Permata Kusumadewi, Seputar Indonesia, Juni 2009<br />
<br />
Manusia sejatinya berusaha menjadi seorang yang bijaksana dengan mencari dan 
mengejar kebijaksanaan sesuai dengan apa yang menjadi keyakinannya. Pencarian 
kebijaksanaan itu dilakukan dengan memaknai hidup dan sejatinya ada di dalam 
kehidupan sendiri. Diri manusia senantiasa tumbuh dan berkembang, baik raga 
maupun jiwanya. Raga manusia terlihat secara fisik sehingga pertumbuhan dan 
perkembangannya terlihat dan terukur. Lalu bagaimana dengan jiwa manusia? 
Dapatkan terlihat dan terukur?<br />
<br />
Kita semua perlu memahami perkembangan jiwa kita masing-masing. Perkembangan 
jiwa manusia dicirikan dengan adanya perkembangan mental dan spiritual. 
Perkembangan mental dan spiritual ini memengaruhi cara pandang manusia dalam 
melihat makna hidup. Semua orang setuju bahwa hidup itu memiliki serangkaian 
masalah tanpa akhir yang senantiasa ditemani dan dipenuhi oleh rasa sakit 
maupun rasa senang. Pilihan selanjutnya ada pada diri manusia itu sendiri, mau 
menyerah pada keadaan dengan mengeluh atau berjuang untuk terus hidup dengan 
memecahkan segala masalah yang ada. Lantas apa perbedaan di antara 
pilihan-pilihan tersebut?<br />
<br />
Pada hakikatnya, hidup benar-benar membutuhkan suatu pengakuan, pemahaman, dan 
penerimaan. Mereka yang menyikapinya dengan berkeluh hanya akan mendapatkan 
sesuatu yang tidak menguntungkan dan tidak menyenangkan. Hal itu tentu hanya 
akan membuat hidup menjadi sulit karena proses untuk menghadapi berbagai 
persoalan dianggap sebagai sesuatu yang menyakitkan. Orang yang mengeluh tidak 
mengakui hidup itu memiliki serangkaian masalah karena mereka memahami dari 
sudut pandang bahwa mudah. Alhasil, mereka menerima bahwa kesulitan yang 
dihadapi semata-mata hanya sebagai simbol dari bentuk rasa sakit tersendiri.<br 
/>
<br />
Adapun bagi mereka yang menghadapinya dengan mencari penyelesaian dan 
memecahkan masalah akan mendapatkan sesuatu yang menguntungkan dan 
menyenangkan. Bahwa hidup memiliki maknanya apabila segala kesulitan untuk 
memecahkan masalah dipahami sebagai suatu proses untuk membantu manusia tetap 
tumbuh dan berkembang. Menjalani hidup lebih mudah dimulai dengan bagaimana 
sudut pandang kita melihat suatu kebenaran terbesar, bahwa hidup itu sulit. 
Kebenaran itu harus dilihat secara utuh dengan sebuah pemahaman dan penerimaan 
sehingga hal itu tidak lagi menjadi masalah .Karena hidup memang bukan untuk 
mengeluh.<br />
<br />
Buku The Road Less Travelled merupakan buku psikologi, tepatnya psikoterapi, 
yang terdiri dari 4 bab. Pada bab pertama, penulis M Scott Peck menggunakan 
instrumen disiplin sebagai perangkat dasar memecahkan atau menyelesaikan semua 
masalah yang dihadapi sehingga untuk memecahkan semua permasalahan, manusia 
harus mampu berdisiplin secara total (him 4). Artinya, jangan pernah 
mengabaikan masalah. Prioritas utama adalah berani menghadapi masalah yang 
sudah menjadi tanggung jawab kita untuk memecahkannya. Sama seperti deklarasi 
hidup yang disampaikan filsuf Nietzche: hadapilah hidup dengan penuh 
keberanian.<br />
<br />
Sebagai alat evolusi spiritual manusia, tentu disiplin tidak hadir begitu saja. 
Dibutuhkan suatu motif dan energi untuk mewujudkannya. Kekuatan inilah yang 
disebut cinta dan menjadi inti pembahasan bab 2. Cinta adalah sebuah tindakan, 
perasaan. Bagaimana kita bertindak untuk membuat suatu keputusan yang bijak dan 
tepat. Contohnya, ketika kita mendengarkan dengan sungguh-sungguh dan 
berkonsentrasi penuh terhadap orang lain, itu merupakan suatu wujud cinta. 
Deskripsi tentang cinta ini tentulah menarik karena selama ini terjadi 
kesalahan konsepsi tentang cinta, yaitu fenomena cinta yang senantiasa erotis 
terkait dengan seks dan fenomena cinta yang selalu bersifat sementara (hlm. 
102). Cinta adalah kerja atau keberanian yang diarahkan untuk menumbuhkan 
perkembangan spiritual diri kita atau orang lain. Itulah mengapa cinta 
dikatakan membutuhkan pengembangan diri. Manusia yang hidup senantiasa 
mengalami perkembangan. Dengan ajaran disiplin dan cinta, ia dapat melihat 
berkah dalam kehidupannya itu.<br />
<br />
Bab ketiga menjelaskan perkembangan eksistensi diri manusia. Manusia diajari 
untuk berkembang, bergerak, dan tumbuh dalam dimensi apa pun. Bab 4 membahas 
kebermaknaan hidup. Karena kehidupan yang lengkap adalah ketika kebermaknaan 
hidup ditemukan di mana rasa sakit dan kebahagiaan akan menjadi 
imbalannya.Tugas utama dan esensial dalam proses perkembangan spiritual 
seseorang adalah usaha terus-menerus untuk membawa konsep diri sadar seseorang 
agar secara progresif semakin sesuai dengan realitas (hlm 348).<br />
<br />
Apa yang dilakukan penulis melalui buku ini merupakan suatu bentuk psikoterapi. 
Dengan bahasa yang cerdas dan jelas, penulis yang bergelut di bidang psikiatri 
klinis ini mengantarkan ribuan petuahnya dengan kasih sayang dengan tanpa 
menggurui. Penulis berusaha mengajak pembaca mengarungi perjalanan spiritual 
dan dengan kembangan spiritual kita akan terlihat nyata.<br />
<br />
Terkait dengan keunikan setiap manusia dengan segala sikap hidupnya, tentu 
setelah membaca buku ini tidak semua orang dapat memahami dan merespons 
psikoterapi dengan baik karena perbedaan penangkapan makna. Hal-hal terkait 
masalah psikiatris memang tidak dapat dirumuskan menjadi satu macam obat 
mujarab saja.<br />
<br />
Setelah membaca buku ini, saya tersadarkan bahwa dengan menemukan kebermaknaan 
dalam diri mamisia menemukan kesejatian hidup dan kepenuhan diri sebagai 
pribadi yang utuh. Sejatinya hidup adalah untuk senantiasa aktif dan 
emansipatif dalam memaknai setiap pengalaman yang membentuk diri sebagai 
manusia yang utuh dan sebagai langkah nyata memperlakukan diri dengan mampu 
mengadakan diri apa adanya. Sudahkah Anda menemukan kebermaknaan hidup Anda? 
(*)<br />
<br />
Permata Kusumadewi, alumnus FH U dan peneliti diPusat Kajian Strategik dan 
Pertahanan(CSDS)-PascarajanaUI

selengkapnya silakan klik http://www.dinamikaebooks.com/resensi.php
dan silakan klik detail bukunya di 
http://www.dinamikaebooks.com/details.php?view=1477


Dinamika Ebooks
http://www.dinamikaebooks.com

Kirim email ke