Hehehe.lae Lisman.. ituhlah edannyah,jingkalao ugamak dijadiken tameng ambisi.
lah..ituh lae lae di PDS,apah sih bener2 maok menegakken keadilan dan kasihnyah Tuhan yang Gondrong? khan..ngoceh belakak merekah ituh.. MEREKAH CUMAN MAOK KEDUDUKAN, DAN LALU BAGI BAGI HARTA KARUN PULAK LAH. kerna Oom KOLIS Majidpun bilang..INDON INIH,BEJADNYAH UDAH AMPIR MERATAH. jadi Karesten PDS pun,janganlah kau bilang, JAUH DARI PERMAENAN BUSUK..DEMI HARTA KARUN.. bukan demi RAHAYAT YANG MENCOBLOSNYAH!! Viva manurung terus bah!! -Lisman Manurung <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Ketidak-mampuan memilah konflik kepentingan sendiri > (dapur-mengepul) dengan kepentingan seluruh rakyat > Indonesia (kemanfaatan untuk semua unsur bangsa tanpa > kecuali) merupakan penyakit aktifis-aktifis PDS masa > kini. Hal demikian tidak terjadi di zaman pak Maramis, > di zaman pak Leimena atau pak Frans Seda. > > Orang-orang yang kini baku-hantam di PDS memang > barangkali sih, cuma mau rebutan suara-suara lalu > kursi-kursi. Lihatlah, pernahkah kita dengar mereka > bicara soal nasib bangsa atau krisis nasional semenjak > PDS itu ada? Paling-paling hanya membawa issue > pengrusakan gereja, tetapi itupun cuma disuarakan di > lingkungan sendiri. Bahkan sejumlah aktifisnya sibuk > bangun koalisasi ke sana kemari seperti menjual diri > saja. Untuk apa dia koalisi? Bukanlah sudah cukup > dia-dia itu sebagai to be good loosers, dan membiarkan > dirinya hanya melakukan yang terbaik, dan rela dicerca > siapapun hanya oleh karena memikul salib saja? > > Jangan heran, jika beberapa saat lagi di antara > petikai akan ada yang mengancam akan pindah agama. > Lucu kan? > --- Sunny <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > > http://www.suarapembaruan.com/News/2007/09/07/index.html > > > > SUARA PEMBARUAN DAILY > > > ------------------------------------------------------------------- ------------- > > > > Konflik Partai Damai Sejahtera > > > > Menkumham Digugat > > [JAKARTA] Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi > > Manusia (Menkumham) Andi Mattalatta menerima > > pendaftaran Partai Damai Sejahtera (PDS) pimpinan > > Ruyandi Hutasoit, digugat pimpinan PDS versi Rachmat > > Manullang ke Peradilan Tata Usaha Negara (PTUN) > > Jakarta. Gugatan tersebut didaftarkan Rachmat
