Umat Islam Berhak Mengutuk Ajaran AlQuran

AlQuran bisa 100% dipastikan secara absolut bukan sama sekali ajaran
nabi Muhammad, karena kenyataannya Muhammad dan keluarganya menganut
system kekeluargaan yang MATRIARCHAL sebaliknya ajaran AlQuran
menganut system kekeluargaan yang ABSOLUT PATRIARCHAL.

Ajaran AlQuran merupakan cabang dari agama dan kepercayaan Yudaisme
yang juga menghasilkan agama Yahudi sebelum munculnya Islam.  Namun
ajaran nabi Muhammad yang matriarchal berasal dari Khadijah yang
menganut system kekeluargaan matrimonial sejak zaman kerajaan2 Arab
Kuno yang bertalian dengan penyembahan dewa dewi Philistine.  Dewi
Philistine yang paling besar dominasinya diwilayah Arab adalah Dewi
Astroreth yang juga dianut dan disembah oleh raja Solomon/Sulaiman
dimasa 10 abad sebelum masehi.  System ajaran yang Matrimonial memang
mengajarkan tentang kasih sayang, tolong menolong, dan tidak
membedakan manusia atas dasar kepercayaannya.  Berbeda dengan ajaran
AlQuran yang patrimonial yang mengajarkan cara2 menghukum, menindas
wanita, memusnahkan berhala dan menghancurkan patung2nya, dan
kesemuanya menghasilkan umat yang wajib menyebarkan teror dimanapun
juga baik kepada yang sama agamanya maupun kepada yang tidak sama
agamanya.

Silahkan baca lagi semua tulisan2 yang pernah saya tulis karena tidak
mungkin saya meng-ulang2i menulis hal2 yang telah berulangkali saya tulis.



> "adji ekawarman" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> di belakang binti itu adalah nama bapake..!
> yg pake nama mamake cuma nabi ALLAH Isa AS..
> adji
> ---------------



Di Indonesia tidak boleh mempelajari Islam selengkapnya sehingga
pengetahuan umat Islam hanyalah sedangkal sekte yang dianutnya.  Tidak
mungkin saya secara panjang lebar menjelaskan Islam diruang sekecil
ini tetapi saya yakin anda bisa mendapatkan manfaat dari khotbah ulama
Sunny yang terbesar diabad ini yaitu Qardhawi dari Mesir yang murka
terhadap rekan2 sesama ulama Mesir yang kenyataannya banyak yang
pindah keyakinannya kepihak Syiah.  Silahkan anda simak kata2 Qardhawi
baru kemudian berkomentar panjang lebar:

http://www.leechvideo.com/video/view2971553.html

Pengetahuan Islam setiap sekte ber-beda2, juga kepercayaannya,
sehingga tidak mungkin saya meladeni berbagai claim2 tentang ajaran
Islam yang tidak sama ini.

Namun kalo mau dikaitkan dengan hasil analisa yang telah berulangkali
saya tulis, maka nama saya sebagai Ny. Muslim binti Muskitawati
merupakan realitas keluarga nabi Muhammad yang menganut system
keluarga matriarchal yang bertentangan dengan ajaran AlQuran yang
banyak dipercaya di Indonesia.

Semua sekte boleh saling berbantahan, namun ada satu hal yang tidak
mungkin dibantahnya, yaitu kenyataan bahwa Siti Khadijah melamar
Muhammad disertai pemberian mas kawin kepada wali Muhammad yaitu Abu
Mutalib.  Untuk melakukan penelitian dan analysis tentang latar
belakang sejarah kehidupan nabi Muhammad maka System pernikahan Nabi
Muhammad kita namakan system matriarchal.

Agama Yahudi dan agama Islam yang kita kenal sekarang justru
sebaliknya menganut system kekeluargaan yang absolut patriarchal.

Silahkan anda membaca tulisan2 saya sebelumnya mengapa saya menganut
ajaran aseli nabi Muhammad yang sesungguhnya, karena ajaran nabi
Muhammad yang aseli adalah Matriarchal dimana wanita dijunjung tinggi
dan isteri adalah kepala rumah tangga yang memberi keputusan segala
urusan dan hubungan kekeluargaan sementara suami bertugas melaksanakannya.

Demikianlah, Fatima juga melamar Ali Mutalib dan memberi mahar nikah
kepada pihak Ali beserta hadiah dari nabi Muhammad berupa rumah
tinggal kepada pasangan ini yang kemudian belakangan direbut oleh
keluarga Abu Bakar.  Banyak Hadist yang menceritakan pertikaian Abu
Bakar dengan keluarga Nabi Muhammad dimulai dari ditolaknya lamaran
Abu Bakar yang ingin menikahi Fatima.

Apapun dan bagaimanapun kepercayaan anda kepada Islam, tidak bisa
menutupi kenyataan adanya pertikaian berat antara nabi Muhammad dengan
sahabatnya yang menciptakan AlQuran yang anda percaya sekarang ini.

Cukup dari menilai ajaran AlQuran yang patriarchal absolut, bisa kita
pastikan mutlak bahwa ALQURAN BUKANLAH AJARAN MUHAMMAD DAN SANGAT
BERTENTANGAN DENGAN APA YANG DIANUT DAN DIPERCAYA OLEH NABI MUHAMMAD
DAN PENGIKUTNYA YANG MATRIARCHAL.

Ny. Muslim binti Muskitawati.






Kirim email ke