kalau aku yang ditanya begitu sih, mungkin jawabanku enakan dua-duanya kali ya. 
Bukannya rakus sih, tapi kenyataannya memang begitu. karena menurutku 
masing-masing pilihan punya tantangan sendiri. Intinya kan sama-sama nulis, 
jadi novel dan skenario masih satu jalur kan. Bukankah sekarang ini banyak 
skenario film yang diangkat dari novel. 

Aku pernah bertanya kepada seorang sutradara film yang sekaligus jadi penulis 
skenario tentang bagaimana menulis skenario yang baik. Memang agak susah sih 
kata beliau, karena skenario berbeda dengan novel. Penulis skenario yang bukan 
novelis harus beradaptasi dulu sebelum menghasilkan novel jika ia ingin jg jadi 
novelis. Begitu juga jika novelis ingin mencoba menulis skenario. Karena 
menurutku menulis skenario itu lebih sulit. banyak istilah asing yang harus 
dimengerti sebelum kita bisa membentuk kata menjadi adegan yang bisa 
menggambarkan tulisan yang kita maksud. 

Orang film mengatakan itu adalah scene. jadi kalau kita mau nulis novel, 
mungkin kita dihadapkan pada latihan menulis cerita yang panjang dan ada banyak 
penulis yang membutuhkan tempat dan waktu yang nyaman untuk fokus. biasanya 
seorang novelis juga seorang yang gemar membaca. 

Sedangkan penulis skenario tidak melulu sekedar menulis dan menulis. Sejauh 
yang saya tau dari sumber yang dapat dipercaya (ehem, maaf soalnya aku sendiri 
juga lagi belajar nulis skenario sih. hehehe) nulis skenario itu jg harus tau 
teknisnya, harus tau bahasa film dan lain2 yang tidak ada dalam novel. inilah 
tantangannya. 

Nah, sekarang mau milih yang mana tergantung selera. Milih dua-duanya juga 
boleh. 

Selamat berkarya, 
cheers, 
indah
http://ceritaindah.blogdrive.com


niken terate <[EMAIL PROTECTED]> wrote:                               Menurutku 
sih, mana yang kamu enjoy aja. Ada orang yang lebih enjoy
 bikin novel, ada yang lebih enjoy bikin skenario, ada yang dua-duanya.
 Satu sama lain nggak bisa disamakan. Nah, kamu enjoy yang mana?
 
 On 11/6/07, Aa Gun <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
 > Ga bermaksud mengkotak-kotakan sih. Cuma karena saya berminat untuk
 > menggeluti dunia kepenulisan, saya lagi bingung menentukan apakah di novel
 > atau di skenario. Makanya saya pengen survey dulu sama orang2 yang pernah
 > berkutat di dua bidang itu, baik novel dan skenario. Kalaupun ga digeluti
 > dua2nya, paling gak, saya pengen tahu suka duka para penulis ketika
 > mengerjakan proyeknya. Jadi berdasarkan pengalaman orang2 tersebut saya bisa
 > menimbang2 mana yang kira2 lebih cocok buat saya, soalnya waktu saya ga
 > cukup buat nyoba dua2nya hehehe.
 >
 > Anyway thanks buat tanggapannya.
 >
 > Regards,
 > Gun
 >
 > On 11/5/07, a_muakhir <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
 > >
 > >   Pertanyaan yg menggelitik.
 > > Mas, soal enak dan tidak kembali pada masing2 penulis Mas.
 > > Seharusnya sih, menurut saya, tidak perlu mengkotak-kotakan. Semua
 > > sama2 menulis. Hanya beda media saja.
 > >
 > > piss
 > >
 > > ale
 > >
 >
 >
 > --
 > So little time so much to do...
 >
 
 -- 
 salam
 
 Ken Terate
 www.kenterate.multiply.com
 
     
                               

 __________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 

Kirim email ke