Saat terberat baginya adalah mengatakan bahwa hidupnya tinggal sejengkal lagi. 
Tabu sebenarnya untuk mengatakan,” tidak ada harapan”. Lagi-lagi ia harus 
menguras otak, mengumpulkan remah-remah kanker yang tersebar di seluruh tubuh 
pasien, sebelum semuanya menjadi gawat. Pada Tuhan ia memohon. Pada pisau bedah 
ini ia berharap.

Selengkapnya 
http://distributorsukabuku.com/review-buku/pertarungan-hidup-dalam-ruang-operasi.html


------------------------------------

     || cerkit ||

arsip : www.gmail.com
login : cerita.kita
pwd   : ramebangetYahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/cerkit/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/cerkit/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke