Oh begitu, sayang saya tidak tahu siapa orangnya. Tapi anyway, sukses terus
buat kamu ya. Have a nice day.

2008/5/7 fiyan arjun <[EMAIL PROTECTED]>:

>
>
>    Ass Wr Wb
>
>
>
> (Sebelumnya mohon maaf untuk Moderator. Terima kasih)
>
>
>
> Lansung aja ya Mbak...
>
>
>
>
> Kenapa saya nulis seperti itu dikarenakan saya terinspirasi oleh kelakuan
> anggota millis tetangga yang seenaknya memplagiat tulisan orang lain--yang
> ternyata bukan hanya sekali itu "si oknum" sering banget mondar-mandiri di
> berbagai millis. Lebih anehnya ketika oknum dibuka rahasianya oleh kawan
> saya eh kawan saya yang yang dibilang menjelek-jelekan si oknum. Kasihan
> kawan saya itu Mbak. Padahal dia itu penulis dan penyahir hebat lho? Pernah
> wara-wiri masuk di majalah. Pasti Mbak  tau siapa penulis yang hebat dan
> penyair yang saya katakan. Itulah makanya saya merasa gatel dan terinspirasi
> menulis biar para plagiator di Indonesia pada sadar. Kasian hak cipta orang
> lain terus di plagiat. Terima aksih atas masukannya Mbak. Sukses buat Mbak
>
>
>
> Nb:
>
> Itu saya nulis karena terinspirasi oleh kawan saya (baca:kawan millis) ya
> sekalian buat intropeksi saya sendiri khususnya, pada umumnya para plagiator
> yang masih wara-wiri di millis...hehehe. Maaf kalo ada yang tersungging eh
> salah tersinggung....Kalo Mbak mau tau siapa yang saya maksud penulis dan
> penyair (kawan millis) saya itu pasti kawan-kawan Mbak tau siapa dia. Kalo
> pensaran tanya saja semacam Mbak Ichen, Mbak dedew, Mbak Nurul dan Mbak
> Jenny. Mereka tau kok siapa yang saya maksud penulis dan penyair itu? Semoga
> kalian sukses selalu ya...Amin!
>
>
>
> Salam Sukses buat Mbak Niken
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> --- On *Wed, 5/7/08, niken terate <[EMAIL PROTECTED]>* wrote:
>
> From: niken terate <[EMAIL PROTECTED]>
> Subject: Re: [cerkit] SAYA MALU MENJADI PENULIS
> To: [email protected]
> Date: Wednesday, May 7, 2008, 4:29 AM
>
>   Fiyan, maaf ya, saya sudah menahan diri untuk tidak berkomentar, tapi
> gatel juga lama-lama. Dear Fiyan, sepertinya kamu memang harus banyak
> belajar ya. Bukan yang muluk-muluk, tapi yang sepele seperti ini di bawah
> ini (baca yang berwarna merah):
>
> * *
>
> *Anda tidak perlu menaklukan dunia. Cukup membangun sebuah model yang
> dapat digunakan oleh orang lain.*
>
> Sudah lebih dari empat tahun saya menggeluti dunia ini. Dunia tulis
> menulis. Dan menjadi penulis adalah cita-cita mulia saya. Walau pun (bagaimana
> ya mengeja kata 'walaupun' yang benar? Walau pun atau walaupun?) saya
> menjadi sekarang ini itu pun tanpa disengaja. Otodidak. Saya belajar sendiri
> selebihnya saya mengikuti berbagai pelatihan-pelatihan penulisan, seminar,
> workshop sampai jumpa penulis. Itu pun tak membuat saya bangga apalagi
> menyombongkan diri. Bayangkan dalam dekade empat tahun tak satu pun saya
> bangga pada karya-karya yang saya hasilkan.
>
>
>
>
>
> Pernah ada seseorang yang mengatakan bahwa saya akan menjadi penulis besar
> nantinya. Saya akan menjadi penulis sungguhan. Dan masih banyak lagi.
> Mungkin kalau saya tulis disini mungkin banyak puji-pujian dari mereka.
> Tetapi saya menganggapnya itu hanya hiburan semata untuk saya (kalimat ini
> sepertinya "boros", kenapa hayo?). Toh, apa yang dibanggakan oleh saya.
> Saya hanya penulis yang mungkin sekedar lewat atau mengisi kekekosongan—
> kurang kerjaan. Itu yang sering saya dapati dari berbagai—yang menikmati
> karya-karya saya.
>
>
>
>
>
> Karena kenapa? Ternyata dalam menggeluti dunia ini saya telah banyak
> sekali melakukan "kesalahan" terlebih dunia yang saya geluti ini. Mungkin
> selama saya menulis banyak merugikan orang lain (kalimat ini juga tidak
> efektif) . Baik itu tidak sengaja maupun tak terpikirkan oleh saya—yang
> nantinya menimbulkan dampak. Itu saya sadari sebagai seorang penulis. Atau,
> lebih pantas sebut saja saya penulis karbitan atau ecek-ecek.
