu, atau hanya secercah cahaya di tengah kegelapan tak pasti. Para pelamar 
tergopoh-gopoh datang
memenuhi stadion tempat harapan para pencari kerja hanya mencari sesuap nasi, 
di tengah kegalauan hatinya yang sudah pedih, pilu merana mengharapkan masa 
depan tak pasti.

Anda sudah mengambil tissue?

2. Tulisan itu tergantung dari isinya. tidak. tulisan itu tergantung 
deliverynya, ibarat makanan
bergizi, penuh karbohidrat, protein, nutrisinya bagus, tapi disajikan jelek, 
warnanya tidak membangkitkan selera, maka mau dimakan juga terasa seperti bubur 
Promina.

3. Tulisan tergantung ide, tergantung cara memulainya, seperti anda mau 
berenang, mau langsung gaya dada, gaya katak, gaya bebas, malah terlalu banyak 
dipikir jadinya gaya batu 

Menulis itu menyambung hati anda ke telunjuk dan jari tengah anda (bagi yang 
mengetik dengan 11 jari). Bagaimana cara menyambungnya...... harus dicoba.

Setrumlah hati anda, bagaimana hasilnya? Jantung kita itu kadang dimonitor 
dengan mesin EEG keluarnya tut, tut, tut, kalau tuuuuuuut anda mati.

Tulisan juga begitu, kalau tut, tut, tut bernyawa.
Kalau tuuuuuuut capek deh, orang tidak membaca.

4. Tulisan itu tergantung kemampuan bahasa anda.

coba anda baca tulisan berikut ini...

Rumah Kaiu

kalau anda membacanya tanpa perhatian, terbaca..

hcvd uil3byobv

tidak ada artinya bukan?

kalau anda memberi perhatian, dan tulisan itu mengalir, pasti terbaca...

RUMAH KAYU, bukan

jangan takut dengan tata bahasa, asal jangan bahasa sms saja.

5. Menulis tergantung dari berapa banyak buku-buku yang anda baca.

bukan begitu, itu namanya mengetik ulang. Kalau menulis anda cukup memiliki 
satu buku;

Buku Hati

Anda tinggal membaca isi hati anda dan membantu menuliskan saja. Kadang anda 
akan emnulis tanpa sadar, tiba-tiba menjadi sebuah tulisan bermakna.

salam,
Goenardjoadi Goenawan
Penulis Rubrik Pengembangan Diri Majalah Komunitas Ad
Info
http://swa.co.id/swamajalah/tren/details.php?cid=1&id=3195&pageNum=2

Miliki Buku-buku karya Ir. Goenardjoadi Goenawan, MM.:
* Menjadi Kaya Dengan Hati Nurani
* Mata Air Untuk Dahaga Jiwaku
* Pelangi Kehidupan Entrepreneur
* Memasarkan Dengan Hati (terbit 8 November 2006)
Ditulis bersama Ir. Stefanus Indrayana, MBA.:
* Manajemen Berbasis Nurani (Terbit 1 Januari 2007)





"Bagi dunia kau hanya seseorang, tapi bagi seseorang kau adalah dunianya"
^-^ salam beraja, -anj- ^-^
 
---------------------------------
We won't tell. Get more on shows you hate to love
(and love to hate): Yahoo! TV's Guilty Pleasures list.

Kirim email ke