Refleksi: Di Bangka besi jembatan dicuri, di Palembang baut jembatan dicuri. Rupanya si pencuri atau para pencuri ini mau membuat jembatan, ataukah mereka lagi kurus alibaba, untuk bisa korupsi besar-besaran di kemudian hari.
http://www.suarapembaruan.com/News/2007/10/01/index.html SUARA PEMBARUAN DAILY Pencurian Baut Dapat Akibatkan Ambruknya Jembatan Musi II [PALEMBANG] Pencurian baut pada jembatan Musi II yang berada di atas Sungai Musi menghubungkan daerah Seberangulu dan Seberangilir, Kota Palembang atau penghubung angkutan yang datang dari arah Jakarta menuju Medan, mengakibatkan kekhawatiran akan rusak jembatan tersebut dan sewaktu-waktu bisa ambruk. "Sebelum diperbaiki kondisi jembatan, memang mengkhawatirkan. Kami melakukan perbaikan dengan dana pinjaman darurat. Apalagi, mengantisipasi Lebaran, jembatan Musi II akan sangat padat dilalui kendaraan dari jalur lintas Sumatera," tegas Aidil Fiqri, dari Satuan Kerja (Satker) Pembangunan Jembatan Musi II Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Provinsi Sumsel, di Palembang, pekan lalu. Diperkirakan, ratusan baut baja di sepanjang jembatan yang khusus dilewati kendaraan berat itu hilang akibat dicuri, sampai kini belum diketahui pelakunya. Bila terjadi penumpukan kendaraan, bukan tidak mungkin jembatan dapat ambruk. Jembatan Musi II memiliki enam bentang, dalam satu bentang jumlah baut yang hilang mencapai 50 buah. Total baut penguat jembatan yang dicuri diperkirakan mencapai 300 lebih. Penambahan Saat ini, kondisi yang diperbaiki dengan penambahan baut, baru pada bentang rangka pertama dari arah Perumahan Kota Palembang. Panjangnya, sekitar 100 meter. Selanjutnya, pengerjaan bentang rangka tengah sepanjang 60 meter. "Sejak tiga hari ini kami sudah lakukan penggantian agar kekuatan jembatan tidak berkurang. Selain perkuatan dengan baut, kondisi jembatan yang miring juga mengalami perbaikan. Kondisinya tidak kritis, hanya kalau tidak diperbaiki mengkhawatirkan," katanya. Tidak semua bentang jembatan dilakukan perbaikan, dari enam bentang sepanjang Musi II, pihaknya baru mampu memperbaiki dengan penambahan baut pada dua bentang saja, karena keterbatasan dana. Perbaikan dilakukan pada kondisi bentang yang rawan akibat jumlah baut yang hilang lebih banyak. Pihaknya masih berjuang memperoleh dana perbaikan dari pusat melalui APBN sebesar Rp 5 miliar. Namun, hingga sekarang belum ada tanda-tanda akan cair. "Perbaikan ini sifatnya mendesak. Pakai pinjaman dari pihak ketiga. Kami tidak akan tunggu APBN cair. Kalau tidak diperbaiki dari sekarang, Jembatan Musi 2 bisa ambruk," katanya. [133] -------------------------------------------------------------------------------- Last modified: 30/9/07
