Kenapa Harus Melajang? Category: Books Genre: Nonfiction Author: Dewi Rieka K. Penyunting : Doel Wahab Ilustrator : Ade Prihatna Penyunting Ilustrasi : Dodi Rosadi dan tumes Desain Sampul : Dodi Rosadi Desain Isi : Doel Wahab dan Dodi Rosadi Penerbit : DAR! Mizan Tebal : 164 hlm; Ukuran : 19,5 cm Kategori : Get Married Series/Non fiksi dewasa
Beberapa tahun yang lalu, seorang perempuan akan dianggap sempurna jika telah menikah. Dan merupakan aib, jika pada usia yang telah pantas menikah masih belum menemukan jodohnya. Selain kerap mendapat cibiran, tak jarang ada yang mencap perempuan yang belum menikah sebagai perawan tua. Tetapi tidak untuk saat ini. Sekarang ini bukan hal yang aneh lagi melihat perempuan di usia dewasa atau matang, masih asyik meniti karier dan belum menikah. Perempuan masa kini tahu betul keinginannya dan cara untuk meraihnya. Berbagai alasan dikemukakan mengapa mereka belum atau memutuskan untuk tidak menikah. Inilah yang dikupas oleh penulis Dewi Rieka K dalam bukunya Kenapa Harus Melajang, yang diterbitkan oleh Dar! Mizan. Pada usia cukup matang, banyak perempuan yang belum menikah karena belum menemukan pasangan yang cocok meski telah gonta ganti pasangan beberapa kali, belum percaya diri untuk menikah karena wajah yang kurang oke, tak layak dicintai, merasa belum mapan, trauma karena pernikahan orang tua yang gagal, dan atau keluarga tidak cocok dengan calon suami. Menjadi lajang memang menyenangkan. Punya waktu lebih banyak untuk diri sendiri karena tidak perlu repot-report mengurusi orang lain atau suami/anak. Peluang untuk berkarya atau berprestasi cukup besar, misalkan saja melanjutkan sekolah setinggi mungkin bahkan kalau perlu bersekolah ke luar negeri. Dan ngak perlu repot-repot menguruskan badan karena bobot yang naik setelah melahirkan. Lalu apa tidak enaknya menjadi lajang ? Serba sendiri tentunya ! Selain itu, dari pada menerima cibiran atau pertanyaan itu itu saja seperti kapan menikah ?, beberapa lajanger sering menghindari pertemuan keluarga, undangan pernikahan dan acara keluarga lainnya. Atau bagaimana memenuhi kebutuhan biologis yang tentunya sangat manusiawi diperlukan. Memang jodoh ditentukan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa. Tetapi kalau para lajang tidak mau berusaha untuk mencari pasangannya, yah bagaimana mau berjodoh. Buku Kenapa Harus Melajang adalah buku solo pertama dari Dewi Rieka yang sebelumnya pernah menulis dua buku yaitu Keajaiban Bunga bersama dua penulis lainnya dan Flash! Flash! Flash!. Selain mengungkapkan cerita tentang kenapa para lajang memutuskan belum menikah dengan berbagai kisah nyata dari para lajang, buku ini juga menuliskan tentang serunya menikah dan berbagai macam nikah baik yang sesuai aturan agama atau bertentangan. Apa untung dan ruginya melajang dan menikah. Semuanya memang tergantung para lajang yang membaca buku ini, tetapi setidaknya cerita-cerita dalam buku ini bisa menjadi bahan pertimbangan untuk melangkah ke lembaga pernikahan.
