\==============www.otongdanajay.blogspot.com==================
 

bagian 4 (Info gak Penting)

title   : Cape deh,,…..
kode    : ch-4-001
tanggal : 23 january 2008
lokasi  : Indonesia

Cape deeh…

Coba kamu perhatikan judul diatas, ampir semua orang bilang ‘cape deh…’, mulai 
dari anak esde yang mulai belajar pedekate, tante-tante yang lagi arisan sambil 
ngomongin kejelekan suaminya, termasuk dosen saya (yang lagi males ngadepin 
mahasiswa bandel atau pas mau ngajar tapi bahan ngajar belon siap?), ampe ke 
kuli bangunan, tukang gali sumur en mamang becak yang ngos-ngosan ngegenjot 
becak pas jalan tanjakan trus penumpangnya segede kingkong (halah, kalo ini 
mah, cape beneran). Tapi beneran kok, kalimat diatas udah jadi komoditas, kayak 
jengkol yang dipajang di etalase pasar tradisional. Heran deh kenapa orang 
banyak ikut-ikutan bilang kayak gitu ya???. Entah siapa yang bertanggungjawab 
atas hamil dan lahirnya kalimat baru ini.

Menurut analisa dan studi pustaka yang telah saya lakukan (cie….), ada beberapa 
mahluk yang pantas dicurigai untuk dimintakan pertanggungjawabannya. Yang 
pertama adalah pak Ogah, bukan… bukan yang suka dipinggir jalan temennya 
pengamen. Ini pak Ogah yang ada si sereal Si Unyil. Nah, bisa jadi kalimat ini 
muncul karena pak Ogah sering minta duit ama Unyil and partners sambil bilang, 
‘ah Aden,…. Cepek Deh….”. (halah).

Kemungkinan yang kedua adalah bibik tukang cabe yang ada di pasar-pasar 
tradisional, pokoknya setiap ada ibu-ibu yang lewat depan lapaknya, dia akan 
menawarkan dagangannya dengan, “Silahkan Bu, ada bawang, wortel, timun, masih 
seger-seger kok Bu, …. Loh…., Masak gak jadi belanja sih Bu, ah, …. Cabe Deh”.

selengkapnya dapat dibaca di 
www.otongdanajay.blogspot.com

salam.





       
---------------------------------
Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile.  Try it now.

Kirim email ke