>
>
>
>
>
> Ya, itulah yang saya katakan sebenarnya. Saya malu menjadi penulis!
> Terkadang saya menulis pernah melakukan kesalahan tanpa saya sadari bahwa
> hal yang saya lakukan tak baik untuk dilakukan (kalimat ini tidak efektif,
> bahkan tidak benar secara struktural). Saya pernah meniru gaya tulisan
> serta mengutip dari penulis-penulis yang—saya kagumi. Walau pun saya
> membubuhi nama mereka (maksudmu membubuhkan?) bahwa itu karya penulis yang
> saya kagumi. Memang mereka tidak menuntut saya tetapi saya sebagai penulis
> saya merasa malu.
>
>
>
>
>
> Bukan malu pada mereka apalagi terlebih dengan Anda (kalimat ini juga
> boros, pilih salah satu 'terlebih' saja atau 'apalagi' saja)—pembaca
> karya-karya yang saya hasilkan selama ini. Ini saya berkata benar bukan
> karena sekarang banyak "oknum" yang seenaknya memplagiat karya orang lain.
> Itu tidak! Tidak sama sekali. Terlebih mencari sensasi. Saya berkata apa
> adanya.
>
>
>
>
>
> Saya malu pada diri saya serta dunia yang—saya geluti ini. Jujur kalau
> saya menuruti kata hati lebih baik saya mengantungkan pena di leher saya.
> Saya gagalkan cita-cita mulia saya sebagai penulis. Karena saya tak ingin
> lebih banyak melakukan kesalahan yang mungkin merugikan orang lain. Walau
> pun yang saya lakukan bukan termasuk suatu kesalahan fatal tetapi bagi saya
> itu adalah sebuah kesalahan. Kesalahan tetap kesalahan tanpa ada pembelaan
> apa pun!
>
>
>
>
>
>
>
> Seperti yang dikatakan oleh *Aragones *kepada *Zinedin Zidane* menjadi
> motor Perancis untuk menatang Brazil di perempat final dalam permainan sepak
> bola. *"Kami membuat dua kesalahan yang harus dibayar dengan harga yang
> pantas." "Dua kesalahan berarti dua gol dan kami harus belajar dari
> kesalahan itu*," kata pelatih yang memiliki julukan "Orang bijak dari
> Hortaleza."
>
>
>
>
>
> Ya, mungkin saya harus belajar dari mereka—yang saya lakukan selama ini.
> Saya harus membayar dengan harga yang pantas dengan apa yang saya lakukan
> selama ini. Dan menggantungkan pena  adalah hal yang tepat untuk saya
> lakukan untuk menembus kesalahan saya sebagai seorang penulis—yang nantinya
> akan dicap sebagai pecundang.
>
>
>
>
>
>
>
> *Ciputat, 05 Mei 2008*
>
> *Ketika banyak anak manusia melakukan kesenangan perut semata dengan
> memakan milik orang lain. Katakan  sebenarnya walau hasilnya nanti pahit.
> Jujur adalah kunci seorang penulis besar Doakan saya nanti seperti penulis
> Seno Gumira Ajidarma dan Bayu Gawtama.* (Kenapa kamu masih minta didaoakan
> untuk menjadi penulis besar, bukannya kamu sudah memutuskan untuk tidak
> menulis lagi? Bingung nih)
>
> Yang terakhir Fiyan, semua itu adalah koreksi untuk kita semua. Maaf ya
> kalau tidak berkenan, saya Cuma menuruti apa katamu, "katakan sebenarnya
> walau hasilnya nanti pahit". Jangan patah semangat. Salam. Mari kita terus
> belajar.
>
> * *
>
> * *
>
>
>
>
> 2008/5/7 fiyan arjun <[EMAIL PROTECTED] com <[EMAIL PROTECTED]>>:
>
> >
> >
> >
> >
> >
> >    *SAYA MALU MENJADI PENULIS*
> >
> > *Fiyan Arjun*
> >
> > *http://sebauhrisala h.multiply. com<http://sebauhrisalah.multiply.com/>
> > *
> >
> > *ID YM:paman_sam2*
> >
> > **
> >
> > **
> >
> > * *
> >
> > *Anda tidak perlu menaklukan dunia. Cukup membangun sebuah model yang
> > dapat digunakan oleh orang lain.*
> >
> > **
> >
> > * *
> >
> > Sudah lebih dari empat tahun saya menggeluti dunia ini. Dunia tulis
> > menulis. Dan menjadi penulis adalah cita-cita mulia saya. Walau pun saya
> > menjadi sekarang ini itu pun tanpa disengaja. Otodidak. Saya belajar
> > sendiri selebihnya saya mengikuti berbagai pelatihan-pelatihan penulisan,
> > seminar, workshop sampai jumpa penulis. Itu pun tak membuat saya bangga
> > apalagi menyombongkan diri. Bayangkan dalam dekade empat tahun tak satu
> > pun saya bangga pada karya-karya yang saya hasilkan.
