Kakek Buyut Yap Thiam Hien Adalah Mafia Opium Cina Dari Guangdong !!!

Yap Thiam Hien, yang biasa dipanggil "John" oleh teman-teman akrabnya,
adalah anak sulung dari tiga bersaudara dari Yap Sin Eng dan Hwan
Tjing Nio. Kakek buyutnya adalah seorang Luitenant yang bermigrasi
dari provinsi Guangdong di Tiongkok ke Bangka, namun kemudian pindah
ke Aceh. Ketika monopoli opium di Hindia Belanda dihapuskan, kehidupan
keluarga Yap dan banyak tokoh masyarakat Tionghoa saat itu merosot.
Ditambah lagi oleh kekeliruan investasi di Aceh berupa kebun kelapa
yang ternyata tidak memberikan hasil yang menguntungkan. Pada tahun
1920 kedudukan keluarga Yap digantikan oleh keluarga Han, yang datang
dari Jawa Timur.

http://id.wikipedia.org/wiki/Yap_Thiam_Hien

> "Yap Hong-Gie" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Serangan saya terhadap "Nyonya" Mus (MM), merupakan reaksi terhadap
> fitnah rendahan terhadap orang tua saya yang notabene tidak ada 
> hubungannya dengan konteks diskusi, itu menandakan bahwa kita 
> memasuki gelanggang "free-fight", dimana hanya satu aturan yang 
> berlaku: "no rules!" 

> Tapi coba suruh buktikan; bawa data pendukung atau menunjukan
> referensi kredibel mengenai salah satu pernyataannya, pasti MM
> lari-lari seperti petasan injek.
> 




Keluarga Yap turun temurun punya keahlian untuk konspirasi dengan
kekuatan politik yang berkuasa dalam pemerintahan.  Sebagai pelindung
keluarga Suharto, Yap menempatkan diri sebagai opposisi.  Sulit bagi
keturunan Cina di Indonesia bisa bertahan, terkenal bahkan jadi simbol
masyarakat sebagai musuh pak Harto melalui bidang hukum.  Tuduhan dan
kesalahan kecil2an dari Cendana difokuskan jadi besar untuk menutup
kesalahan dan kejahatan Cendana yang besar2an.  Tidak tanggung2 dia
diberi dan mendapatkan berbagai award.

Mungkin, kalo saja kita cuma memandang satu frame tentang figure Yap
Thiam Hien dalam satu scope saja, maka analysis saya bisa dianggap
subjective, tapi kalo kita telaah scope-nya secara turun temurun,
ternyata keluarga Yap ini menyimpan memory keluarganya turun temurun
sebagai kebanggaan feodalisme Cina dalam berbagai masa.

Dengan berbagai tehnik memutar balik kata agar pembaca bisa membaca
dan menilai positive kepada nenek moyangnya, media umumnya menulis
dengan hati2 agar tidak dituntut memfitnah.  Namun kalo anda jeli
membaca di web wikipedia diatas, jelas, kakek-neneknya termasuk mafia
Opium Cina yang berkonspirasi dengan pejabat2 korup Belanda yang
menjadi penjajah di Indonesia waktu itu.  Selamat membaca dan
menganalisa setiap kata dibalik tulisan Wikipedia tsb.

Semoga anda mau membaca juga apa yang anda minta dari saya.  Web itu
hanyalah referensi saja, masalah bukti hanyalah bisa kita bersama
membaca tulisan2 anda yang menganggap rezim Suharto tidak melakukan
rasialis keturunan Cina sementara banyak keturunan Cina yang membantah
tulisan anda.  Anehnya, Yap Thiam Hien sendiri telah menerima award
dari Suharto untuk jasa2nya menghapuskan diskriminasi terhadap
keturunan Cina.  Lucu bukan ???  Inilah yang kita namakan Sandiwara
Nasional yang disutradarai Orde Baru dan pemeran hukum adalah Yap
Thiam Hien family.

Yap Thiam Hien Award memang merupakan monumen keluarga yang diciptakan
oleh keluarga besar yang dibantu pejabat2 korup yang pernah
dibantunya.  Salah satu konspirasi politiknya adalah menonjolkan
reputasi wartawan2 Katolik yang banyak membantu syndicat politik
selama pemerintah pak Harto.  Silahkan anda membaca website dibawah
ini dimana pemenang award-nya hanyalah wartawan2 katolik yang juga
terkait dengan dunia katolik Internasional.

http://findarticles.com/p/articles/mi_m1141/is_13_40/ai_113302229/pg_1

Bagi saya, kalo anak Yap ini memang mau meracuni diri dengan nama
besar bapaknya, silahkan saja karena itu adalah haknya.  Namun
bersilang pendapat dengan tujuan menutupi kejahatan2 Orde baru, maka
itu cerita lain.

Ny. Muslim binti Muskitawati.





Kirim email ke