Luhur, simpati saya buat kamu. Kepergian orang yang disayangi tentu saja bukan hal yang mudah. Setelah sebelumnya ditinggal ibu, kali ini nenekmu yang pergi. Semoga terus diberikan ketabahan ya, dan mereka berdua mendapatkan tempat yang selayaknya disisi-Nya.
Dibalik duka ternyata selalu ada suka. Selamat atas cerpennya yang terbit di majalah ibukota. Semoga disusul dengan kegembiraan dan keberhasilan berikutnya. Good luck dan congratz! Salam, Iwok Abq. On 4/21/07, lou_shevaon7 <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Berita duka dan kabar gembira (tentang aku) Mohon maaf saya sampaikan pada teman-teman, karena saya kembali menyampaikan berita duka di sini. Hari Selasa, 17 April 2007 lalu, saya kehilangan seorang nenek, yaitu ibu kandung mendiang ibu saya. Beliau menghembuskan nafas terakhir di RS Fatmawati Jakarta pada Selasa dini hari dan dimakamkan di TPU Jeruk Purut Jakarta pada siang harinya. Semoga beliau meninggal dalam keadaan khusnul khotimah dan kami yang ditinggalkannya telah ikhlas melepas kepergiannya. Amin. Pada pekan yang sama saya berduka, ternyata sebuah kegembiraan menghampiri. Untuk pertama kalinya, cerpen saya dimuat dalam sebuah majalah remaja terbitan ibukota edisi minggu ketiga April ini. Sayang, ibu dan nenek saya tercinta tak sempat menyaksikan bahwa ada satu hal positif yang telah dilakukan oleh anak dan cucunya ini. Namun semoga mereka masih bisa tersenyum di alam sana. Dan semoga hal tersebut kian memotivasi saya untuk terus berkarya dengan lebih apik serta mengisi hidup ini dengan hal-hal positif lainnya. Terima kasih untuk dukungan teman-teman selama ini. Allah SWT semata yang mampu membalas kebaikan kalian. Wasalam Luhur Satya P. Yogyakarta
-- Knowing me more at Dunia Iwok : http://iwok.blogspot.com http://buku-iwok.blogspot.com
