Liputan Pertemuan ke-5 (terakhir) Sekar’s Scene Angkatan
4, 

Kelas Kafe Skenario Film Layar Lebar dengan ’Ruh’
Indonesia. 

Sabtu, 21 Agustus 2010, pk. 14.00 – 18.00 WIB.

 

 

Sekar’s Scene Mencetak Pecandu?

 

Tak
terasa Sekar’s Scene angkatan 4 sudah sampai pada pertemuan terakhir, Sabtu
kelima, 28 Agustus 2010. Tentu saja semua peserta tak mau menyia-nyiakannya.
Mereka mengeksplorasi apa yang disediakan dari kelas kafe FiXiMix ini. Mulai
dari materi pelajaran inti, sharing
session, dan menonton karya Sekar Ayu Asmara, tutor kelas ini; materi
tambahan dari narsum tamu, Yan Widjaya, tentang komersialitas film; sampai soal
makanan yang mereka pilih hari itu. Pada pertemuan kelima ini masing-masing
peserta merasa harus memilih menu lain untuk berbuka atau makan malam bagi yang
tidak menjalankan puasa. Sebab ada beberapa menu Its Borneo Cafe & Resto yang
belum dicoba.

 

Diawali
dengan pembahasan karya-karya peserta yang telah hadir, dilanjutkan menonton 1-2
episode drama serial karya Sekar Ayu Asmara yang matang cerita dan padat
bintang berpengalaman + berbakat.  Melanjutkan apa yang ditonton di pertemuan 
ke-4.
Sebetulnya pada pertemuan terakhir ini tidak dijadualkan ada sesi menonton
dalam silabus materi. Tapi karena peserta meminta, disepakatilah diadakan lagi
sesi menonton, sehingga durasi hari terakhir itu diputuskan dapat diperpanjang
1 jam lagi, menjadi 5 jam. Dimulai jam 1 siang, meski ada peserta yang
terlambat.

 

Ketika
peserta asyik menonton, narasumber tamu pun tiba. Yan Widjaya, publisis,
pengamat, dan wartawan senior film bersedia membagi pengalaman dan
pengetahuannya tentang komersialitas film. Pembahasannya mulai tentang budget 
yang dikeluarkan para produser
film-film yang tayang di bioskop-bioskop di Indonesia, penghasilan mereka,
hingga pembagiannya untuk para stakeholder,
produser film dan pengedar atau pengelola bioskop. Selain itu para peserta juga
dibisiki soal honor penulis naskah skenario mulai dari pemula hingga yang sudah
berpengalaman banyak. Bahkan honor para bintang pun disebutkan. Siapa yang
menempati urutan tertinggi dan siapa pula saingannya di tempat kedua. Para
peserta berdecak tak menyangka. 

 

Pak
Yan, sebutan akrab Yan Widjaya, juga membahas film-film yang sudah dan akan
tayang di bioskop. Sesekali Mbak Sekar juga menambahkan informasi yang ia
ketahui. Jadilah sharing soal
komersialitas ini menjadi lebih lengkap. Terlebih setelah Pak Yan menutup
materinya dengan memberikan undangan menonton preview film yang dibintangi Dewi 
Persik dan Dimas Seto pada 6
September ini, Lihat Boleh, Pegang Jangan,
yang akan dilangsungkan di salah satu bioskop XXI di Jakarta.

 

Sebelum
materi selesai, para peserta, pengajar, narsum tamu, dan FiXiMix telah disuguhi
makanan yang telah kami pesan sekitar 20 menit menjelang berbuka. Masing-masing
kami mendapatkan menu makan berbeda lagi kini untuk memuaskan kecenderungan
kreatif kami ( J ). Pak Yan
pun melanjutkan materinya hingga bedug maghrib menggema. Ia kemudian
mempersilakan untuk sama-sama mencicipi hidangan dan mengucapkan selamat berbuka
puasa. Lantas menutup materinya ketika makanan telah tenang mengalir ke dalam
perut. 

 

Tapi,
bukan berarti ketika ini soal makanan selesai. Tak disangka, saat sesi bertanya
kepada Pak Yan dilangsungkan, datang bonus lainnya: makanan baru di Its Borneo!
Setelah dulu sempat diperkenalkan nasi Briani, kini kami diperkenalkan pula
Lontong Sayur ala Kalimantan. Padahal perut masih sangat kenyang. Jadilah kami
hanya mencicipi. Dan soal rasa, jangan ditanya lagi. Di tempat ini, para
pemasaknya memang niat. Artinya serius memproduksi masakan. 

 

Acara
di pertemuan terakhir ini dilanjutkan dengan saling bertukar nomor kontak dan
alamat e-mail, untuk memperluas link.
Lantas kami semua pasang gaya untuk dipotret di sekitar X-banner Sekar’s Scene.
Lengkaplah sudah Sekar’s Scene angkatan 4 kini. Tinggal menyelesaikan tugas
akhir 1 draft naskah skenario film
layar lebar dengan lokalitas kuat, yang diberi waktu hingga 3 minggu sejak
pertemuan terakhir ini.  

 

Para
peserta pun menampakkan wajah-wajah puas dan sumringah. Bahkan ada 2 (dua)
peserta yang jadi candu. Artinya, mereka ketagihan mau ikut Sekar’s Scene
angkatan berikutnya. Gile bener...!
Mereka betul-betul serius ingin segera tampil di dunia perfilman berkualitas 
Indonesia!
Salut!

 

Dengan
berjanji untuk bertemu di acara undangan preview
film awal September, kami pun berpisah. So, sampai bertemu pada Sekar’s Scene
angkatan ke-5 untuk para peserta baru dan juga peserta lama yang mencandu!
(h...@fiximix)


Foto-foto dokumentasi, silakan 
klik:http://www.facebook.com/fiximix#!/album.php?aid=66099&id=1079230128&ref=mf

Liputan dalam Notes FB:
http://www.facebook.com/note.php?saved&&note_id=436409629414


Catatan:Untuk kawan-kawan yang ingin ambil bagian belajar di Sekar's Scene 
untuk Angkatan 5, silakan mendaftarkan diri. Caranya:Kirim SMS dg: Ketik SS, 
nama Anda, alamat e-mail dan no. telpon lain (jika ada). Kirim ke: 021 930 978 
69. Pembayaran Investasi bisa transfer via BCA, Bank Mandiri, atau BNI, dengan 
kategori:1. Daftar Agustus            : Rp 1,2 jt2. Daftar September        : 
Rp 1,3 jt.3. Daftar Oktober             : Rp 1,4 jt.4. Daftar Awal November: 
(sejumlah normal, TANPA DISKON seperti di atas) Rp 1,5 jt. Keterangan lebih 
lanjut hubungi 021 930 978
 69


Terima kasih.

FiXiMix
fiksikan dunia!
021 930 978 69
http://fiximix.multiply.com/ 

Salam,

FiXiMix
fiksikan dunia



FiXiMix
 Community&
 Communications All about 
FICTION: Kelas 
Kafe (workshops) – 
Rental –
 Non-Conventional Advertising – Branding Developing – 
Film/Video 
Profile – 
TV/Radio Program–Event 
Organizer 
   Email: [email protected], 
[email protected]
 facebook/friendster:[email protected]:
 @fiximix

 tel.
 021 930 97869
 http://fiximix.multiply.comfiksikan
 dunia!


      

Kirim email ke