* EU bans all Indonesian airlines from its airspace

http://edition.cnn.com/2007/BUSINESS/06/28/airlines.eu.ban.reut/index
.html

EU bans all Indonesian airlines from its airspace

POSTED: 0857 GMT (1657 HKT), June 28, 2007 

BRUSSELS, Belgium (Reuters) -- All Indonesian airlines including 
national carrier Garuda will be banned from flying to the European 
Union within a week, the European Commission said on Thursday, 
updating a "blacklist" of carriers deemed unsafe.

Indonesian carriers do not currently fly to Europe so the ban is 
also a warning to the 27-nation EU's consumers and travel agencies 
not to use the country's airlines, an EU official said.

"European citizens should avoid flying with these carriers," the 
official said. "They are really unsafe."

Angola's TAAG Angolan Airlines and Volare Aviation Enterprise of 
Ukraine would also be banned, the EU executive said. Ten Russian 
airlines, six from EU member Bulgaria and eight from Moldova will 
cease operations within the bloc.

"The EU blacklist will prove to be an essential tool not only to 
prevent unsafe airlines from flying to Europe ... but also to make 
sure that airlines and civil aviation authorities take appropriate 
actions to improve safety," Transport Commissioner Jacques Barrot 
said in a statement.

Meanwhile, a ban on most aircraft operated by Pakistan International
Airlines (PIA), in force since March, will be lifted for specific 
Boeing 747 and Airbus 310 planes, it said. The carrier's fleet of 
Boeing 777s remains authorized.

The Indonesian carrier ban applies to all 51 airlines certified in 
that country.

The decision, following advice from an EU air safety committee, is 
expected to be formalized within a week.

The Commission advised EU countries to start preparing for the ban
immediately.
==========================
* Semua Maskapai Penerbangan RI Masuk "Daftar Hitam" Uni Eropa

28/06/07 22:11

http://www.antara.co.id/arc/2007/6/28/semua-maskapai-penerbangan-ri-
masuk-daftar-hitam-uni-eropa/

Copyright © 2007 ANTARA

Brussels (ANTARA News) - Komite Ahli Uni Eropa (UE)menempatkan semua 
51 maskapai penerbangan Indonesia dalam daftar maskapai yang 
dilarang terbang di wilayah negara-negara Uni Eropa karena alasan 
keselamatan, demikian diumumkan komite tersebut, Kamis.

Komite Ahli UE juga memutuskan untuk memasukkan maskapai penerbangan 
Ukraina Volare dan TAAG Angola Airlines dalam "daftar hitam" 
tersebut, lapor media transnasional.

Mereka mengatakan bahwa berdasarkan pendapat pakar, daftar tersebut 
juga akan diperbarui dalam beberapa hari mendatang.

Sementara itu restriksi bagi perusahaan penerbangan Pakistan 
International Airlines yang masuk "daftar hitam" sejak Maret lalu, 
akan dicabut, khususnya untuk penerbangan dengan pesawat Boeing 747 
dan Airbus 310.

Sebagai tambahan, 10 perusahaan penerbangan Rusia, enam dari 
Bulgaria dan delapan dari Moldova akan menghentikan operasinya di 
Uni Eropa, menyusul dilakukannya konsultasi antara pejabat 
penerbangan di negara-negara tersebut dan Komisi Eropa.

Saat ini tidak ada maskapai Indonesia yang beroperasi ke 
Eropa. "Namun keputusan itu juga sebagai imbauan kepada pengguna 
jasa penerbangan di 27 negara Uni Eropa dan agen-agen perjalanan 
untuk tidak menggunakan maskapai penerbangan Indonesia," kata 
seorang pejabat Uni Eropa.

"Warga Eropa harus menghindari penerbangan dengan maskapai 
Indonesia, karena sangat tidak aman," katanya.

Sementara itu Duta Besar Indonesia untuk Uni Eropa Nadjib Riphat 
Kesoema, seperti dikutip Reuters mengatakan maskapai penerbangan 
Indonesia aman, dan ia berharap Uni Eropa mempertimbangkan kembali 
keputusan tersebut pada pertemuan ahli-ahli keselamatan penerbangan 
Oktober mendatang.

"Adalah komitmen dan tekad kami untuk membangun keselamatan 
penerbangan sipil kami," katanya kepada Reuters.

"Kami berharap UE juga dapat memberi kesempatan kepada kami untuk 
melakukan perbaikan," katanya.

Nadjib mengatakan, pejabat penerbangan Indonesia telah mengundang 
pejabat Uni Eropa untuk menghadiri suatu konferensi mengenai 
keselamatan udara pada Juli mendatang.

Kemudian, katanya, para pejabat Indonesia akan ke Brussel pada 
Oktober 2007 untuk berbicara mengenai kemajuan yang telah dilakukan 
dalam standar keselamatan di sektor penerbangan sipil.(*)

http://www.antara.co.id/arc/2007/6/28/semua-maskapai-penerbangan-ri-
masuk-daftar-hitam-uni-eropa/

Copyright © 2007 ANTARA
====================================



Kirim email ke