> >
> >
> >
> >
> >
> > Pernah ada seseorang yang mengatakan bahwa saya akan menjadi penulis
> > besar nantinya. Saya akan menjadi penulis sungguhan. Dan masih banyak lagi.
> > Mungkin kalau saya tulis disini mungkin banyak puji-pujian dari mereka.
> > Tetapi saya menganggapnya itu hanya hiburan semata untuk saya. Toh, apa yang
> > dibanggakan oleh saya. Saya hanya penulis yang mungkin sekedar lewat atau
> > mengisi kekekosongan— kurang kerjaan. Itu yang sering saya dapati dari
> > berbagai—yang menikmati karya-karya saya.
> >
> >
> >
> >
> >
> > Karena kenapa? Ternyata dalam menggeluti dunia ini saya telah banyak
> > sekali melakukan "kesalahan" terlebih dunia yang saya geluti ini. Mungkin
> > selama saya menulis banyak merugikan orang lain. Baik itu tidak sengaja
> > maupun tak terpikirkan oleh saya—yang nantinya menimbulkan dampak. Itu saya
> > sadari sebagai seorang penulis. Atau, lebih pantas sebut saja saya penulis
> > karbitan atau ecek-ecek.
> >
> >
> >
> >
> >
> > Ya, itulah yang saya katakan sebenarnya. Saya malu menjadi penulis!
> > Terkadang saya menulis pernah melakukan kesalahan tanpa saya sadari bahwa
> > hal yang saya lakukan tak baik untuk dilakukan. Saya pernah meniru gaya
> > tulisan serta mengutip dari penulis-penulis yang—saya kagumi. Walau pun saya
> > membubuhi nama mereka bahwa itu karya penulis yang saya kagumi. Memang
> > mereka tidak menuntut saya tetapi saya sebagai penulis saya merasa malu.
> >
> >
> >
> >
> >
> > Bukan malu pada mereka apalagi terlebih dengan Anda—pembaca karya-karya
> > yang saya hasilkan selama ini. Ini saya berkata benar bukan karena sekarang
> > banyak "oknum" yang seenaknya memplagiat karya orang lain. Itu tidak! Tidak
> > sama sekali. Terlebih mencari sensasi. Saya berkata apa adanya.
> >
> >
> >
> >
> >
> > Saya malu pada diri saya serta dunia yang—saya geluti ini. Jujur kalau
> > saya menuruti kata hati lebih baik saya mengantungkan pena di leher saya.
> > Saya gagalkan cita-cita mulia saya sebagai penulis. Karena saya tak ingin
> > lebih banyak melakukan kesalahan yang mungkin merugikan orang lain. Walau
> > pun yang saya lakukan bukan termasuk suatu kesalahan fatal tetapi bagi saya
> > itu adalah sebuah kesalahan. Kesalahan tetap kesalahan tanpa ada pembelaan
> > apa pun!
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> > Seperti yang dikatakan oleh *Aragones *kepada *Zinedin Zidane* menjadi
> > motor Perancis untuk menatang Brazil di perempat final dalam permainan sepak
> > bola. *"Kami membuat dua kesalahan yang harus dibayar dengan harga yang
> > pantas." "Dua kesalahan berarti dua gol dan kami harus belajar dari
> > kesalahan itu*," kata pelatih yang memiliki julukan "Orang bijak dari
> > Hortaleza."
> >
> >
> >
> >
> >
> > Ya, mungkin saya harus belajar dari mereka—yang saya lakukan selama ini.
> > Saya harus membayar dengan harga yang pantas dengan apa yang saya lakukan
> > selama ini. Dan menggantungkan pena  adalah hal yang tepat untuk saya
> > lakukan untuk menembus kesalahan saya sebagai seorang penulis—yang nantinya
> > akan dicap sebagai pecundang.
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> > *Ciputat, 05 Mei 2008*
> >
> > *Ketika banyak anak manusia melakukan kesenangan perut semata dengan
> > memakan milik orang lain. Katakan  sebenarnya walau hasilnya nanti
> > pahit. Jujur adalah kunci seorang penulis besar Doakan saya nanti seperti
> > penulis Seno Gumira Ajidarma dan Bayu Gawtama.*
> >
> > * *
> >
> > * *
> >
> > ------------------------------
> > Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try
> > it 
> > now.<http://us.rd.yahoo.com/evt=51733/*http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ>
> >
> >
> > ------------------------------
> > Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try
> > it 
> > now.<http://us.rd.yahoo.com/evt=51733/*http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ>
> >
> >
> > ------------------------------
> > Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try
> > it 
> > now.<http://us.rd.yahoo.com/evt=51733/*http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ>
> >
> >
> > ------------------------------
> > Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try
> > it 
> > now.<http://us.rd.yahoo.com/evt=51733/*http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ>
> >
>
>
>
> --
> Niken Terate
>
>
> ------------------------------
> Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it
> now.<http://us.rd.yahoo.com/evt=51733/*http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ>
>
>
> ------------------------------
> Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it
> now.<http://us.rd.yahoo.com/evt=51733/*http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ>
> 
>



-- 
Niken Terate

Kirim email ke