Sebelumnya, aku minta maaf sama semua cerkiter kalau "curahan hatiku" ini agak sedikit nyerempet-nyerempet bahaya karena menyangkut tentang Agama. Tapi sungguh, nggak ada maksud untuk mengadu domba. Aku juga ikhlas kalau Luna sebagai moderator mengcut-nya!
Kalau diperhatikan, belakangan ini dilayar kaca sedang marak sinetron- sinetron bernuansa Islami. Tapi kalian risih nggak sih kalau ngeliat ada aktor/aktris non muslim yang ikut berperan menjadi seorang yang sholeh/sholehah lengkap dengan memakai atribut keislamannya (Jilbab, Mukena, Peci, Baju Koko, etc). Juga ketika melihat mereka sedang menjalankan sholat. Lalu berdo'a .Ya Allah, bla bla bla .? Pun begitu dengan kebalikannya aktris/aktor muslim memerankan tokoh seorang non muslim yang begitu taat menjalankan ritual agamanya. Walaupun itu mungkin mereka (aktris/aktor) anggap sebagai totalitas mereka sebagai artis, sebagai bentuk dari keprofesionalan mereka dalam berkarya tapi aku secara pribadi merasa terganggu sekali! Karena yang aku tahu, tujuan sebuah sinetron/cerita, selain untuk menghibur tapi sedikit banyak selalu terkandung pendidikan didalamnya. Yang diharapkan bisa merubah penonton/pembacanya menjadi lebih baik. Memang benar, ada kalimat bijak yang mengatakan "Ambilah Ilmu Meskipun Dari Dalam Kakus (WC)", tapi rasanya akan lebih menyenangkan kalau kita bisa belajar matematika dari orang yang menguasai matematika. Bukan dari seorang tukang tambal ban yang buta hurup. Apakah ini hanya kegalauanku saja yang sokperduli kepada kebenaran????? Salam Damai Selalu, Esa
