*share ke kawan-kawan yaaaaa...*



Hai kawan-kawan Film..

Bicara mengenai broadcast, belakangan ini tampak ada suatu titik yang terang 
hingga menjadi suatu primadona dalam ruang pandang dan dengar masyarakat 
heterogen saat ini. Mereka mencoba mencari tahu apa dan bagaimana sebenarnya 
broadcast itu. Tak jauh dari uraian mengenai broadcast itu, hadirlah MMTC 
sebagai salah satu sekolah multi media di Yogyakarta. Dengan label Sekolah 
Tinggi Multi Media "Multi Media Training Centre", MMTC (Sekolah Penyiaran, 
dibawah Depkominfo) menghadirkan beragam referensi mengenai dunia broadcast itu 
sendiri. Tentang news, tentang entertain dan juga teknis. Itu hanya sebagian 
kecil dari setiap pembiasan tentang broadcast. Masih banyak lagi referensi – 
referensi yang dihadirkan oleh MMTC mengenai pembiasan dari broadcast itu 
sendiri.

Dari MMTC ini pula kemudian lahir FFM atau Forum Film MMTC. Berangkat dari 
adanya persamaan ide dan pikiran yang dimiliki oleh sekelompok individu, 
khususnya di bidang perfilman, FFM kemudian terbentuk, sebagai ajang 
pengembangan kualitas dalam berfilm. Kemerdekaan berpikir, berpendapat, 
bersikap, menjadi semangat awal yang disepakati bersama. Paling tidak, dari 
mulai sekedar kumpul–kumpul dan ngalor ngidul, sampai diskusi tentang bagaimana 
idealnya sebuah film telah dilakukan. Tentu, ini sebuah keberanian dari sudut 
pandang tertentu. Proses berkelompok menjadi lebih bermakna. Atmosfer 
komunikasi atau hubungan antar pribadi atau dengan siapapun menjadi tetaplah 
fleksibel. Dan begitulah Forum Film MMTC terbentuk.

Menilik perkembangan film di Indonesia belakangan ini seperti kembali 
terangkat. Setelah beberapa tahun terakhir itu, film di Indonesia sempat mati 
suri, antara ya dan tidak. Namun, secara pelan tetapi pasti, film di Indonesia 
perlahan 

bangun, mencari kembali keeksisannya. Kemudian, atas kembalinya keeksisan film 
di Indonesia itu, film yang biasa disebut dengan film independent juga seperti 
tersihir untuk muncul memeriahkan dunia perfilman dengan beragam kreatifitas 
dan rasa "nyeni" yang tinggi. Film ini menjadi media ekspresi sekaligus tafsir 
sosial budaya atas realitas terdekat dengan tidak meninggalkan masyarakat 
sebagai apresiator utama. Oleh karena dasar-dasar ilustrasi pemikiran di atas, 
Forum Film MMTC berkeinginan untuk membangkitkan pula gairah perfilman di MMTC 
itu sendiri. Forum Film MMTC atau FFM pula menjadi sebuah media untuk 
menunjukkan bagaimana keeksisan dunia film di kampus MMTC.

Hal-hal di atas menjadikan kami, FFM, ingin melanjutkan sebuah ajang perfilman 
independent yang pernah diadakan dua tahun silam, yakni PARFIMM tahun 2010 
(Parade Film MMTC). Pada kesempatan ini, kami tidak hanya membuka PARFIMM untuk 
kalangan terbatas (sebatas MMTC), namun kami akan membuka untuk umum (se-DIY) 
agar semua dapat mengapresiasikan sebuah ide yang divisualisasikan dan 
berkompetisi secara sehat.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari banyaknya penciptaan karya film fiksi 
pendek dari mahasiswa Multimedia Training Centre Yogyakarta (MMTC), hasrat akan 
terus berkesenian akhirnya melahirkan sebuah pemikiran untuk menciptakan 
kompetisi karya yang ke depannya sanggup di nanti-nantikan khususnya oleh para 
mahasiswa MMTC. Support moral dirasa harus di berikan kepada sebuah karya dan 
seniman pembuatnya, yang sendirian memikul harapan–harapan besar.

Tagline PARFIMM 2010: Makarya Ingkang Prasaja. Mudah–mudahan dengan semangat 
berkompetisi dan menjunjung tinggi nilai sportifitas sebagai dasar dari segala 
dasar sebuah jiwa kompetisi, akan memacu untuk berkarya lagi dan tetap betah 
hingga mampu menambah kemampuannya dalam mencapai suatu estetika.. Mari 
membuat, disiplin, berkompetisi dan menghargai!

PARFIMM 2010 terbagi menjadi 9 kategori pemenang:
1. Film Terbaik
2. Film Favorit
3. Skenario Terbaik
4. Sutradara Terbaik
5. Sinematografi Terbaik
6. Penata Suara Terbaik
7. Editor Terbaik
8. Penata Artistik Terbaik
9. Lomba Penulisan Skenario Film Pendek Fiksi Terbaik (beda dengan kompetisi 
film)

Seluruh karya, baik film ataupun naskah skenario akan dinilai oleh 9 juri yang 
berkompeten dan menjunjung tinggi sebuah ide. Seluruh pemenang kategori akan 
mendapatkan trophy, piagam, dan uang pembinaan.

Juri untuk kategori no. 1-8:
1. Elida Tamalagi
2. Edi Cahyono
3. Sari F. Nainggolan
4. Aguz Kuntz
5. Budi Tobon
6. Drs. Suparwoto
7. Subakat
8. Dr. Ir. Sasongko P. Hadi

Juri untuk kategori no. 9:
Salman Aristo

Batas pengiriman film dan skenario: 8 Januari 2010

Persyaratan dan Formulir bisa kawan-kawan download, di bawah ini:

PERSYARATAN & KETENTUAN KELENGKAPAN PARFIMM 2010
http://www.4shared.com/file/178883232/f28573ee/parfimm_syarat.html

FORMULIR KOMPETISI FILM
http://www.4shared.com/file/178883139/6711143f/formulir_pendaftaran_film.html

FORMULIR LOMBA PENULISAN NASKAH SKENARIO FILM PENDEK FIKSI
http://www.4shared.com/file/178883363/f937dd0a/FORM_NSKH.html


Ditunggu ya, kawan-kawan... ^^
Tolong di-share ke kawan-kawan lain
Terima kasih :)

Kirim email ke