Selamat Iwok, mudah2an laris ya. On Wed, Feb 27, 2008 at 10:50 AM, iwok <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Hati-hati kalo ke Indomart atau ke Gramedia, kabarnya suster N(engok) > akan segera bergentayangan disana terhitung mulai tanggal 1 Maret 2008 ini! > Hiiiiiiii … syereeeeeeem … > > Jadi, kalau anda kebetulan berada di Indomart atau Gramedia mulai tanggal > 1 Maret, Suster N(engok) ini akan bisa anda jumpai disana. Nggak takut? > Bagus deh. Bahkan kalau anda penasaran dan pengen lihat penampakannya, coba > aja datengin rak novel-novel fiksi atau horor. Suster N(engok) akan menunggu > anda disana! > > Hehehe … garing ya? Numpang promo lagi yaaaaa … novel terbaru saya sudah > terbit nih. Kali aja pada penasaran dan mau beli (hehehe … ayo dong). > Katanya sih serem-serem lucu gitu. Mudah-mudahan memang begitu. > > Ini sedikit cuplikannya : > > * > * > > *Suara terkikik pelan terdengar lagi, disusul suara gemerisik di bawah > tempat tidurnya.* > > *Reno** terlompat dari tidurnya. Dia duduk dan beringsut mundur ke arah > sudut tempat tidurnya. Nggak mungkin hantu itu datang lagi! Pikirnya > gelisah. Tapi tak urung, badannya semakin gemetar.* > > *Sesuatu yang berwana hitam tiba-tiba menyembul dari tepian ranjang. Tidak > hanya satu, tapi dua! Eh, malah jadi tiga! Sesuatu berwarna hitam itu > seperti rambut yang acak-acakkan. Tiba-tiba Reno teringat rambut panjang > acak-acakan milik hantu yang menerornya di terowongan tadi malam. > Acak-acakannya sama! Waduh, apakah hantu itu sekarang membawa anak-anaknya > untuk menerornya?* > > *Tiga raut wajah tiba-tiba menyembul dari balik pinggiran ranjang itu, dan > memamerkan wajah seramnya.* > > *Reno** melompat di tempat. Bibirnya tidak bisa lagi ditahan untuk > meneriakan ketakutannya : "WAAAAAAAAAAAAAA ………."* > > * > ****** > > * **Sreeeeek … sreeeeekkk … sreeeeekkk …* > > *Perempuan itu beringsut maju menggeser badannya, perlahan-lahan mendekati > Reno yang semakin pucat. Bibirnya bergeletar. Kakinya sudah melangkah mundur > sampai menempel erat di ambang jendela.* > > *Terjebak! Dia tidak bisa lari lagi. Hanya satu jalan untuk melarikan diri > dari hantu ini; berlari tepat ke arah hantu itu dan menabrakkan diri. Tapi > keberanian itu jauh dari bayangannya. Bagaimana mungkin dia harus > menabrakkan diri ke arah hantu itu dan membiarkannya ditelan bulat-bulat? > Dengan catatan, hantu itu memang doyan daging manusia!* > > *"RENNNNOOOO …" Sosok itu semakin dekat. Tangan kanannya terangkat dan > terulur ke arah Reno yang semakin menggigil. Hantu itu seolah ingin > menjamahnya.* > > *PLAK! PLAK! Tiba-tiba Reno menampar pipinya sendiri. Kiri-kanan, > berulang-ulang. "BANGUN! BANGUN! INI PASTI MIMPI!" Jeritnya. Suaranya > tiba-tiba keluar meski masih terasa parau. Tapi Reno tidak perlu bangun > karena dia belum tidur. Untuk bangun dari tidur, dia harus tidur terlebih > dahulu. Halaaaah .. dibahas!* > > *Hantu itu tetap nengok ke kiri dan kanan seperti nggak ada capeknya. > Kepalanya masih bergoyang-goyang. Posisinya sudah berada tepat di depan > Reno. Tangannya terulur lagi, menjangkau ke arah Reno yang sudah hampir > dalam posisi terjamah.* > > *"REENNNN …. LHO?*" > > *** > > Salam, > Iwok Abqary > -- > Knowing me more at Dunia Iwok : > http://iwok.blogspot.com > http://buku-iwok.blogspot.com > > > -- Baca ya novel baruku: Jurnal Jo Ken Terate www.kenterate.multiply.com
