TV GRATIS
Pekerjaan apa yang paling enak dan tidak capai mengeluarkan tenaga ekstra
tapi dapat rezeki nomplok? Apa ayo
??
Hmmm
apa ya? Coba deh dipikir-pikir dulu. Ya, tadi apa yang barusan diucap?
Oh, itu juga masih salah? Mau tahu jawabannya?
Ini jawabannya : menunggu di rumah sambil menonton teve lalu dapat televisi
gratis, deh.J Ya, nggak? Tidak percaya? Coba saja buktikan sendiri? Tapi
ada
tapinya nih, itu kalau dewi fortuna sedang berpihak dan juga Tuhan mau
mengabulkannya. BenaR tidakkk? Tapi kalau gue pikir-pikir DULU masa iya sih
orang yang tidak kerja dapat rezeki begitu saja? Sebenarnya kalau gue
berpikiran seperti itu seakan-akan menunggu durian runtuh di hutan belantara.
Dan menjadikan manusia semakin malas! Iya tidak? Ya, ibarat tamsil
mengharapkan hujan duit jatuh dari langit. Tanpa bekerja dan ikhtiar mana
mungkin mendapatkan itu semua. Kalau misalkan ada? Ya, gue anggap itu memang
sudah takdir Tuhan! Kunfayakun
Apa yang terjadi, terjadilah!
Sejak banyak stasiun TV berlomba-lomba memanjakan para pemirsanya di rumah
untuik selalu stay stune didepan layar kaca sambil menyaksikan stasiun TV yang
membagi-bagikan televisi secara gratis seakan-akan para pemirsa di rumah
mengharapkan itu semua. Apalagi bukan teve saja yang dibagikan secara gratis
bahkan ada satu stasiun TV dengan beraninya bagi-bagi uang berjuta-juta secara
gratis. Siapa sih yang tidak mau menolak? Gue aja kalau ada yang memberinya
pasti nggak mau tuh? Maksudnya gue tidak bakal menolaknya mentah-mentah. Alias,
gue ambil langsung dan shoping deh ke Blok-M.J
Memang sih ada bagusnya juga bila nanti ada pihak stasiun TV yang kita
saksikan selama itu akan datang dari pihak TV-nya untuk membagikan teve secara
gratis. Halnya seperti di rumah gue yang akhir-akhir ini termakan juga oleh
bujuk manis itu. Bayangkan sudah seminggu ini gue hanya menonton TV hanya satu
stasiun saja. Tapi bukan rezeki yang gue terima atau televisi gratis yang
datang ke rumah gue malah gue jadi kuper kalau ditanya seperti ini, nanti
malam acaranya apaan, Yan? Nah, itulah sebabnya gue jadi kuper dan tidak tahu
acara stasiun teve yang lain. Tuh akibat gue hanya menonton stasiun TV itu-itu
saja. Ya, kalau punya televisi dua itu masih dimaklumi. Lha, ini hanya satu
dirumah. Itu pun harus pakai acara berebut remote control segala sam adik
laki-laki gue.J
Dengan kejadian seperti gue jadi bete banget gara-gara gue hanya menyaksikan
satu stasiun TV saja. Stasiun TV yang membagi-bagikan televisi gratis yang gue
tonton selama itu. Memang sih rumah gue strategis banget. Tepatnya di tepi
jalan raya. Ya, siapa tahu ada pihak stasiun TV yang mau berbaik hati mau
datang ke rumah gue dan dapat televisi gratis. Namun selama seminggu itu bukan
teelevisi gratis yang didapat malam gue semakin terpuruk . Akhirnya dengan
terpaksa gue pun memutuskan untuk merubah filosofi itu. Menunggu durian jatuh
di hutan belukar! Walau gue harus bertengkar dulu sama adik laki-laki gue.
Sebab dialah yang punya gagasan yang tidak masuk akal itu. Hanya diwajibkan
menyaksikan acara TV cukup satu statsiun saja!
Eh, itu tuh ada mobil dari stasiun TV mau kemari, ledek gue kepada adik
laki-laki gue itu yang sedang menonton acara favoritnya suatu hari.
Mana-mana, jawabnya sambil berlari-lari ke luar teras rumah..
Tuh, di tepi jalan raya, celetuk gue asal goblek. Lalu pas adik gue keluar
dan merasa terganggu oleh ucapan gue tadi adik laki-laki gue langsung loncat
dari tempat duduknya. Padahal ia lagi asyik menonton cara favoritnya. Tapi
sayang yang ia lihat bukan mobil dari stasiun TV melainkan taksi yang sedang
diberhentikan oleh tetangga gue.
Rese lu! Keki adik gue itu karena merasa gue bohongi sambil melemparkan
sisa makan ke arah gue. Dan gue sih tidak membalasnya tapi hanya menyorakinya.J
Makan tuh TV gratis, kata gue lagi sambil keluar rumah menuju ke warnet.
Kebetulan warnet dari rumah gue dekat jaraknya jadi tepat untuk melarikan diri
dari sergapan adik laki-laki gue itu.
Dan akhirnya dengan peristiwa itu terjadi gue tidak lagi-lagi menonton TV
hanya satu stasiun TV saja. Melainkan banyak saluran yang gue tonton walau
sebenarnya adik laki-laki gue itu masih sedikit oleh gue J Benarkan?Mana ada
tanpa kerja keras dan ikhtiar tapi ingin mendapatkan sesuatu secara instan.
Seperti mengharapkan televisi gratis yang dibagi-bagikan oleh banyak stasiun TV
saat ini. Padahal itu semua hanya sesuatu yang semata-mata hanya sesaat dan
juga nanti akan hilang sendirinya.
Tertawalah Anda sebelum ketawa itu dilarangJ
Rental Blok-M, Mei 2007
aku menulis untuk menghibur hati yang sedihJ
---------------------------------
Yahoo! oneSearch: Finally, mobile search that gives answers, not web links.