Anda benar, gembar gembor bahwa perkosaan massal itu tidak ada
hanyalah membohongi umat Islam sendiri yang tentunya sama sekali tidak
berpengaruh bagi mereka yang diluar umat Islam.

Sama halnya dengan gembar gembor bahwa pelaku teror 911 itu adalah
Mossad Yahudi, namun gembar gembor ini hanya membohongi sesama umat
Islam sendiri yang sama sekali pengaruhnya tidak ada diluar umat
Islam, apalagi media massa dunia tidak satupun yang berorientasi
kepada berita2 dari mesjid atau dari fatwa2.  Dunia Islam sudah
dianggap dunia khayalan, dunia angan2, sehingga tak laku dijual bahkan
umat Islam sendiri jarang yang percaya kepada berita2 dari dunia Islam.

Hal ini malah lebih merugikan umat Islam karena dengan cara gembar
gembor bohong dan fitnah ini dunia diluar Islam makin tidak
bersympathi kepada ajaran agama penyebar fitnah ini.

Kalo mulai dari isi Alquran saja sudah bohong dan penuh fitnah, maka
bisa dimengerti bahwa kebiasaan umatnya juga sama.  Coba deh, agama
mana yang mewajibkan umatnya berbohong, kalimat utamanya syahadat
sudah bohong, "Aku bersaksi, tiada Tuhan selain Allah....." padahal
mana pernah umat yang mengaku bersaksi ini menyaksikan???  Sudah pasti
dia belum dilahirkan, tapi kenapa berani bohong untuk bersaksi??? 
Itulah dasar keimanan dalam Islam, Syahadat adalah basic dari semua
keimanan Islam yang artinya dasarnya "bohong, berbohong, dan
membohongi diri sendiri".

Ny. Muslim binti Muskitawati.






--- In [email protected], ANDREAS MIHARDJA <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Pemerintah USA, Australia dan EU semua menganggap peristiwa Mei
terjadi dan menurut berita yg masuk - dilakukan oleh rezim Suharto dgn
ABRI-nya. Karena peristiwa ini pemerintah USA memberikan para korban2
peristiwa ini semua political asylum Juga pemerintah2 diAsia
mengetahuinya. Pemberian asylum ini melalui parlemen pemerintah
mereka.  Jadi mereka yg mendukung Golkar - silahkan kalian berpikir
kembali siapa yg sponsor genocide tsb.
>   Andreas
> 
> Hafsah Salim <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>           
> Yang menganggap perkosaan masal Mei 1998 hanyalah mereka yang beriman
> kepada Allah. Dalam hal ini anggapan seperti itu sama saja dengan
> anggapan Teror 911 dianggap pelakunya orang2 Yahudi. Jadi anggapan
> ini tak perlu ditanggapi karena yang menentukan adalah pengamat2 HAM
> di PBB yang berhasil mengumpulkan bukti2 nyata baik berupa Video
> maupun korban2nya yang mendapatkan suaka politik dari Amerika yang
> antara lain adalah anak wanita Christianto Wibisono seorang pengamat
> ekonomi Indonesia yang paling terkemuka pada zamannya. Selain anaknya
> menjadi korban pemerkosaan massal, bapak Christianto Wibisono juga
> terpaksa hijrah memohon suaka politik kepada pemerintah Amerika
> sehubungan rumah beliau dan rumah anaknya hangus jadi abu dibakar oleh
> pemuda2 Islam yang soleh dan beriman kepada Allah ini.
> 
> Peristiwa Mei 1998 bukan hanya terbatas pada pemerkosaan tetapi juga
> penjarahan, penyiksaan, dan pembunuhan para pemilik toko2 keturunan
> Cina. Perampasan motor dijalanan, pembakaran mobil2 disemua tempat
> parkir di Ancol, Glodok dan semua wilayah2 yang banyak keturunan
Cina-nya.
> 
> Peristiwa ini telah mengundang sanksi ekonomi bagi Indonesia diseluruh
> dunia, bahkan semua barang2 yang akan masuk ke Indonesia dari
> Singapore terpaksa ditunda sampai 6 bulan. Semua ini merupakan
> penyebab utama terjadinya krisis yang berkepanjangan hingga kini,
> karena para pelakunya bukan ditindak malah peristiwanya yang dianggap
> tidak ada. Bisa dibayangkan dengan sikap pemerintah RI ini tentunya
> sulit untuk mengharapkan kembalinya investor dari luar negeri karena
> kepercayaan benar2 hancur hingga dibawah nol.
> 
> Ny. Muslim binti Muskitawati.
> 
> --- In [email protected], brigade negra <redhawk_alpha@> wrote:
> >
> > kepada indonebia,..apakah anda berada di lokasi tersebut? ketika
> jakarta rusuh pada mei 1998,..? saya yakin anda tidak ada disana dan
> menyaksikan bagaimana itu semua terjadi,.. saya yakin anda justru
> bagian dari antek orde baru dan militer yang terus-menerus berusaha
> menyelinap diantara jalur revolusi dan reformasi yang terus
> berjalan,.. saya berpikir justru andalah yang berbohong dan sok tau
> dengan kondisi jakarta serta rusuh masal yang terjadi,.. saya salah
> seorang relawan yang membantu para korban perkosaan untuk bisa kembali
> hidup normal,..jika anda mau saya bisa mempertemukan anda dengan salah
> satu korban perkosaan masal mei 1998,.. saya tidak tau dan tidak mau
> tau berita yang ada dalam blog FPI,..karena FPI membela orde baru dan
> harus dibumi hanguskan,..ingat Islam tidak perlu dibela,.. dan FPI
> bukan Islam,..FPI penjahat demokrasi!!!! 
> > 
> > indonebia indonebia <indonebia@> wrote: Kebohongan
> perkosaan masal Mei 1998 terungkap 
> > Isu pemerkosaan massal atas perempuan Cina dalam Kerusuhan Mei 1998
> senantiasa dihembus-hembuskan. Tidak lebih dari berita bohong. 
> > 
> > Hasil penyidikan FBI akhirnya membongkar kebohongan itu. "Jika
> sebuah kebohongan terus-menerus diceritakan hingga terdengar luas di
> masyarakat, maka lama-kelamaan masyarakat akan meyakini kebohongan itu
> sebagai sebuah kebenaran." kata Menteri Propaganda Nazi Jerman, Dr
> Josef Goebels, enam dasawarsa yang lalu.
> > 
> > ......................................................................
> >
........................................................................
> > 
> > selanjutnya klik di blog Front Pembela Islam (FPI):
> > 
> >
>
http://fpi-online.blogspot.com/2007/04/kebohongan-perkosaan-masal-mei-1998.html
> > 
> > 
> > ---------------------------------
> > Sekarang dengan penyimpanan 1GB
> > http://id.mail.yahoo.com/
> > 
> > [Non-text portions of this message have been removed]
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > ---------------------------------
> > No need to miss a message. Get email on-the-go 
> > with Yahoo! Mail for Mobile. Get started.
> > 
> > [Non-text portions of this message have been removed]
> >
> 
> 
> 
>          
> 
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>


Kirim email ke