setelah terbangun dari pingsan,kemudian ibunya berkata nak jangan
begitu larut dalam kesedihan.. ibu tau perasaanmu saat ini,tapi kita
harus kuat,tegar agar lutfi disana bahagia. kemudian ibunya
menceritakan bahwa lutfi merupakan anak adopsi karena ibu tersebut
tidak bisa memiliki seorang anak, dia tumbuh menjadi seorang pria yang
pendiam dan menutup diri. saya kaget mendengar hal itu dan saya
mengerti kenapa dia begitu tertutup kepada saya, ibunya berkata
"semenjak dia kecil dia memang tidak banyak bicara dan dia tak pernah
dekat dengan seorang wanita hingga akhirnya dia bertemu dengan
kamu,ketika itu perubahan terjadi dia mulai mau berbagi cerita mau
bicara banyak dan juga aktif. saya heran siapa yang bisa membuat dia
seperti ini.. hingga akhirnya dia berkata "bu saya ingin meminang
gadis" saya benar2 kaget oh Tuhan...!!! saya bertanya siapa gadis itu
"saya juga belum yakin bu,saya takut dia menolak saya,saya tidak
yakin,dia terlalu istimewa buat lutfi dia memag gadis sederhana bu
tapi ada sesuatu dalam dirinya yang lutfi ga temukan di gadis yang
mana pun,jadi bu doa'kan lutfi" begitu jawaban yang lutfi lontarkan
kepada ibu, saya begitu sedih mendengarkan cerita itu betapa tragis
nya aku dan dia, banyangkan sampai maut menjemputnya dia belum pernah
mendengarkan apa jawaban dari cintanya. saya benar2 terpukul saat
itu,ingin rasanya saya mengulang waktu dan memperbaiki
semuanya.seandainya tuhan memberikan saya kesempatan sekali saja saya
tidak akan menyia-nyiakannya, tapi hidup terus berjalan. kemudian
ibunya ingin saya membawa semua kenangan yang ada di kamarnya, saya ga
bisa bu.. itu akan membuat saya sakit,kemudian saya pulang dengan hati
yang begitu lemas,sedih,kacau semuanya.. saya tak tau kemana harus
melangkah,sepanjang perjalanan hanya air mata yang bertetesan tiada
henti.. oh Tuhan 1 tahun saya menunggu saat ini,mengungkapkan perasaan
tapi semuanya hancur dan hanya menjadi kenangan... sampai 3 bulan
lamanya saya menjadi seseorang yang bukan jasmine.. saya sangat
menyesali apa yang telah terjadi... sampai kemudian suatu
saat...(bersambung)

Kirim email ke