dari : http://masfathin.multiply.com/reviews/item/139/139?replies_read=8



===========================

Aliska dan Serbuk Ajaib (2009)

Penulis : Dewi Cendika

Penyunting : Dadan R dan Hendra W

Ilustrasi Isi : Agus Willy

Desain Kaver : Iwan Y

Penerbit : DAR! Mizan

ISBN : 978-979-066-053-3

Harga : Di Gramedia PS Rp.21.000

104 Hal , Cetakan Pertama, Juni 2009

===========================





..:: "Tapi, persahabatan ini harus tetap dijaga. Selalu di hati," ::..

Celoteh Oma Saski, Hal. 97





Sedikit Berceloteh



Ini buku Mbak Dewi aka Mbak Ichen pertama yang aku baca. Ketika ngecek di

database gramedia, ternyata banyak banget bukunya Mbak Ichen. *salut* tapi

stoknya kosong *salut part 2* untung aja Aliska dan Serbuk Ajaib ini masih ada.

*horey* dan... stoknya tinggal 10 aja. Dari awal udah tertarik dengan novel anak

ini. Kenapa? Karena harganya bersahabat xixi. Kedua, karena judulnya yang sangat

menarik itu. Jujur aku jadi ingat Kelas Ajaib-nya Bhai :)



Tentang – Aliska dan Serbuk Ajaib -



Aliska tidak sengaja bertemu Saski di dalam taksi (di Palembang, angkot memang

disebut taksi) gara-garanya Aliska mengeluarkan pensil lucu untuk kado adiknya,

Rani. Dari sebuah pensil, lantas terciptalah sebuah obrolan menyenangkan di

antara mereka. Saski orang yang menyenangkan, ia pendatang baru di Palembang.

Saski juga baik, karena ia mengongkosi Aliska tanpa diminta.



Aliska takjub dengan perkenalan 'ajaib' mereka. Aliska tak kalah terkejut

ternyata mereka satu sekolah. Yup, Saski murid baru di kelas mereka. Secara

kebetulan, Vina –teman sebangku Aliska, hari itu memilih pindah duduk bersama

Devi. Jadilah Saski dan Aliska duduk sebangku dan akhirnya bersahabat. Mereka

bersahabat berempat, ada Audy dan Qila pula di sana.



Mereka berempat banyak memiliki kesamaan hobi, termasuk menulis buku harian.

Suatu hari, buku harian Audy hilang. Setelah dicari ternyata buku harian itu di

temukan di dalam tas Saski. Devi berulang kali memojokkan Saski. Audy tak kalah

sedih ketika mengetahui yang mengambil buku hariannya adalah Saski. Namun,

Aliska tidak percaya Saski yang mengambil buku harian Audy. Untung saja mereka

mempunyai serbuk ajaib. Dengan bantuan serbuk ajaib akhirnya pelaku sebenarnya

yang mengambil buku harian Audy ketahuan.



Sebuah novel anak yang menyenangkan. Jangan terkecoh dengan judulnya yang berbau

dongeng. Karena novel anak ini pure bacaan anak yang gak ada unsur gak masuk

akalnya di sana. Kekurangannya, karena settingnya di Palembang *horeeey* Mbak

Ichen kurang mengeksplore bagian ini. Aku sih berharap ada suatu momen mereka

berempat jalan-jalan ke tempat wisata di Palembang (yang sebetulnya berpuat di

BKB –Benteng Kuto Besak - doang), apalagi Saski anak baru di Palembang. Tentu

lebih asyik, kan bisa sekalian mempromosikan Palembang xixixi :) *aku jadi ada

ide buat novel anak juga ini :p hehehehe* Oh ya, juga soal serbuk ajaib, mungkin

lebih enak kalau diceritakan asal-usul serbuk ajaib tersebut, agar teman-teman

di kelas lebih percaya.



Namun terlepas dari itu semua, Aliska dan Serbuk Ajaib adalah novel anak yang

keren. Mengajarkan anak-anak akan pentingnya persahabatan dan rasa percaya satu

sama lain.





Isi : * * * *

Diksi : * * *

Kaver : * * * *

Fisik buku : * * * *

Keseluruhan : * * * *

Skor ala Yayan : B







Ichen 
www.ichenzr.multiply.com     


      New Email names for you! 
Get the Email name you've always wanted on the new @ymail and @rocketmail. 
Hurry before someone else does!
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/

Kirim email ke