http://www.sinarharapan.co.id/berita/0709/08/nus01.html

Saat Ikut Opspek
435 Mahasiswa IAIN Ambon Keracunan

Oleh
Izaac Tulalessy



Ambon - Sebanyak 435 mahasiswa baru Institut Agama Islam Negeri (IAIN) angkatan 
2007 keracunan makanan yang dikonsumsi saat mengikuti Orientasi Program Studi 
dan Pengenalan Kampus (Opspek), Jumat (7/9).

Satria (18), salah satu mahasiswa baru yang juga mengalami keracunan, kepada 
wartawan di Rumah Sakit (RS) Alfatah mengatakan, makanan yang dikonsumsi oleh 
mereka saat makan siang sekitar pukul 14.00 WIT berupa nasi bungkus dengan lauk 
berupa ikan, mi goreng dan sayur lodeh.
"Sesaat setelah makan kami tidak merasa apa-apa, nanti waktu mau apel sekitar 
pukul 18.00 WIT baru tiba-tiba satu per satu jatuh dan muntah-muntah," ujarnya. 


Senada dengan rekannya Satria, Nurbaya yang juga keracunan kepada wartawan 
mengaku, saat dirinya makan makanan tersebut sudah bau dan nasinya terasa basi 
namun dirinya tidak berani berhenti untuk makan sebab dipaksakan oleh pihak 
panitia.


Nurbaya menduga makanan yang dipesan panitia pelaksana Opspek sudah dimasak 
dari malam sehingga sudah terasa basi. "Sebenarnya setelah selesai makan siang 
itu perut saya sudah terasa mual, namun karena takut dimarahi jika muntah maka 
saya menahan rasa mual tersebut. Makanan tersebut tidak tahu asalnya dari mana 
sebab kita hanya peserta Opspek yang hanya tahu makan saja, soal makan dari 
mana kita tidak tahu," jelas Nurbaya.


Akibat banyaknya mahasiswa baru yang keracunan, pihak kampus segera 
mengevakuasi para korban ke RS Alfatah, RSUD dr M Haulussy, RS Al Mukadam, RS 
dr Latumeter, Klinik Al Aksa Kebun Cengkeh, RS Bhayangkara Tantui dan RS Sumber 
Hidup. 


Saat ini pihak Satuan Reskrim Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease telah 
mengamankan sampel makanan yang dikonsumsi para mahasiswa yang keracunan guna 
selanjutnya diteliti di Balai Pengawasan Obat dan Makanan.


Sebenarnya jumlah mahasiswa baru IAIN Ambon angkatan 2007 sebanyak 800 orang, 
namun yang mengikuti Opspek pada Jumat (7/9) hanya berjumlah 659 orang, 
sedangkan yang mengalami keracunan sebanyak 435 orang.

Dimasak Panitia 
Makanan yang dikonsumsi mahasiswa baru Institut Agama Islam Negeri (IAIN) 
angkatan 2007 yang keracunan saat mengikuti Opspek ternyata dimasak oleh 
panitia pelaksana sendiri. "Makanan yang dimakan para mahasiswa yang keracunan 
tersebut tidak dipesan, namun dimasak sendiri oleh panitia dalam hal ini seksi 
konsumsi," ungkap Abdul Rivai Tehuwayo, salah satu panitia Opspek IAIN Ambon 
kepada wartawan di Ambon, Jumat. 


Menyangkut adanya pemaksaan dari panitia kepada para mahasiswa baru agar harus 
mencicipi makanan tersebut, Tehuwayo mengatakan, pemaksaan tersebut merupakan 
satu hal yang biasa dalam suasana Opspek. "Soal ditekan saat makan itu biasa 
saat Opspek, sedangkan makanan ini dimasak sendiri oleh bagian konsumsi 
panitia," ujarnya. 
Senada dengan Tehuwayo, salah satu panitia lainnya, Husein Lessy 
me-ngungkapkan, yang mengalami keracunan ini bukan saja mahasiswa baru peserta 
Opspek, tetapi juga dari panitia. "Sebagian besar korban itu muntah, namun ada 
juga yang tidak muntah tetapi seluruh badan mereka lemah seperti orang yang tak 
bertulang," ungkapnya.

Kirim email ke