Berdarmawisata ke angkasa luar untuk umat Islam pertama adalah orang
Iran (wanita pengusaha) warganegara Amerika yang membayarnya 10 juta
dollar dengan menggunakan roket soviet.

Tetapi orang kaya pertama yang berdarmawisata ke angkasa luar adalah
orang Amerika yang juga menggunakan roket soviet bukan roket Amerika.
 Tidak lama setelah orang Amerika ini berangkat, maka wanita keturanan
Iran ini menyusul tidak lama kemudian.

Kalo saja ada dua orang Malaysia yang bisa ikut ke angkasa luar dengan
roket soviet karena pemerintah Malaysia membeli 18 jet tempur Russia,
maka artinya pembelian itu mendapatkan discount sebesar $20 juta atau
discount sekitar $1.1 juta untuk setiap satu jet tempurnya.  Apakah
ini merupakan komisi atau korupsi?????  Tergantung tentunya.

Ny. Muslim binti Muskitawati.






--- In [email protected], "Sunny" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Refleksi: Bravo Malaysia! Tetapi pertanyaan yang timbul  bagaimana
berpuasa di stasion angkasa, bila konsep siang dan malam di bumi
menurut Al Quran [Sura 91,92, dan 93] sangat berbeda di angkasa luar,
karena stasion berotasi keliling bumi dengan kecepatan 27.744 km per
jam atau 16 kali keliling bumi? 
> 
> 
>
http://www.antara.co.id/arc/2007/9/18/astronot-muslim-meluncur-ke-antariksa-dalam-ramadhan/
> 
> 18/09/07 13:30
> 
> Astronot Muslim Meluncur ke Antariksa dalam Ramadhan
> 
> Kuala Lumpur (ANTARA News) - Pemerintah Malaysia mengharapkan segera
melihat astronot Muslim pertama menjalankan ibadah berpuasa di luar
angkasa selama bulan Ramadhan ini.
> 
> Dua calon astronot Muslim dari Malaysia, seorang doktor dan seorang
lagi dokter gigi angkatan darat, sedang menjalani pelatihan di Rusia
untuk mempersiapkan diri mengemban misi ke angkasa luar selama 11 hari
mulai 10 Oktober mendatang.
> 
> Seorang Muslim lainnya telah meluncur ke antariksa, namun bukan
dalam bulan Ramadhan.
> 
> Anan C Muhammad dari Departemen Pengembangan Islam Malaysia
mengatakan, astronot itu dapat memilih menjalankan puasa di antariksa
atau nanti setelah ia kembali ke bumi.
> 
> "Itu sangat mengagumkan jika astronot kita memilih berpuasa di
antariksa. Kita ingin tahu bagaimana pengalaman berpuasa di ruang
angkasa," kata Anan.
> 
> Proyek tersebut diputuskan pada 2003 ketika Rusia setuju mengirim
seorang warga Malaysia ke antariksa sebagai bagian dari paket
pembelian 18 jet tempur Rusia oleh Malaysia, demikian IINA.(*)
> 
> 
> Copyright © 2007 ANTARA
>


Kirim email ke