Saya menangis...

Wisnu

lou_shevaon7 <[EMAIL PROTECTED]> wrote:                               Telah 
kembali setahun berlalu hingga tiba di bulan sucinya umat Islam
 lagi. Telah banyak peristiwa dan perubahan yang terjadi dalam kurun
 waktu setahun terakhir ini. Ramadhan setahun silam, sempat selama 12
 hari aku selalu makan sahur di rumah sakit, seraya menunggui sakitnya
 ibuku. Setelah Ibu pulang dari rumah sakit, di rumah aku masih lebih
 kerap sahur sendirian, karena Ibu tinggal bersama keluarga kakakku
 hingga sehabis lebaran. Ramadhan saat itu sudah berbeda ketimbang
 Ramadhan di tahun-tahun sebelumnya. Namun tahun ini Ramadhan kembali
 berbeda karena sudah tiada lagi Ibu bersama kami. Tinggal sepasang
 kakak beradik yang masih lajang selalu sahur dan berbuka berdua saja
 di sebuah rumah. Pada hari kelima Ramadhan tak ada yang terjaga pada
 saatnya sahur, jadi untuk satu hari kami puasa tanpa makan sahur.
 Sesuatu yang rasanya tak pernah terjadi ketika Ibu masih ada tempo
 hari. Tapi semoga cukup sehari itu, dan sampai usai Ramadhan nanti,
 kami selalu bisa sahur lagi setiap tiba dini hari.
 
 Memang sudah tiada lagi kesempatan bagiku menunjukkan darmabaktiku
 pada Ibu seperti tahun lalu. Namun insya Allah aku masih bisa berupaya
 menjadi anak yang sholeh dengan amal ibadah yang lebih apik di
 sepanjang Ramadhan tahun ini. Semoga benar-benar bisa kumanfaatkan
 waktu untuk bisa menebus segenap dosa kesalahanku, seraya berharap
 selalu mendapat ridho Ilahi dan lebih karib dengan-Nya lagi. Jadi tak
 hanya berbeda tahun ini tanpa Ibunda lagi, namun berbeda pula karena
 ada banyak hal yang namanya perubahan dan kemajuan. Amin.
 
 Selamat menjalankan ibadah di bulan RamadhanÂ… 
 
 http://loushevaon7.blogs.friendster.com/my_blog/
 
 
     
                               

       
---------------------------------
Be a better Globetrotter. Get better travel answers from someone who knows.
Yahoo! Answers - Check it out.

Kirim email ke