Kompas, Kamis, 14 Mei 2009<br />
<br />

Tiap kali karya fenomenal muncul, selalu saja dibarengi dengan berderet 
tanggapan. Entah itu berupa pujian, atau sebaliknya memberikan kritik tajam. 
Kehadiran buku ini merupakan perwakilan dari yang saya sebut kali terakhir. 
Sebelum buku ini “dilahirkan”, The Secret, karya Rhonda Byrne menghentak nalar 
berpikir manusia kebanyakan. Dengan penuh keyakinan, Rhonda menunjukkan kepada 
khalayak bahwa apa yang olehnya sering disebut sebagai hukum daya tarik—law of 
attraction (LoA), memiliki sumbangsih besar dalam meramal masa depan 
seseorang.<br /><br />

Dalam pemahamannya ini, apa yang diinginkan seseorang untuk dimiliki bisa 
terwujud jika disertai keyakinan penuh. Jelasnya, dengan memusatkan pikiran 
kepada satu titik fokus permasalahan, akan berjalan seperti—kurang lebih apa 
yang diinginkan. Jika tak seratus persen didapat, paling tidak sebagian besar 
adalah sesuatu yang dapat diyakini berhasil.<br /><br />

Kemudian, apa yang hendak dikuak Karen Kelley dalam buku ini? Dalam 
pengantarnya, dengan tegas, ia tak percaya begitu saja terhadap klaim Rhonda 
akan kekuatan LoA. Bahwa dengan berpikir negatif, Anda menarik negativitas 
kepada Anda. Berpikirlah positif tentang sebuah hasrat, dan Anda akan 
menariknya. \"Sebenarnya, tidaklah sangat sesederhana itu\", tegasnya.<br /><br 
/>

Ketertarikan Karen terhadap The Secret dapat dimaklumi dan sangat beralasan. 
Karena buku tersebut telah menempati meja penerbit di dua puluh negara yang 
sekaligus memboyong hak ciptanya. Tentu ini sangat mengesankan. Bagaimana 
tidak? Buku kecil tersebut mampu menjadi sangat fenomenal dalam waktu yang 
relatif singkat. Fakta pertama yang ia kuak adalah The Secret hadir pada waktu 
yang tepat. Awalnya, Rhonda melihat ada lubang di pasar, dan mengumpulkan semua 
informasi untuk selanjutnya dikemas sedemikian rupa agar bisa diakses dengan 
gampang.<br /><br />

Langkah pertama yang diambil adalah memolesnya dalam bentuk dokumenter. Ini 
menjadi sedemikian mengesankan karena dalam versi DVD, perlu diketahui versi 
buku The Secret adalah hasil olah dari sekeping DVD, dimunculkan tokoh-tokoh 
terkemuka Amerika Serikat. Sekadar informasi orang Amerika adalah yang paling 
penuh harapan di muka bumi. (hal 23). Oleh karenanya menjadi hal biasa ketika 
mereka mempunyai antusiasme tinggi melihat sebuah \"tawaran\" yang bisa 
membikin masa depan terlihat cerah. Menyimak fakta ini, keterkejutan saya 
terhadap saking banyaknya buku New York Times Bestseller mulai terkikis.<br 
/><br />

Kritik selanjutnya yaitu tentang sebuah contoh yang sangat menggelikan. Dan, 
Karen menolaknya secara lugas. Adalah pengaruh hukum LoA bahwa orang bisa 
menjadi gemuk sebab berpikir gemuk, dan bukan karena apa yang mereka makan. 
Sebaliknya, menurunkan berat badan menjadi hal yang mudah dengan tidak 
mengasosiasikan atau bahkan menatap orang yang berkelebihan berat badan. Ya, 
menggelikan memang. Bagaimana mungkin \"kekuatan pikiran\" yang daya jangkaunya 
hanya sebatas ruang kosong mampu berperan sejauh itu. Saya sendiri kesulitan 
mempraktikan contoh tadi.<br /><br />

Hal lain yang membangkitkan kemarahan banyak orang ialah bahwa Anda menciptakan 
realitas Anda sendiri, efeknya, bertanggung jawab atas setiap hal yang terjadi 
pada diri Anda, dari penyakit genetik hingga genosida (halaman 52). Apa yang 
muncul kemudian, jelas Karen, ialah gagasan yang sangat mengganggu, yakni bahwa 
Yahudi menciptakan Holocaust dan orang-orang Rwanda menyebabkan pembantaian 
mereka sendiri. Sampai sini, Karen menggugat kesalahan besar Rhonda bahwa 
gagasan yang terakhir ini adalah benar.<br /><br />

Ketidaksetujuan saya kepada Karen adalah saat ia menilai kesuksesan The Secret 
bukanlah gagasan yang diusung Rhonda. Akan tetapi apa yang ditawarkan jika 
seseorang mau membaca atau menonton The Secret. Benar memang, gagasan utama The 
Secret adalah merupakan gugusan ide zaman yang telah usang yang dibentuk 
sedemikian cantik menjadi barang antik yang patut dilirik. Betapa pun begitu 
kenyataannya, toh tak ada gagasan murni yang lahir tanpa satu pun referensi. 
Tegasnya, seberapa brilian suatu ide atau gagasan pastinya \"menjiplak\" apa 
yang telah dulu ada. Bukankah demikian? Smith pun demikian: \"The Secret adalah 
versi masa kini dari garis pemikiran yang sudah sangat lama\".<br /><br />

Setidaknya inilah yang terbaca setelah Karen mengulas bagaimana Rhonda 
menemukan gagasan ini. Rhonda Byrne memungut gagasannya ketika membaca karya 
Wallace D. Wattles berjudul The Science of Getting Rich. Mengenai siapa ia 
sebenarnya tak diketahui jelas siapa. Hanya saja, menurut sebuah surat, anak 
perempuannya Florence menulis Wattles lahir sebagai seorang Metodis pada 1860 
dan menutup usianya pada 1911. Gagasan Wattles mewakili keseluruhan gerakan 
pemikiran yang terfokus pada sains dan kekuatan pikiran yang terbungkus dalam 
new thought. Dan nyatanya, inilah inti dari The Secret bukan?<br /><br />

Saya pun sepakat dengan John Gray bahwa rahasia sesungguhnya di balik The 
Secret adalah Rhonda Byrne sendiri. Ia bertutur: \"Sukses itu adalah contoh 
sempurna bagaimana Rhonda memanifestasikan visinya, apa yang tak biasa ialah 
bahwa dia memanifestasikan mimpinya, yaitu memberi tahu orang bagaimana 
memanifestasikan mimpi-mimpi mereka\". Ya, kesuksesan The Secret tak bisa 
dilepaskan dari \"tangan emas\" Rhonda dalam penggarapan bukunya.<br /><br />

*Ahmad Khotim Muzakka, pegiat pustaka Pesanggerahan Kalamende, Replika.com, 
Semarang

selengkapnya silakan klik http://www.dinamikaebooks.com/resensi.php
dan silakan klik detail bukunya di 
http://www.dinamikaebooks.com/details.php?view=939


Dinamika Ebooks
http://www.dinamikaebooks.com


------------------------------------

     || cerkit ||

arsip : www.gmail.com
login : cerita.kita
pwd   : ramebangetYahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/cerkit/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/cerkit/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[email protected] 
    mailto:[email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke